A Dan Z

A Dan Z
BAGIAN 13


__ADS_3

"Putriku Daisy ingin sekali menjadi seorang model. Kau lihat, semua tetangga ku bilang dia sangat cantik, dan seharusnya dia menjadi model. Tapi kami ingin mencari pria mapan untuknya dan menikah kan dia dengan keluarga yang baik-baik. Pria yang bisa mendukungnya secara keuangan. Itulah yang kami inginkan untuk putri kami" Ucap seorang wanita paru baya kepada calon besannya


"Tenang Nyonya Kamala, kau tidak perlu khawatir. Putraku Zavier sangat sederhana juga baik hati, dan aku yakin putrimu Daisy akan sangat bahagia dengan dirinya" Sambut Felicity bahagia.


"Hei!" Felicity membuyarkan lamunan Zavier. "Apa yang kamu pikirkan? Dengar, temui mereka sekali saja dan lihat gadis itu, pasti kau akan menyukainya. Dia sangat cantik dan gadis yang ideal untukmu. Ibu yakin kamu pasti suka"


Zavier tidak menjawab, sekelebat tayangan masa lalu berputar. Ia pun pergi tanpa mengatakan apapun.


"Aku punya satu pertanyaan, apa penyebab pernikahan pertama Zavier berakhir?" Tanya seorang wanita yang berperan sebagai ibu dari gadis yang di undang Felicity ke rumah


Felicity menghembus kan nafasnya pelan. "Kau tau putraku itu tidak ada duanya, tapi mantan istrinya itu tidak bermoral."


"Apa itu tidak bermoral?" Tanya Ruby pada Adara, Adara terdiam sejenak kemudian meminta Ruby duduk di pangkuannya. "Kemari, siapa yang mengatakan itu padamu?"


"Nenek bilang ibu tidak bermoral. Tante tau kenapa ibuku pergi?" Tanya Ruby, "Ibuku peri bukan? Mengapa ibuku pergi? Apa dia jahat?"


"Ibumu tidak jahat, Sayang. Jangan pernah mengatakan hal itu tentang ibumu, semua ibu adalah peri" Adara menjelaskan baik-baik pada Ruby.


Cittt

__ADS_1


Lesham memberhentikan mobilnya di dekat taman di mana ia dan Anchie berjanji untuk bertemu.


"Ah..kau terlambat, Lesham. Aku sudah menunggu lama" Anchie merajuk.


"Hei, aku melewati setengah kota ini untuk menemui mu, dari daerah X ke I" Timpal Lesham, "Oh ya, aku menyebrangi setengah negara ini untukmu. Dari kota C ke kota B, bagaimana menurutmu?" Anchie tidak ingin kalah. "Kau selalu terlambat dan selalu banyak alasan"


Anchie menyodorkan es kelapa muda kepada Lesham. "Kadang-kadang aku pikir seharusnya kau menikahi kakak mu itu saja"


"Yah mau gimana lagi, kakak itu adalah orang yang paling penting dalam hidup ku. Kau tau, dia bukan kakak kandung ku, tapi dia lebih baik dari seorang kakak"


"Baiklah, Lesham. Jika kau, kakak mu, dan aku ada di perahu dan perahu itu tenggelam, siapa yang akan kau selamat kan?" Anchie bertanya.


"Tentu saja kakak ku" Anchie melotot mendengar jawaban dari Lesham, pemuda itu melanjutkan ucapannya. "Maksudku, aku akan menyelamatkan kakakku lalu aku akan melompat menyelamatkan mu. Karena aku tidak bisa hidup tanpa kalian berdua"


"Kau ini benar-benar menyiksa diriku" Tanpa di sadari, kebersamaan mereka di ketahui oleh Ibu Adara (Sofia) dari kejauhan.


"Sarah benar, dia punya hubungan gelap dengan seorang pria" Sofia mengomel.


"Bukan hubungan gelap, Bibi" Ucap Anchie, "Aku mencintai nya, aku ingin menikah dengannya"

__ADS_1


"Apa?!"


"Ibu!" Adara berlari. "Ibu tolong tenanglah, jangan seperti ini, tolong dengarkan penjelasan nya. Tolong"


Anchie berdiri di sebelah Adara.


"Dia orang lokal?"


"Dia orang luar" Jawab Anchie, "Astaga! Sudah aku duga, di datang ke kota ini bukan mencari pekerjaan hanya alasannya saja, dia punya hubungan dengan orang luar yang tidak baik" Sofia marah.


"Itu tidak benar, Bibi. Dia pria yang baik"


"Sudah cukup! Sarah mengirim mu kemari dengan penuh kepercayaan, aku tidak bisa melanggar kepercayaannya. Kau akan kembali ke kota C besok pagi" Pungkas Sofia.


Dengan perasaan kesal, Anchie memasukkan baju-bajunya kedalam koper.


"Ibu saja tidak cukup, sekarang bibi juga ikut-ikutan seperti ibu. Baiklah, aku akan kembali tapi aku tidak akan ke rumah, dan aku tidak akan menikah dengan paksaan. Aku akan menikahi Lesha atau aku akan—"


Perkataan Anchie terhenti saat Adara berdiri secara tiba-tiba di depannya.

__ADS_1


"Cukup" Adara mengambil baju yang ada di tangan Anchie. "Apa harus seperti ini? Kau baru saja di marahi dan kau ingin mengakhiri segalanya? Cinta sejati itu sangatlah sulit, jadi kenapa tidak bisa bertahan sebentar saja? Kau tidak pernah tau apa yang akan terjadi nanti. Kalau cinta kalian sejati, pasti nanti kalian akan menemukan jalan keluar. Itulah kekuatan dari cinta"


Adara kembali memasukkan baju-baju Anchie ke dalam almari.


__ADS_2