Air Mata Delena

Air Mata Delena
Hak Ku


__ADS_3

Lena menghela nafas lelah,bunyi detak jarum jam menemani kesunyiam malam hari ini.Menatap pintu kamar mandi dimana pria yang kini brstatus sebagai suaminya tengah membersihkan diri setelah susah payah ia tadi berusaha menghindari terkaman dari singa kelaparan.


"Duh kok nerfes gini sih."Merasa aneh padahal ini bukan yang pertama kali untuknya.Kembali di pandangi pintu kamar mandi dengan degupan jantung yang berdentum keras.Saat ini Lena sudah selesai membersihan dirinya dan menatap pakian tipis yang dikenkannya.Bukan karena dirinya yang ingin menggunakan pakian luclnat itu tapi apalah daya saat isi dalam lemari semuanya memanag pakaian kurang bahan.


"Tunggu aku."Kata yang keluar dari bibir Rey dengan tatapan lapar kembali teringat semakin membuat Lena gelisah di tempatnya.


Sibuk dengan ketakutannya sendiri Lena tak menyadari jika pintu kamar mandi sudah terbuka dan membuatnya terkejut saat melihat penampakan sempurna.Otot-otot kekar itu seolah melambai ingin di belay.Ceileh😂


Rey berjalan hanya sehelai handuk yang menutupi tubuh bagian bawahnya.


Rey berdiri tepat satu langkah di depan Lena.Pria itu tersenyum tipis melihat keterpakuan Lena hingga dengan usil ia mengibaskan rambutnya yang masih basah hingga cipratan air mengenai wajah Lena.


"Ishhh,hentikan Rey."Lena berusaha menjangkau kedua tangan Rey agar berhenti namun hal itu malah di manfaatkan oleh pria tampan itu.


Hap.


Kini tubuh Lena membentur tubuh kekar Rey.Tatapan keduanya terkunci satu sama lain.Deru nafas Rey terdengar begitu memburu dengan desiran hangat yang menjalar keseluruh tubuhnya apalagi saat ini ia disuguhkan dengan pemandangan indah yang sangat sayang untuk di anggurkan.


"Kau **** sayang."bisik Rey di telinga Lena.Tangan Rey mengelus punggung wanitanya dengan gerakan lembut hingga membuat Lena seakan terhanyut.

__ADS_1


"Rey,ka-kau bergantilah baju lebih dulu."Sungguh Lena saat ini merasa gugup,tatapan Rey yang yang memandangnya dengan intens semakin membuat perasaan gugupnya naik.Lena meremat gaun tidurnya tak berani mentap langsung manik tajam yang terlihat berkabut saat ini.


Rey tersenyun merasa lucu. "Malam ini kita tidak memerlukan baju sayang."Mengankat dagu Lena agar menatapnya.Lena menatap Pria yang sudah menjadi suaminya.


Cup


Dengan gerakan cepat Rey mengecup bibir yang sedari tadi menggodanya,Lena mengerjapkan matanya.Melihat reaksi Lena ,Rey tersenyum kembali melanjutkan aksinya yang tadinya hanya sekedar kecupan menjadi ******* yang semakin menuntut.


"Ahh Rey..."Masih di posisi Lena berdiri di atas ranjang Rey mulai gencar memberikan rangsangan dengan menyentuh tiap bagian sensitif istrinya.Tak sulit bagi seorang Reymond untuk membuat lawannya bertekuk lutut.Suhu nih bos😂


"Kau sudah basah sayang."Seringainya saat merasakan di bawah sana jemari kekarnya dialiri cairan hangat.


"Izinkan aku mengambil hak ku."bisik Rey namun lebih terkesan memaksa dan harus .Lena seakan terhipnotis mengangguk sebagai jawaban.Entahlah malam ini Lena mudah sekali terbuai tanpa perlawanan sama sekali.


Mendapat lampu hijau Rey tak menyia-nyiakan waktu lagi.Kembali di lumatnya bibir berisi itu,Lena membalas tak kalah agresifnya.Lupakan saja rasa malu dan gengsinya karena saat ini ia juga begitu menginginkan setiap sentuhan Rey di tubuhnya.Terlebih saat Rey menyesap kedua Squishy nya dengan penuh nikmat semakin membuat tubuh Lena mengelinjang tak karuan.


" Rey ."Racau Lena saat merasa gerakan Rey seolah tak sabar bahkan ia tak menyadari jika kini wajah pria itu kian turun menyusuri kulit putih mulus Lena.Rey berfikir menyesal sekali pria yang telah menyia-nyiakan wanita ini.


Lena menatap kebawah dimana Rey yang dengan asiknya memainkannya hingga suara ******* terus keluar dari bibirnya.Mendengar erangan istrinya Rey semakin bersemangat hingga melakukan tugas terakhirnya.

__ADS_1


"Are you ready baby."Rey kembali menatap wajah sayu itu dengan senyum menawannya.Ah Lena sangat menyukai senyum memikat itu yang selalu membuatnya tak berkutik.


"Akhhh Reyyy ."Lena terus meracau dengan kedua tangan meremat sprey di sampingnya.


Rey yang memang sudah sama-sama polos mulai permainannya dengan sekali hentak miliknya sudah terbenam sepenuhnya di dalam sana.Terasa hangat dan mencengkram begitu kuat.Rey di buat mabuk kepayang oleh wanitanya ini.


Setelah di rasa tenang Rey mulai menggerakan pinggulnya dengan gerakan pelan hingga gerakan itu semakin cepat saat akan mendapatkan pelepasannya.


Lena sudah mendapatkan pelepasan untuk yang kesekian kalinya namun Rey ,Pria itu seakan tak memiliki rasa lelah untuk terus menggempur lawannya.


Rey memejamkan matanya saat mencapai puncaknya.Pria tampan itu mengatur nafasnya menatap wanitanya yang sudah terlihat lemas,ia menggulingkan tubuhnya menarik selimut lalu menutupi tubuh mereka dengan perasaan puas.


"Have a nice dream baby."Lena tak menyahuti karena matanya sudah terpejam untuk menyelami alam mimpi.


....


Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!


Kurang hot?Aing dah buat semalem tapi di tolak ama pihak NT ny.

__ADS_1


__ADS_2