A Dan Z

A Dan Z
BAGIAN 43


__ADS_3

Daisy berusaha menemui Felicity, ia ingin bertanya tentang sesuatu yang begitu penting dengan wanita paru baya itu. Felicity yang melihat Daisy berjalan mendekat pun kesal.


"Untuk apa kau disini?" Tanya Felicity berkacak pinggang, "Siapa gadis yang akan menikah dengan Zavier?" Tanya Daisy langsung ke intinya


"Untuk apa aku memberitahumu? Tidak berguna. Sebaiknya kau pergi sekarang, disini tidak ada yang memerlukan mu" Ujar Felicity ketus


"Kalian memang licik, aku tau kalau Zavier akan menikah dengan Adara. Dengan kelicikan kalian menjebak Adara, aku tidak akan membiarkan nya!" Daisy marah.


"Kau merasa kalah?" Daisy semakin kesal dengan ejekan Felicity, ia pergi dan berencana memberitahu Liano.


Brakkk


Daisy melempar tasnya sembarangan, ia marah dengan semua kenyataan yang baru saja terungkap. Liano muncul dan heran melihat Daisy menggerutu.


"Apa yang terjadi?" Tanya Liano, "Mereka membuatku kesal, apa kau tau? Zavier, ya Zavier, dia akan menikah dengan Adara" Ucap Daisy


Liano syok mendengar apa yang di katakan kekasihnya.

__ADS_1


"Zavier akan mengambil Ruby kembali dengan menikahi Adara" Lanjut Daisy resah, "Tidak, Daisy. Kita harus berusaha menghentikan pernikahan itu, kita harus bisa mempertahankan Ruby di rumah ini" Balas Liano.


Hari pernikahan tiba, sebelum acara di mulai, Daisy datang dan menemui Adara di ruang rias. Adara kaget melihat sosok Daisy ada di depannya.


"Sebelum kau menikah dengan Zavier, aku ingin memberitahu tentang kebenaran Zavier" Ucap Daisy


"Kebenaran?"


Adara menyambangi Zavier dan menarik menjauh dari orang-orang. Zavier bingung dan memilih menurut dengan Adara. Sementara dari kejauhan, Daisy sangat senang, ia melihat kilatan amarah di wajah Adara.


"Selesai. Setelah ini Ruby akan selalu bersama ku, selamanya" Gumam Daisy lalu pergi.


"Kau punya anak selain Ruby?" Adara tak ingin basa-basi.


"Darimana kau tau?"


"Jawab pertanyaan ku, Tuan Zavier!"

__ADS_1


"Ya, aku punya seorang putra! Lalu apa masalah mu? Itu urusan pribadiku. Ingat, kita menikah hanya untuk Ruby" Ujar Zavier, "Ceh, aku tidak akan lupa tentang alasanku mau menikah denganmu" Balas Adara ketus


"Ada lagi? Semua orang pasti sedang mencari kita" Tanya Zavier, "Daisy memberitahu ku kalau kau dulu selalu marah dan memukuli putramu" Kata Adara menatap tajam Zavier


"Kau percaya?"


"Tentu, perilaku mu selama ini sudah mencurigakan" Jawab Adara sinis, "Dasar bod*h, Daisy sudah membohongimu. Sebaiknya kita selesai kan acara ini, aku sudah bosan dengan keramaian" Sambung Zavier


"Aku belum selesai"


"Ck, selesai nanti setelah pernikahan ini selesai!" Zavier pergi begitu saja.


"Belum apa-apa dia sudah membuatku darah tinggi."


Di kediaman Liano, Daisy dan Liano merasa senang. Mereka meminum wine bersama-sama untuk merayakan keberhasilan mereka.


"Kau sangat cerdas, Liano. Kita lihat besok, keluarga Abigail akan menerima kekalahan telak dari kita" Ujar Daisy, "Kau benar, Sayang. Detik-detik kemenangan kita akan segera di mulai. Aku ingin sekali melihat ekspresi wajah Zavier saat tau pernikahan nya dengan Adara batal dan Ruby tidak bisa di miliki lagi" Kata Liano senang

__ADS_1


"Tenang saja, aku tadi sudah meracuni pikiran Adara tentang Zhervi. Aku juga lihat Adara menarik Zavier dengan kasar" Imbuh Daisy, "Tapi benar kau sudah memastikan semuanya?" Tanya Liano


"Iya, aku sudah yakin dengan hal ini.".


__ADS_2