
Claire dan Claude masih bersabar menunggu dibukanya pasar gelap saat tengah malam nanti. Hari semakin gelap. Langit-langit malam menyisakan cahaya biru rembulan.
~Tengah Malam
Pasar gelap yang ditunggu-tunggu oleh partner C-C maupun sekumpulan pria muda telah dibuka. Jajaran kios penjual berderet panjang.
Beberapa menjual senjata tajam. Beberapa lainnya menjual obat-obatan terlarang. Dan beberapa juga menjual data ilegal. Ini yang dicari-cari oleh sekumpulan pria muda tadi. Duplikat kaset-kaset yang sedang populer dikalangan remaja pria.
"Berapa yang ini, bro?" tanya seorang pemuda
"11,12K saja bro" jawab si penjual
"Oke bro, saya beli yang ini" sahut pemuda itu
Ternyata seperti ini suasana di pasar gelap. Pengunjungnya tidak hanya pria, ada juga wanita. Semua bercampur aduk memenuhi pasar gelap.
"Claude, lihat disana. Ada yang menjual hewan" bisik Claire sambil menunjuk sebuah tempat
Disana ada banyak kandang hewan. Berwarna hitam pekat. Ukurannya jumbo. Mungkin hewan yang didalamnya juga berukuran besar.
"Mungkin itu hewan-hewan percobaan. Aku dengar ada seorang profesor misterius yang menguji coba cairan. Cairan itu dipercaya dapat membuat otak hewan percobaan tidak jauh dari manusia. Mungkin tujuannya menciptakan hewan cerdas tanpa harus dilatih terlebih dahulu" kata Claude
Mereka berdua mendekati dan mengamati orang-orang berdompet tebal yang membeli satu kandang hewan beserta isinya satu-persatu. Menurut informasi yang mereka dapatkan, hewan-hewan tersebut bisa jadi hewan langkah. Dan mereka adalah hewan percobaan profesor misterius itu yang berhasil.
Sebenarnya banyak yang gagal dalam percobaannya. Hewan-hewan percobaan yang gagal diasingkan ke sebuah tempat yang belum diketahui.
Untuk memastikan lebih lanjut, Claire berpura-pura membeli salah satu hewan. Ternyata memang benar, ada macam-macam hewan disini. Ia memilih anjing yang terlihat mengenaskan untuk dibeli. Tanpa bertanya dan tanpa rasa curiga sedikitpun, sang penjual memberikan anjing dagangannya.
"Kau membeli yang mana?" tanya Claude setelah Claire kembali dari misi membeli hewan percobaan
"Ini" jawabnya sambil menunjukkan hewan didalam kandang berwarna hitam pekat
"Anjing ini tampak mengenaskan sekali. Bagaimana jika kita bawa ke markar organisasi?" tanya Claude
"Boleh saja"
__ADS_1
Mereka berdua menaiki mobil Claude yang terparkir di halaman bar Kyoto. Rencananya mereka tidak langsung pulang, melainkan pergi ke markas organisasi. Letaknya tidak jauh dari sini. Cukup dekat.
"Sekarang sudah hampir pukul 1 dini hari. Aku harus segera kembali ke rumah sebelum pukul 3 dini hari" ucap Claire melihat jam yang dikenakan di tangan kirinya
"Akan kupastikan kau sudah ada rumah saat pukul 2 dini hari" jawab Claude yang sedang fokus melihat jalan
"Oke" jawab Claire singkat
~Markas Organisasi
Sebelum Claire diterima dalam organisasi rahasia, ia sempat ditujukan ke tempat ini. Gedung gelap berlantai dua tidak lagi terasa asing bagi Claire.
Claude memimpin perjalanan memasuki gedung yang dianggapnya sebagai markas organisasi itu (memang itu markas).
Claude menyadari, sebagai seorang lelaki sejati, tidak seharusnya ia membiarkan Claire membawa kandang hewan yang cukup berat itu. Apalagi perjalanan mereka ke lantai atas harus melewati lebih dari 300 anak tangga.
Dan begitulah, Claire hanya tinggal berjalan membawa badan saja. Karena kandang hewan itu telah dibawa oleh partnernya, Claude. Dipikir-pikir ia baik juga ya~
"Selamat malam, Tuan Mizaka" sapa Claude kepada pria paruh baya yang berdiri di depan pintu suatu ruangan
"Selamat malam Tuan Claude" ia menjawab sapaan Claude dengan membungkukkan badannya
"Selamat malam. Apakah Tuan Shibe ada didalam?" jawab Claire dan bertanya padanya
"Tuan Shibe jarang sekali meninggalakan tempat ini. Kecuali ada keperluan tertentu"
"Begitu ya? kalau begitu, Aku dan Claude izin masuk untuk bertemu Tuan Shibe"
"Dipersilahkan" Tuan Mizaka berkata sambil membukakan pintu
Saat pintu dibuka, terlihat ada sofa besar membelakangi pintu. Claude dan Claire berjalan tenang melewati perabotan didalam ruangan.
Saat mereka sudah berdiri tepat di depan meja kantor, ada sumber suara berkata
"Apa kalian sudah dapatkan informasi mengenai pasar gelap itu?" tanyanya
__ADS_1
"Sudah Tuan. Saya mendapatkan informasi mengenai seorang profesor misterius yang sedang melakukan percobaan cairan pada hewan-hewan langkah. Saya membawa salah satu percobaan hewan yang berhasil Tuan" Claude membuka pintu kandang hewan agar hewan di dalamnya dapat keluar
Sofa bersar itu berbalik kearah mereka. Melihat hewan yang dibawa oleh partner C-C. Dan sepertinya ia akan memberikan misi baru.
"Anjing ya?"
"Iya Tuan"
"Dia terlihat mengenaskan sekali. Tapi untungnya ia masih bernafas. Nanti akan kusuruh seseorang mengambil cairan percobaan yang ada di dalam tubunya"
"Iya Tuan"
"Karena profesor itu misterius. Cari tau identitasnya. Dia pasti bekerja untuk orang lain. Dan kuyakini orang lain itu seorang mafia yang menggelar pasar gelap"
"Dimengerti. Tapi Tuan, ini sudah hampir pukul 2 dini hari. Apabila besok malam saya dan partner saya melakukan misi dari anda, bisakah?"
"Tentu saja bisa. Besok aku akan datangkan pertner lainnya. Jangka waktu terlama untuk melakukan misi adalah 10 hari"
"Siap Tuan, terima kasih. Kalau begitu saya pamit mengantarnya pulang"
Claude dan Claire pergi meninggalkan ruangan Tuan Shibe berada. Berpamitan pada Tuan Mizaka. Menuruni anak tangga kebawah yang jumlahnya tidak sedikit.
Selama perjalanan, keadaan berubah menjadi hening. Mereka tidak mengobrol. Hanya diam. Mungkin kelelahan dan mengantuk. Pada akhirnya Claire sampai dirumahnya.
Ia masuk kedalam kamarnya diam-diam agar tidak diketahui oleh orang tuanya. Kalau tidak, mereka akan curiga. Dan akan bagaimana kata mereka bila mengetahui seorang gadis pergi hingga dini hari bersama dengan seorang lelaki?
Itu pasti bukan perihal baik. Dan bisa dipastikan akan mengganggu kelancaran kerja. Sehingga lebih baik menghindari skenario yang belum terjadi.
...****************...
Claire sudah berganti pakaiannya menjadi baju tidur. Karena memang ia akan tidur. Ini sudah pukul 2 dini hari. Mengantuk sekali rasanya. Besok dia tidak akan bisa bangun pagi.
Tapi mengapa justru Claire tidak bisa tidur. Ia terus teringat pada ucapan Tuan Shibe sebelum ia dan partnernya meninggalkan markas organisasi.
Siapa partner yang akan didatangkan oleh Tuan Shibe untuk membantunya dalam menjalankan misi? Apakah itu Selby atau Haran? Entahlah
__ADS_1
Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaannya malam ini. Tapi cepat atau lambat ia juga dipastikan untuk tau siapa pasangan partner yang akan membantunya kelak.
Hanya karena memikirkan pertanyaan itu, Claire sampai tidak bisa tidur. Ia memutuskan untuk begadang sepanjang jam. Sebentar lagi juga sang sury akan terbit.