Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Di pingit suami


__ADS_3

Satu minggu sudah Andros pergi meninggalkan alicia karena urusan bisnisnya di luar negeri. Tidak banyak yang bisa Alicia lakukan selama satu minggu ini, karena sebelum berangkat ke luar negeri andros telah memberi perintah pada semua pelayan di rumah utama maupun rumah belakang untuk melarang istrinya keluar rumah apapun alasannya.


Alicia seperti tahanan rumah saja, dan kegiatan sehari harinya sangat membosankan di tambah andros juga telah menyita Hpne diam diam. Bisa di bayangkan hidup tanpa Hp ?.


" Ahhhhhhhhhhhh. semua ini benar benar membuatku gila "


Di pandanginya satu persatu para pelayan dan pak min yang telah memblok pintu utama niat banget mencegah alicia keluar rumah. Tampak pak min menelpon seseorang yang di jawabnya " ya ".


Di pelototinya mereka satu persatu sambil mengancam akan membuat rumah ini seperti kapal pecah jika merekan tetap melarangnya keluar rumah.


" Apa kalian ingin menguji kesabaranku " kesal karena mereka tetap tidak mengindahkan perkataannya


" Baiklah " Alicia berbalik berjalan kearah guci besar yang berada di samping kanan anak tangga dan pyarrrr, suara pecahan terdengar keras dari guci yang tidak bersalah tapi kena gerahnya.


" Ups... " sambil pura pura menutup mulutnya. " Aku tidak sengaja, jari kelingkingku emang nakal hingga mendorong gucinya sampai pecah "


Pak min memberi perintah salah satu pelayan untuk segera membereskan pecahan guci itu agar tidak melukai nona mudanya.

__ADS_1


" Kalau anda tetap memaksa ingin keluar rumah, saya tidak akan melarang anda lagi nona. Tapi jika Tuan tau anda keluar tuan akan marah, bukan hanya kami saja yang akan kena hukuman tapi anda juga pasti akan terkena juga nona " jelas pak min


" Itu urusanku dengan bos mu " di ketuknya dada pak min dengan jari telunjuknya. " Dan... Apa kau tau dimana aku bisa meminjam salah satu kunci mobil, karena pastinya aku gak mungkin jalan kaki kan ?. "


Setelah menimbang lagi akhirnya pak min menyerahkan salah satu kunci mobil pada alicia. " ini kunci mobil warna putih nona, anda bisa memakai yang itu. " " Dan usahakan anda sudah kembali sebelum pukul lima sore nona. Takutnya tuan sudah pulang "


" ok... Aku akan kembali sebelum pukul lima " tapi tetap saja tangan kananya menyambar guci yang satunya dan pyarrrr pecah juga guci satunya, Alicia cuman tersenyum meninggalkan para pelayan yang masih terkejut dengan bunyi pecahan guci kedua.


Rasanya seperti kuda yang di bebaskan dari tali kekangnya Alicia merasa seperti baru melihat dunia luar setelah seminggu penuh di pingit tidak boleh keluar rumah.


* * *


Banyak pasang mata yang curi curi pandang pada sosok pria tampan berkaca mata hitam setelan jas mahal dan di ikuti beberapa pria berjas hitam di belakangnya. Joo sedang menerima panggilan telpon terlihat sedikit kesal jika di lihat dari mimik wajahnya yang sekarang berubah kesal. Andros menyadari ada yang tidak beres.


" Ada masalah " tanpa melihat Andro bertanya


" Ya tuan "

__ADS_1


" Sepertinya nona alicia berhasil mengancap pak min dan pelayan lainnya "


" Apa yang dia lakukan "


" Sepertinya Anda kehilangan dua guci antik yang usianya belum genap satu bulan saat di pindah dari cina ke samping kiri kanan tangga rumah utama tuan. " " dan lebih hebatnya dua guci itu hancur karena dorongan jari kelingking nona yang nakal, anda percaya itu tuan " joo ingin tertawa keras saat mendengar guci guci itu di hancurkan oleh jari kelingking nona yang nakal.


" Kau bertanya padaku " andros menoleh ke arahnya


" Sekarang tugasmu cari dua guci yang mirip dengan itu !. Karena sebentar lagi ibuku akan berkunjung. Ibuku ingin menemui alicia "


" aku tidak ingin dia mengetahui kalau dua guci kesayangannya cepah "


" langsung pulang ke rumah saja, aku ingin istirahat. "


* Sepertinya kau sudah mulai menunjukkan taringmu sayang. Dan seberapa tajam taringmu sampai sampai membuatnya bertekuk lutut dan memohon hanya agar kau sudi melihatnya. *


" Alicia christine hega, wanita seperti apakah kau sebenarnya " Andros

__ADS_1


__ADS_2