Air Mata Delena

Air Mata Delena
07


__ADS_3

Happy Reading❤


"Mama."Alex mematap Lena dengan jemari mungilnya yang mulai menyentuh wajah Lena lembut.


Saat ini keduanya masih berada di taman dan duduk santai di bawah pohon rindang. Lena menunduk menatap bocah kecil yang duduk di pangkuannya.


"Ada apa sayang?"Lena memgelus jemari mungil yang masih bertengger di wajahnya.


Alex masih menatap lekat pada wajah di depannya. "Jangan tinggalin Alex!"ucapnya penuh harap. "Janji Alex gak akan nakal."lanjutnya.


Senyum Lena berganti dengan perasaan miris melihat bocah yang seakan haus akan kasih sayang seorang ibu.


"Iya, tapi mama harus mengantarmu ke keluargamu dulu ya sayang."Lena mengelus lembut rambut Alex.


"Tapi Alex mau sama mama."Lena meghela nafas melihat kekeras kepalaan Alex.


"Nanti ayah kamu nyariin ,janji deh nanti kita main lagi."ucap Lena,ia merasa bingung mau membawa pulang bocah kecil ini tapi ia tau seperti apa watak ibu mertuanya dan ia tak mau Alex terkena omelan ibu mertuanya.


"Papa sibuk ,Alex gak ada temennya."

__ADS_1


"Papa pasti sibuk cari uang yang banyak buat Alex biar bisa beliin mainan yang banyak,yaudah nanti kalo kita ketemu lagi mama ajak main bareng."Alex memcebikkan bibirnya namun kepalanya mengangguk lesu.


"Janji!"Alex mengacungkan jari kelingkingnya pada Lena yang terkekeh geli namun ia ikut mengulurkan tangannya dan mengaitkan jemari kelingkingnya pada Alex.


"Janji."ucap Lena tertawa kecil.


"Tuan muda."Seorang pria dengan setelan jas berwarna navi berdiri tak jauh dari keduanya duduk, Lena menatap pria dengan wajah datar dan bocah di pangkuannya bergantian dengan rasa bingung.


"Tuan muda."beo Lena,sedang pria kecil itu menatap tak suka pada pria di depannya.


"Maaf kau siapa ya?"Lena menatap pada pria yang masih saja menatap datar dirinya.


"Saya datang untuk menjemput tuan muda Alex."


"Alex gak mau pulang!Alex mau sama mama!"Bocah itu menatap sengit pengawal pria itu.


"Maaf tuan muda tapi saya tidak bisa membantah perintah tuan Rey."Pengawal pria itu menatap kedua bawahannya untuk membawa Alex yang tak mau pulang hingga akhirnya bocah kecil itu mau pulang atas bujukan Delena.


"Sayang tadi kan sudah janji mau pulang."Lena berbicara lembut pada Alex.

__ADS_1


"Tapi mama akan menemui Alex kan?"tanya Alex kembali memastikan dan di jawab anggukan kepala oleh Lena.


Lena mengelus lembut kepala Alex.Mata amak itu memerah dengan pipi sembab sehabis menangis. "Iya sayang tapi Alex jangan nangis lagi,masa jagoan mama nangis sih."Lena mengusap sudut mata Alex.


Pertemuan keduanya berakhir dengan Alex yang mulai menghilang ,anak itu membuka jendela mobil dan menatap Lena ,senyum Lena mengembang mengingat momen singkat namun ia merasa sesuatu yang kosong itu terisi dengan seorang bocah yang memanggilnya dengan sebutan mama.


"Astaga ,aku sudah terlalu lama."Lena menatap jam di pergelangan tangannya yang menunjukan jam empat sore.


Bergegas Lena kembali mencari angkutan umum agar dapat sampai rumah tak kemalaman.Lena memgirim pesan pada suaminya jika ia akan pulang terlambat.


🍒🍒


Di rumah mewah tampak bocah laki-laki menatap malas pada pria yang duduk di depannya,pria dewasa dengan wajah tampan itu tak tau lagi menghadapi putra semata wayangnya yang susah sekali diatur.


"Come on boy, kenapa kau begitu susah di ataur hmm."Alex ikut bersidekap dada menatap wajah yang begitu mirip dengan wajahnya.


"Mulai besok kau akan mendaparkan nani baru dan papa harap kau tidak membuatnya lari karena kenakalanmu itu."ucap papanya.


"Alex gak mau! Alex cuma mau sama mama."Alex pergi masuk kekamarnya mengabaikan penggilan papanya yang di buat pusing oleh ulah putra kecilnya.

__ADS_1


....


Typo bertebaran harap bijak dalam membaca!


__ADS_2