A Dan Z

A Dan Z
BAGIAN 24


__ADS_3

Raka datang ke sebuah restoran karena Zavier mengundangnya kesana. Di pojok restoran, Raka melihat Zavier sudah berada di sana.


"Maaf, Pak. Apa hal penting sampai Bapak meminta saya menemui Bapak di luar kantor?" Tanya Raka


"Tidak. Masalah kemarin itu kesalahan ku dan keluargaku. Adara sudah menyelamatkan Ruby, sebaiknya kau tidak membatalkan pertunangan mu dengannya" Ujar Zavier, "Dan aku janji akan mempromosikan mu di perusahaan ku dengan syarat kau harus tetap menikahi Adara. Satu lagi, jangan sampai dia tau tentang kesepakatan kita ini"


Raka mengangguk setuju. "Baiklah, Pak. Adara memang gadis yang baik, kami berdua memang memiliki kecocokan"


"Oke. Aku harus pergi karena masih ada pekerjaan."


Adara yang sedang termenung tiba-tiba mendapat telfon dari seorang reporter.


"Apa benar ini dengan nona Adara?" Tanya reporter tersebut

__ADS_1


^^^"Ya"^^^


"Saya ingin memberitahu bahwa tuan Zavier akan mengadakan wawancara dan menceritakan tentang kasus penculikan putrinya"


^^^"Itu semua bohong, saya tidak pernah menculik anak itu, bahkan saya yang sudah menyelamatkan nyawa anak dari tuan Zavier!"^^^


"Sebaiknya anda datang dan menjelaskan semuanya, kami akan mengirim alamat dimana tuan Zavier akan mengadakan wawancara itu"


Adara melemparkan ponselnya, ia menyumpah serapahi Zavier dengan segala kelakuannya.


"Tidak, Dara. Jangan lakukan itu, keadaan akan semakin sulit jika kau datang ke sana" Ujar Chandra, "Lalu aku harus membiarkan nya berbicara buruk tentang kita pada media begitu? Tidak akan. Aku akan membuat pria itu bertekuk lutut pada ayah dan ibu" Balas Adara bersikeras


"Baik" Chandra membuka pintu dan membiarkan Adara pergi.

__ADS_1


"Kakak ipar, kenapa kau membiarkan dia pergi?" Tanya Anchie, "Dia sudah dewasa, dia pasti bisa mengatasi masalah ini" Kata Chandra.


Adara mendatangi stasiun televisi tempat Zavier melakukan wawancara. Natu tersenyum melihat kedatangan Adara melalui CCTV, kemudian ia menelfon petugas keamanan untuk meminta Adara masuk.


Di tengah-tengah wawancara, Adara masuk ke studio dan berdiri di samping Zavier. Sementara Zavier yang melihat Adara yang tiba-tiba muncul pun kesal.


"Keluar dari sini, jangan buat keributan" Ucap Zavier menatap tajam Adara


"Apa? Apa kau takut aku membongkar keburukan mu di depan semua orang Tuan Zavier yang terhormat. Baiklah, akan ku jelaskan. Namaku Adara, aku adalah tetangga Tuan Zavier. Sepanjang yang ku perhatian, Tuan Zavier tidak sebaik yang terlihat, bahkan dia tega menelantarkan anaknya yang berusia 5 tahun. Tentang kasus penculikan putrinya, itu sebuah hanya kesalahpahaman. Aku yang membawa pergi putrinya ke rumah sakit setelah meminum obat batuk yang sudah kadaluwarsa, tapi apa balasan Tuan Zavier? Dia malah memenjarakan orang tua ku. Dan Tuan Zavier, pantas saja istrimu meninggalkan dirimu, kelakuan buruk mu inilah yang membuat orang tidak betah di sampingmu. Bahkan putrimu saja tidak ingin berdekatan denganmu" Ucap Adara panjang lebar


"Hentikan! Tutup mulut mu sebelum aku membuatmu diam untuk selamanya" Sentak Zavier


Melihat pertengkaran antara Zavier dan Adara, Natu merasa senang. Rencananya dengan Liano untuk menjatuhkan nama baik Zavier akhirnya berhasil.

__ADS_1


Di rumah, Nyonya Abigail yang berencana ingin meminta maaf pada keluarga Adara ter urungkan setelah melihat tayangan televisi dimana Adara memaki Zavier di hadapan semua orang.


__ADS_2