
Alicia terus memandangi black card di tangan kanannya. Aku ingin lihat seberapa kayanya dirimu Tuan Bos. Alicia meletakkan kartu ajabnya dengan sangat pelan dan segera melesat ke kamar mandi. Hari ini dia ingin memanjakan tubuhnya apalagi sudah lama Dia tidak bertemu dengan temannya Lala pemilik Salon ada begitu banyak cerita yang ingin di ceritakannya.
Setelah di rasa cukup, Alicia mulai menuruni anak tangga disana pak min sedang meneliti hasil kerja anak buahnya. Saat melihat Alicia yang sudah mencapai tangga terakhir pak min menghampirnya membungkuk serta memberi salam selamat pagi.
"Tuan menyuruh saya untuk memberikan kunci mobil ini pada Anda nona. "
"Mobil. Untuk apa ? "
"Bukankah Anda akan keluar hari ini ?. Saya sudah menyuruh pelayan untuk memanaskan mesinnya sehingga Anda bisa langsung menjalankannya. " ucap pak min
"Jadi maksutmu aku boleh membawa mobil sendiri ?.. Tanpa sopir ".
"Begitulah yang saya dengar nona. Kalau tidak ada lagi yang butuhkan, saya permisi nona ".
Wahh... ada apa dengan hari ini, kenapa aku merasa aneh dengan sikap mereka ya. Tapi bukankah ini jauh lebih baik tlketimbang aku harus pesan taksi. Kita lihat mobil apa yang sudah di siapkan pak min untukku.
Dan tarrrrrra... Sebuah mobil sport warna putih bisa di bayangkan bagaimana perasaanku.. Pagi ini benar benar seperti mimpi untukku. Tanpa banyak waktu Alicia sudah berada di belakang kemudi dan brummm suara mobil yang siap menyapa jalanan beraspal mulai berjalan pelan hingga sampai meninggalkan pintu gerbang Alicia melajukan mobilnya dengan kecepatan yang layak untuk sebuah mobil sport.
***
Dan di sinilah aku sekarang di depan pintu sebuah Mall terkemuda di kota X. Pertama aku akan mengunjungi Lala semoga dia sudah ada di sana.
__ADS_1
"Selamat pagi.. " suara seorang gadis dari arah dalam Salon menyapa Alicia saat dia memasuki pintu Salon & Spa milik Lala
"Pagi... " Alicia melihat sekeliling ruangan mencari sesosok teman yang sudah lama di rindukannya.
"Alice... Kejutan. Apa yang membuatmu berkeliaran di Mall sepagi ini ". Lala menghampiri Alice dan memeluknya erat
"Ohhh.... Aku merindukanmu Lala. Dan tentu saja pijatan mereka tentu saja. "
"Apa yang terjadi denganmu Alice... Kau seperti menghilang di telan bumi. Sudah berbulan bulan kau tidak kelihatan mengunjungiku. "
Alicia tersenyum bahagia ternyata ada yang merindukanku. Yahh walaupun aku tidak terlalu banyak teman tapi rasanya ini mengharukan.
"Apa kau tau belakangan ini aku mendengar gosip tentang Pria itu."
"Pria mana ". Acuh
"Pria yang di majalah itu. Pria yang ingin ku jodohkan denganmu. Pria tampan, kaya raya, dan yang pasti bisa memenuhi semua yang kau butuhkan sayang ". Lala mencoba mencari majalah bisnis di antara tumpukan majalah lainnya.
"Sepertinya kau tidak perlu menjodohkanku lala. Karena dia mungkin sudah menikah ".
"Hahhh... Ternyata kau sudah tau itu. Tapi tenang Alice di dunia ini Pria tampan dan kaya raya bukan dia saja ".
__ADS_1
"Benarkah ". Alicia heran kenapa temannya ini sekarang berubah jadi matrealistis sih. Dulu dia adalah teman yang tidak pernah membedakan status seseorang dan selalu membantu teman yang kekurangan.
"Alice akan ada pesta malam ini. Dan aku sedang tidak ada pasangan untuk menghadirinya. Bagaiman kalau kau menemaniku menghadirinya ".
"Pesta.. Pesta seperti apa ".
"Entahlah. Aku juga tidak begitu paham ". Menarik tangan Alicia. "Akan ada banyak pria tampan dan mapan di sana Alice ".
Ahhh... Jadi karna itu, sepertinya si lala sudah kebelet pengen nikah ya. Bukankah Andros nanti juga akan pulang larut malam. kenapa aku tidak menemani Lala saja yang penting aku akan sampai rumah sebelum Andros pulang. Bhatinnya
"Ok... Mari kita berburu Pria untukmu. Tapi sebelumnya temani aku berburu baju baju edisi terbaru dan aku juga perlu gaun cantik untuk nanti malam ".
"Ohh.. iya kau benar ". Lala menarik Alicia untuk bergegas menuju butik langganan mereka.
"Kali ini aku akan mentraktirmu Lala, pilihlah gaun yang paling mahal di dunia ". Alicia senang bisa berbuat sesuatu membuat temannya
"Alice.. Kau nyakin ?". Lala heran
"Tenang, aku punya kartu ajaib. " Alicia mengeluarkan Black Card nya di depan muka Lala.
Ohhh God... Itu benar benar Black Card dan itu adalah milik Alice. Pria mana yang ada di belakangmu sayang karena aku tau saat ini kau sudah tidak memiliki apa apa lagi. Lala
__ADS_1