
Pasangan suami istri itu benar benar menghabiskan sepanjang hari hari di dalam kamar tidur dan sama sekali tidak berniat untuk keluar kamar. Sebenarnya Alicia ingin sekali keluar kamar meski hanya melihat suasana lantai bawah saja tapi dia terlalu takut kalau harus mengorbankan waktu siang harinya cuman di rumah saja. Dia bisa mati bosan di sini.
Dan lihat sekarang Sang Bos meski tidak ke kantor hari ini tapi tetap masih bisa bekerja karna Sekretaris Joo tetap aktif mengirimkan laporan laporan kerja beserta ***** bengeknya via email.
Kalau Sang Bos sudah di depan laptopnya dia akan lupa segalanya bahkan sekarang sudah hampir 2 jam dia ada di depan laptopnya dan tidak berniat berbasa basi denganku. Jangankan berbasa basi melirikku sedetik saja sama sekali enggak hufh..
"Sayang... ". Alicia mencoba meminta perhatian suaminya.
"Masih lama ya... Besok kau tidak akan hilang ingatankan karna hari ini kau kerja terlalu keras sampai lupa kalau di atas tempat tidur ini ada bidadari cantik yang melihatmu hampir 3 jam lamanya".
Nah akhirnya dia menoleh ke arahku juga. Ehh kenapa dia senyam senyum gitu emang mukaku lucu ya.
"Tunggu sebentar lagi". Setelah menjawab pertanyaan Alicia dia kembali ke laptop lagi.
"Hadehh..." tepuk jidat.
Mending aku tidur saja terserah kalau mau jadi manusia laptop aku mau jadi putri tidur saja. Tidak lama akhirnya dia tertidur juga.
Andros melirik kearah tempat tidur dan melihat Alicia yang sekarang sudah tertidur karna lelah menunggunya kerja.
__ADS_1
Melihat jam tangannya dan benar juga aku sudah hampir 3 am lamanya, dia asyik dengan memeriksa sati persatu laporan kerjanya hingga membuat siapa tadi dia bilang ' bidadari cantik '. Andros kembali tersenyum. Sekafang bidadari cantiknya sudah terlelap.
"Joo, kau masih di sana". Andros mengagetkan orang yang masih sibuk kerja juga di lantai tertinggi gedung A&M Corp.
"Ya tuan.. "
"Aku akan menutup panggilan ini".
" ohh.. ya bisakah besok kau mencarikan tempat untuk istriku di bagian pelayanan".
"Maaf Tuan Andros....".
Joo terkejut sekaligus tidak percaya dengan pendengarannya. Masak nona muda yang nota bene hampir tidak pernah kerja kasar harus jadi pelayan. Joo hanya bisa geleng geleng kepala pelan.
"Bukan pelayan. "
"Tapi bagian Pelayanan !"
"Dan itu tidak harus jadi pelayan. "
__ADS_1
"Besok tempatkan Alicia di bagian Penerima Tamu". "Dan hentikan keherananmu. Aku hanya ingin dia lebih banyak belajar itu saja".
Dep.
Seketika layar komputer menjadi gelap.
Joo yang belum menyiapkan apapun jadi frustasi. Di hubunginya bagian SDM untuk mengosongkan personl di bagian recepsionis karena akan ada anak baru yang akan kerja di sana mulai besok pagi..
Dan sekarang gantian bagian SDM yang kalang kabut karena sudah terlanjur memanggil pelamar yang sudah lulus test untuk datang besok pagi untuk memulai pekerjaannya mulai besok.
"Kenapa harilus mendadak begini". Pimpinan SDM benar benar bingung harus memberi alasan bagaimana pada sang pelamar yang mulai beaok sudah di minta bekerja.
Karena tidak mendapat ide akhirnya pimpinan SDM menghubungi sekretaris Joo meminta pendapat enaknya sang pelamar tadi di tempatkan dimana.
"Maaf Tuan Joo. nona pelamar yang kemarin sudah saya minta untuk mulai bekerja besok pagi. Dan karena perintah anda tadi, lalu saya harus menemparkan dia di bagian apa sebagai ganti recepsionis".
"Kau bisa suruh dia bekerja di bagian lain yang masih membutuhkan personil tambahan".
"Ohh... Baik tuan. Dan terima kasih sarannya". Dengan hati hati pimpinan SDM menutup telpon lalu meletakkan gagang telpon ketempatnya dengan hati hati.
__ADS_1
*Benar benar merepotkan jika harus merubah formasi kerja yang sudah aku susun.* bathin pimpinan SDM.