Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Pertemuan


__ADS_3

Hening...


Tak ada yang berani membuka suara, saat jarum jam menunjukan pukul 13.30wib, bahkan Tuan Hega sendiri tidak berani bersuara.


" Berapa lama lagi aku harus menunggu kedatangan cucumu Tuan Hega ?" dengan tidak sabar Andros bertanya dengan menekan kuat kuat kemarahannya.


" tunggulah sebentar Alicia pasti masih dalam perjalanan Tuan Mahardika " jawab Tuan Hega menyakinkan.


" Tuan Hega " kali ini sekretaris Joo bertanya


" Apakah anda sudah memberitahu nona Alicia bahwa hari ini ada janji makan siang di Hotel XXX dengan Tuan Mahardika " ada sedikit ancaman dalam pertanyaan yang di lontarkan Joo.


" Saya sudah memberitahukan itu tadi pagi "


" Aku percaya cucuku tidak akan mengingkari janjinya " sekali lagi mencoba menyakinkan Andros


" Tapi aku tak punya waktu untuk menunggunya lagi ! " Andros berdiri

__ADS_1


Dengan menyipitkan matanya Dia berkata :


" Kita lihat apa cucu kesayanganmu itu bisa menyelamatkan Hotel kebanggaan Kakeknya yang telah Anda rintis dengan susah payah dan akan berpindah tangan karena tidak bisa membayar hutang " Ada senyum taruhan yang di perlihatkan Andros sebelum dia menyingkir dari ruang privat yang ada di Hotel XXX telah sediakan menejer Hotel untuk acara makan siang Bos pemilik Hotel tempat dia bekerja...


Terlihat aura tidak suka yang di perlihatkan sekertaris Joo saat memandang Tuan Hega, sebelum keluar Joo sempat memberitahu agar nona Alicia lebih hati hari mulai hari ini karena kesan yang di perlihatkan sang nona siang ini sangat mengecewakan Tuan Mahardika.


Hanya desahan pasrah yang terdengar di bibir Tuan Hega...


" Sudah sampai dimana Cia " tanya Tuan Haga pada asisten pribadi Alicia.


" Kau saja yang memberitahu Alicia, apa saja yang terjadi hari ini di tempat ini "


" Aku sudah lelah hari ini "


" Baik Tuan " fenti menjawab dengan menundukan kepala


Ini ke-2 kalinya Alicia memasuki Hotel XXX karna dia tidak suka memasuki Hotel milik orang lain, karena sang Kakek juga pemilik beberapa Hotel di kota X yang tidak kalah mewahnya seperti di sini.

__ADS_1


Tapi saat pandangannya berkeliling melihat semua interior Hotel XXX ada perasaan kagum yang di sembunyikan.


Ada pertanyaan yang tiba tiba menggagunya, * Kenapa Kakek mengajaknya makan siang di Hotel ini * apa yang di inginkan Kakek.


Alicia berjalan menuju resepsionis untuk bertanya dimana ruang privat yang sudah di pesan atas nama Tuan Hega untuk makan siang. Seorang gadis yang berdiri di balik meja resepsionis memberitahu arahnya dengan senyum ramahnya. Setelah berterima kasih Alicia langsung menuju tempat yang di beritahu gadis itu.


Dari arah berlawanan Alicia melihat dua Laki laki yang baru saja keluar dari pintu ruang privat yang baru akan di masukinya..


Dia menyipitkan matanya seperti pernah melihat Laki laki yang berjalan paling depan tapi dimana ? Alicia mencoba mengingat tapi tetap saja tidak ingat.


Deg ! ! !


Seperti ada aroma permusuhan dari mata Laki laki itu saat mata Alicia bertatapan dengan mata Andros.


* Kenapa sih dengan orang ini, blum pernah melihat wanita cantik ya. Melihatku sampai sebegitunya. Tapi sepertinya aku pernah melihat orang ini tapi dimana ya.


Tenang saja Tuan sok kegantengan aku gak bakal naksir kamu kok jadi gak usah pasang tampang sok jutek gitu. Emang sih kamu ganteng, keren, punya tubuh Ok kelewat Ok malah * bathin Alicia

__ADS_1


__ADS_2