
Langit senja dengan warna jingga khasnya telah tergantikan oleh langit malam dengan bintang dan bulan sebagai hiasannya. Malam adalah pergantian waktu yang disukai banyak orang. Karena malam membawa nuansa tenang, tidak berisik.
Pada umumnya, malam digunakan untuk waktu beristirahat. Melepaskan segala kelelahan yang menjalar di tubuh. Tetapi berbeda dengannya. Claire, salah satu agen organisasi rahasia yang harus bekerja di malam hari dan tidur siang hari.
Hingga malam ini juga, Claire masih bisa menyembunyikan identitas dimana ia bekerja dari kedua orang tuanya. Walau ibunya bertanya demikian, ia juga sudah menyiapkan jawabannya.
Di suatu malam, Claire harus pergi menjalankan misi keduanya bersama dengan seorang teman yang belakangan ini akrab dengannya. Dia bernama Selby. Gadis bersurai merah semerah darah. Bermata cahaya bulan merah. Ahli dalam menggoda pria. Sehingga mempermudah mendapatkan informasi pada misi yang dijalankannya.
...****************...
Malam yang tenang. Claire mengenakan dress cuft hitam dengan kemeja merah bergaris putih vertikal. Bawahannya rok mini hitam sepanjang paha.
Claude menjemputnya. Style yang ia gunakan malam ini bagus. Celana jeans hitam, dengan dalaman kaos putih. Mengenakan kemeja hitam polos. Lengan kemeja ditekuk hingga siku. Tidak lupa menggunakan aksesoris jam tangan.
"Style yang bagus Claude. Cocok untuk pergi ke bar" Claire membuka pembicaraan ditengah jalan
"Terima kasih Claire. Malam ini kau sangat cantik dengan style elegan yang kau kenakan" balas Claude memuji Claire
"Bisa saja. Oh iya, kita langsung saja menuju bar Kyoto. Aku sudah mengabari Selby tadi"
"Baiklah"
Sepertinya Claude sudah tau apabila partner yang akan membantu mereka adalah partner S-S. Maksudnya adalah Selby dan Senno.
Bar Kyoto - pukul 10 malam
Ini adalah misi pertama bagi partner S-S. Tetapi ini misi kedua bagi partner C-C. Kedua pasangan partner bekerja sama untuk mencari identitas professor misterius yang tengah melakukan uji coba cairan pada hewan langka.
Tinggal 2 jam lagi pasar gelap akan dibuka. Mereka berdiskusi di bar Kyoto dan membeli minuman bersoda. Setidaknya mereka tidak dalam keadaan mabuk saat menjalankan misi.
"Saat pasar gelap dibuka nanti, apakah kita akan pergi kesana juga?" tanya Selby
"Tentu saja. Tapi hanya untuk mengawasi secara diam-diam" jawab Claire
"Kalau hanya mengawasi, tidak banyak informasi yang akan kita dapatkan. Bagaimana jika kalian menyuruhku untuk menggoda para pria yang tau informasi tentang semua ini?" saran Selby kepada 3 orang yang menatapnya
"Memangnya kau bisa?" tanya Claude
__ADS_1
"Tentu saja bisa. Kemampuanku tidak diragukan lagi. Tanyakan saja pada Claire"
"Dia memang ahli menggoda pria, Claude. Jika ini rencananya, baiklah. Tapi sebelum menentukan target. Kita awasi mereka dulu"
"Oke" jawab Selby, Claude, dan Senno bersamaan
Selby dan Senno duduk di meja lain. Berpura-pura menjadi pasangan kekasih. Sambil mengawasi sekumpulan pria muda yang tak jauh dari tempat mereka duduk.
Sedangkan Claire dan Claude duduk berhadapan di meja lain pula. Mereka berdua adalah partner yang kompak. Kalau masalah akting tidak akan sesulit itu.
Disisi lain bar juga ada sekumpulan pria muda. Bisa dipastikan bahwa mereka pria yang kemarin datang kemari. Pasti mau membeli barang ilegal di pasar gelap lagi.
Claire dan Selby bertukar pesan dengan ponsel mereka. Memberitahu informasi yang mereka dengar tapi belum tau benar salahnya informasi tersebut. Bisa jadi itu hanya rumor belaka yang tidak benar.
^^^"Sekumpulan pria muda disini bilang akan membeli hewan percobaan profesor misterius itu. Apa aku harus menggodanya sekarang, Claire?"^^^
^^^"Tahan dulu. Jangan gegabah. Kalau ingin menambah informasi dengan menggoda pria, pastikan pria itu sedang mabuk. Akan lebih mudah nantinya. Dan pria itu juga tidak akan mengingat banyak tentang wajahmu."^^^
^^^"Baiklah. Jadi, kita tunggu sampai tengah malam nanti. Akan aku awasi siapa yang meminum minuman beralkohol."^^^
^^^"Oke. Pria sekumpulan di belakangku juga katanya akan membeli hewan langka percobaan profesor misterius. Karena mereka membutuhkannya untuk mengerjakan tugas rumah."^^^
^^^"Tidak perlu. Kemarin aku dan Claude sudah membeli anjing disana. Anjing itu mengenaskan sekali."^^^
^^^"Oh ya? kalau begitu kita hanya perlu menggali informasi lebih dalam."^^^
^^^"Tentu."^^^
Kurang lebihnya begitulah pertukaran pesan antara Claire dan Selby di ponsel mereka masing-masing. Kedua sekelompok pria ini ingin membeli hewan langka hasil dari percobaan profesor misterius. Tidak disangka akan membawa banyak daya tarik seperti ini.
Apa tujuan mereka sebenarnya? apakah mendapatkan uang lebih? atau ada alasan lain? yang jelas tujuannya mencari keuntungan dengan merugikan negara.
...****************...
Pukul 00.00
Sudah tengah malam. Tapi tidak ada pasar gelap. Kumpulan para pria pun pergi meninggalkan bar. Entah pergi kemana. Tapi mereka pergi ke arah yang sama.
__ADS_1
Selby dan Senno, Claire dan Claude pergi mengendarai mobil masing-masing mengikuti mereka. Hingga saat ini belum terlihat jelas kemana mereka akan pergi. Bahkan mereka pergi memasuki jalanan gelap tanpa penerang sekalipun.
"Kemana sebenarnya tujuan mereka?" gumam Claire
Perjalanan ini menghabiskan waktu 30 menit. Para mobil kumpulan pria berhenti berkendara. Memarkirkan mobil di tempat tertentu. Kemudian masuk ke sebuah tempat dibawah tanah.
"Mana kupon anda?" tanya seorang penjaga
"Kupon? hm, ketinggalan di mobil. Tunggu sebentar. Akan saya ambilkan" Selby segera berlari kembali ke mobil yang tadi mereka tumpangi, diikuti dengan partnernya, Claire dan Claude
Mereka berdiskusi di tempat parkir. Bagaimana cara mereka masuk sedangkan syarat pertama masuk kedalam sana harus memiliki kupon.
"Bagaimana ini?"
"Hm, kita harus memiliki kupon untuk masuk kesana"
"Masalahnya bagaimana cara mendapatkan kupon itu?"
"Tunggu sebentar" Senno pergi meninggalkan ketiga temannya yang kebingungan. Akan pergi kemana dia disaat seperti ini?
Claire, Claude, dan Selby melanjutkan berdiskusi. Akankah mereka harus berpencar dan memakai cara kekerasan untuk masuk kedalam? tidak, itu akan mengundang rasa curiga pada pihak yang mengadakan.
Senno kembali dengan 4 kupon ditangannya. Memberikannya kepada Claire, Claude, Selby masing-masing satu. Sisa kupon untuk dirinya sendiri.
"Darimana kau dapatkan ini?" tanya Selby
"Dari orang-orang yang ada disana itu" ucap Senno tanpa menunjuk beberapa pria yang berjalan kearah mobil masing-masing
"Para pria? tapi, bagaimana kau bisa..."
"Mereka menyukai uang. Tinggal memberikan uang untuk mengganti harga kupon dan untuk tutup mulut saja"
"Simple sekali" Claire menyahut
"Seterusnya mungkin kita harus gunakan uang demi misi ini" Claude bergabung dalam pembicaraan. Pendapatnya mendapat anggukan dari ketiga temannya
Tanpa basa-basi dan membuang waktu lagi, Partner C-C bersama dengan partner S-S segera masuk kedalam ruangan bawah tanah. Setelah mereka memiliki kupon, maka penjaga bukan lagi sebagai penghalang jalan mereka masuk.
__ADS_1
Acara pelelangan hewan percobaan akan dimulai. Semua yang datang kesini dengan tujuan membeli hewan percobaan professor. Karena permintaan meningkat, maka terpaksa mengadakan pelelangan. Siapa yang sanggup membayar dengan harga tinggi maka dialah yang layak mendapatkannya.
Kedua pasangan partner hanya memantau hal yang terjadi didalam ruang bawah tanah ini. Orang-orang sibuk melelang dengan harga setinggi mungkin. Mereka rela menghabiskan uang demi hewan langka tersebut. Pastinya mereka sudah merencakan sesuatu.