Agen Polisi Rahasia

Agen Polisi Rahasia
Pemetaan Tim


__ADS_3

Beberapa hari berlalu setelah masa-masa liburan berakhir. Claire mendapatkan pesan pribadi dari Tuan Astra.


^^^"Claire, bisakah malam ini pergi ke markas utama?"^^^


^^^"Tuan Astra, kenapa tiba-tiba?"^^^


^^^"Ada hal penting yang harus kami sampaikan"^^^


^^^"Baik Tuan, tolong anda hubungi Claude juga"^^^


Akhirnya cuti selesai. Claire kembali dipanggil ke markas organisasi. Baginya, ini adalah sebuah kebahagiaan.


Begitu selesai mengirim pesan kepada atasannya, 10 menit kemudian kendaraan beroda 4 telah terparkir di depan gerbang rumah Claire.


Pria memakai kemeja putih berjas hitam dengan bawahan senada mengetuk pintu rumah Claire.


Tok...


Tok...


Tok...


Claire memakai pakaian berwarna cerah. Ini masih sore hari. Ayah dan ibunya sedang pergi. Soal nanti mereka mempertanyakan keberadaan Claire maka Claire sudah menyiapkan selembar kertas berisi pesan.


"Tunggu sebentar Clau... de" Claire yang awalnya terburu-buru membukakan pintu kini justru dibuat kaget.


Pria yang dikiranya adalah partnernya ternyata bukan Claude. Melainkan sosok pria lainnya yang juga dikenal oleh Claire.


"Ha-ran?" Claire menaikkan sebelah alisnya.


"Iya benar sekali Claire. Lama tidak bertemu. Apa kabarmu?"


"Aku baik. Kenapa kau yang menjemputku?"


"Tuan Claude masih ada keperluan. Tapi setelah kita sampai di markas utama, kau akan bertemu dengannya"


"Baiklah"


Keduanya segera memasuki mobil bernuansa hitam putih yang terparkir di depan rumah Claire.


Perjalanan menuju markas utama menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam. Itu lama jika dijalani.


Demi menghemat waktu, Haran melewati jalur TOL. Disana mobil yang dikendarai Haran melaju dengan kecepatan 100 km/jam. Kebetulan jalanan ini sepi sekali.


Sebuah bagunan tinggi dan besar berbentuk seperti setengah bulat. Bercat putih, mengkilap bagaikan perak yang bercahaya. Mereka telah sampai di markas utama.

__ADS_1


Tepat di depan bangunan setelah bulat ada banyak sekali agen polisi berjaga. Apa artinya ini?


Saat ia hendak masuk ke bangunan, Claire melirik sekilas wajah-wajah para agen polisi rahasia tersebut. Ada satu wajah yang dikenalnya.


"Ketua?" Claire berhenti berjalan tepat di depan seorang pria yang dipanggilnya ketua.


"Oh gadis cool. Kita bertemu lagi"


Dia adalah pria yang dulunya sempat menjadi ketua tim B pada tes fisik. Ternyata dia lolos. Claire pikir dia telah dibuang oleh organisasi rahasia.


"Masuklah kedalam. Atasan telah menunggumu"


"Menungguku? tapi... kenapa aku?" gumam Claire.


"Baiklah. Sampai berjumpa lagi, Ketua" Claire pergi berlalu meninggalkan sekelompok polisi rahasia yang berjaga di pintu masuk.


Benar saja ucapan si ketua itu. Banyak para atasan memakai kemeja putih dengan jas hitam seperti yang dikenakan oleh Haran. Ada apa ini?


Hujan membukungkus kota. Hawa dingin terasa merasuk dalam tulang belulang. Bangunan ini tidak kedap udara. Udara dingin dari luar dapat masuk kedalam.


"Claire. Kami telah menunggumu" Tuan Astra menyambut Claire.


"Selamat malam, Tuan Astra. Ada apa ini?" Claire langsung bertanya tanpa basa-basi.


"Masuklah kedalam, semua telah menunggumu" ucap Tuan Astra sebelum pergi.


Claire masih bergelut dengan pikirannya yang di jatuhi banyak pertanyaan. Walau sebelumnya sudah diberitahukan, tetap saja ini mendadak. Dia tidak tau apa-apa karena belum diberi tau.


Jika hanya diam tentu akan membuang banyak waktu. Mengikuti perintah Tuan Astra, Claire melengang masuk kedalam ruangan gelap gulita di hadapannya.


Di setiap sudut ruangan, lebih tepatnya di langit-lagit ruangan, dipasang cahaya merah dengan cahaya minim sekali.


"Perhatian semua" ucap seseorang yang tidak terlihat rupanya.


"Kalian yang ada disini adalah orang-orang yang terpilih. Kenapa? karena kalian akan dinobatkan menjadi ketua dari tim kalian masing-masing. Tim tidak hanya terdiri dari polisi melainkan juga mata-mata rahasia. Hanya ini yang dapat saya sampaikan sementara waktu. Ada yang masih dipertanyakan?"


Seseorang dengan penglihatan samar mengangkat tangan kanannya hingga berada diatas kepala kemurunan orang-orang.


"Kenapa tiba-tiba sekali? dan apa tugas yang diterima oleh ketua serta tim?"


"Hal itu akan dijelaskan oleh atasan kalian. Untuk saat ini jangan mempertanyakan hal yang tidak perlu dahulu. Tugas ketua serta tim adalah memenuhi permintaan misi dari atasan"


Ruangan yang ramai dikerumuni orang itu tidak bersuara sama sekali. Senyap.


"Sampai disini, terimakasih telah hadir. Sekarang kalian bisa menuju ruangan yang telah disediakan" (maksud dari ruangan yang telah disediakan adalah ruang kelompok tim berada)

__ADS_1


Ruangan pun segera kosong. Tinggal Claire sendiri di dalam sana. Dia masih mencoba mencerna maksud ucapan orang yang berbicara barusan.


"Claire, namamu Claire kan? segera ke ruangan K-2. Semuanya menunggumu" pinta seseorang yang tadi berbicara. Rupanya dia juga mengenal Claire.


...****************...


Ruangan K-2


Semua anggota tim menunggu di dalam ruangan bercahaya putih terang sembari bercanda dengan kenalannya. Claire masih dalam perjalanan menuju kesana.


Apakah mereka juga tau tentang hal mendadak ini?


Claire membuka pintu ruangan perlahan. Seketika semuanya diam. Tidak ada lagi gelagak tawa yang menggema.


Claire bermaksud mencairkan suasana agar tidak senyap. Ia menyapa anggota tim lainnya.


"Selamat malam semuanya" sapanya dengan wajah datar tanpa senyum.


"Selamat malam, ketua" jawab lainnya.


Di sudut ruangan, dua orang yang dikenal oleh Claire, Selby dan Haran, menatap dengan tatapan cemas. Semua seolah menjadi teka-teki. Sebenarnya apa maksud semua ini?


"Selby, apa kau tau apa yang telah terjadi?" Claire menghampiri temannya itu yang memasang ekspresi cemas.


"Claire, kabarnya para mafia yang kemarin memburu dan kita buru telah bergerak. Maka Tuan Shibe membagi tim secara mendadak. Kita akan ditugaskan berdasarkan tim ini"


Kini Claire sedikit mengerti. Para atasan menyebalkan itu mengapa tidak menjelaskannya secara perlahan-lahan? mereka tampak tergesa-gesa sekali.


Tuan Astra mengirim pesan kepada Claire.


^^^"Claire, selamat kau telah menjadi ketua tim K-2. Yang bisa saya sampaikan hanya itu. Dan satu lagi. Dalam pembagian tugas, tim K-2 bertugas memblokir akses jalan markas utama mafia. Nanti akan saya beritahu. Dan nanti aku akan berikan tugas khusus untuk partner C-C"^^^


^^^"Tuan bicara apa? saya tidak mengerti. Tolong jelaskan lebih detail nya"^^^


^^^"Intinya organisasi rahasia akan melakukan penangkapan massal. Ini juga sudah dikonfirmasi kepada walikota dan pemimpin negara. Semua tim telah dibagi rata tugas-tugasnya. Itu bagianmu. Persiapkan latihan fisik terutama dalam menembak. Waktumu hanya 2 minggu. Berlaku untuk timmu juga"^^^


^^^"Baik Tuan. Dimengerti"^^^


Itu artinya ia harus melatih daya anggota timnya. Selanjutnya ia mengumumkannya.


"Perhatian semuanya" suara Claire terdengar dengan lantang di hadapan anggota tim lainnya. Menggema di dalam ruangan.


"Maaf, perhatian semuanya. Organisasi kita telah merencanakan penangkapan massal di markas utama mafia. Tim K-2 bertugas memblokir akses jalan menuju markas utama. Dalam waktu 2 minggu kita akan berlatih bersama untuk meningkatkan kemampuan dalam menembak. Diharapkan kalian semua serius di dalam latihan" Claire berkata tegas.


Semuanya mengangguk mantab. Tidak ada lagi kata ragu dalam benak mereka. Waktu mereka berkalih hanya 2 minggu. Waktu yang cukup singkat.

__ADS_1


__ADS_2