Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Joo & Dion 3


__ADS_3

Akhirnya pertarungan ini selesai dan di menangkan oleh Dion. Mereka sama-sama kelelahan dan nafas mereka ngos ngosan seperti habis lari marathon.


"Kau kalah Joo "


"Seperti yang sudah-sudah"


"Aku hanya berusaha mengalah dari Anda saja Tuan ". Joo sudah merasa baikan setelah menahan marah selama di kamar tadi.


Cihhh...


"Berusaha mengalah apanya. Dari dulu kau memang tidak pernah berhasil mengalahkanku ".


Joo menoleh ke arah Dion.


"Bisakah kau melepaskan dan melupakan


perasaanmu pada nona Alicia ?."

__ADS_1


"Dia sudah menikah Dion. Dan Tuan Andros sangat menyukai nona. Aku melihatnya sendiri bagaimana Tuan Andros perlahan mulai berubah sejak dia menikah dengan nona Alicia. Dia bahkan lebih banyak tersenyum sekarang. Bahkan Nyonya Via dan Tuan muda Rey juga menyadari perubahan itu apalagi sekarang nyonya juga menyukai serta menyanyangi nona seperti putrinya sendiri". Jelas Joo.


"Apa yang sebenarnya ingin kau katakan Joo. Jangan bertele tele karena itu bukan gayamu"


"Baiklah.... Aku akan langsung ke intinya permasalahan saja".


"Dion jangan pernah kau ganggu rumah tangga mereka !". Kata-kata Joo penuh tekanan. "Karena aku tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi meski kau adalah teman baikku skalipun aku tidak peduli. Jika kehidupan Tuan Andros sampai terusik dengan hal hal bodoh seperti yang akan kau lakukan aku pasti tidak akan menahannya lagi seperti tadi Dion. Aku pasti akan menghajarmu ". Ancam Joo


"Kau mengancamku Joo". Dion bertepuk tangan.


"Kau tidak mengenalku Joo. Karena sekarang aku sudah berubah. Aku bukan dion yang dulu lagi. Aku akan melakukan apapun yang bisa ku lakukan untuk mengambil kembali apapun yang pernah menjadi milikku termasuk istri Tuan mudamu itu " jawab Dion sengit


"Kalau begitu Anda juga belum mengenalku lagi Tuan. Aku juga bukan Joo yang dulu" jawab Joo tidak kalah sengit


"Apakah kita akan menjadi musuh sekarang. Begitu setianya kah kau pada Andros. "


"Akan aku beritahu kau"

__ADS_1


"Saat ini kau sudah seperti a***ng penjaga bagi Andros yang melakukan semua pekerjaan kotornya hanya untuk memuaskan keinginannya "


"Ya kau seperti itu dan aku sudah salah menilaimu. lakukan saja apa yang ingin kau lakukan dan aku akan tetap melakukan apa yang ingin aku lakukan tidak perduli jika kau akan menghajarku ataupun akan menghancurkan perusahaanku aku tidak perduli !".


"Karena apa ?. Karena begitulah kau di didik oleh Andros untuk menjadi bayangannya yang tak terlihat".


Joo terdiam mendengar luapan emosi Dion. 'Kau tidak tau perubahan apa yang telah di lakukan nona Alicia terhadap Tuan Andros dion. Dia sudah bukan Andros yang dulu lagi. Yang tidak akan mengampuni siapapun yang menghalangi jalannya. Bahkan aku tidak tau alasan kenapa Tuan Andros dulu menyuruhku mencari informasi tentang nona.'


"Aku tidak tau jika nona Alicia adalah orang yang sama dengan orang yang pernah kau cintai Dion ".


"Aku akan memperingatkanmu sekali lagi Dion Relakan dia. Karena jika Tuan Andros tau rencanamu ini dia tidak akan pernah mengampunimu "


"Aku yakin bukan hanya kau saja yang harus menanggung nya tapi Ayah, Ibu, dan adikmu pasti jiga akan ikut terkena dampak dari kemarahan Tuan Andros !."


"Dan kau pasti tau betul bagaimana cara saudara sepupumu itu jika sedang bermain Dion. Sekali dia bilang 'Hancurkan' maka hancurlah semuanya. "


Setelah meluapkan semua unek-unek di hatinya Joo kembali ke kamarnya dan berharap semoga Dion masih di beri akal sehat jika dia mau tetap hidup aman.

__ADS_1


__ADS_2