
Rasanya seperti mimpi aku bisa bertemu dan berbincang dengan Pria paling di minati para gadis di seluruh negara ini. Bukan hanya karena ketampanannya yang tiada banding tapi juga karena kekayaannya yang tidak akan habis sampai 100 turunan hehehe.
Lala tidak pernah melepaskan tatapannya pada wajah Andros sedetikpun. Yang di tatap sebenarnya sudah jengah kalau bukan karena ingin mengawasi Alicia sudah pasti Lala di tinggalkan dari tadi karena dari tempatnya sekarang Andros bisa melihat Alicia dengan jelas bahkan saat tangannya di genggam dan di kecup Pria tadi rasanya dia ingin mematahkan tangan pria itu.
Akhirnya Alicia menemukan Lala di meja sebuah Bar sedang memandang kagum seorang Pria di depannya. Bodo amat dengan perburuan ini karena sekarang kita harus pulang Lala.
Alicia menghampiri Lala dan menarik tangannya afar segera bangun dari tempat duduk.
"Ayo, La kita harus pulang sekarang "
"Eh.. Kenapa. Pesta ini baru saja di mulai Alice ". Lala menjawab dengan suara agak di redam agar Pria di depannya tidak bisa mendengarnya.
"Ini sudah malam Lala dan kira harus pulang. "
"Ohhh ayolah Alice ini tidak seperti gayamu di jam segini. " Lala menggeleng gelengkan kepalanya tidak percaya. " oo iya Alice kenalkan ini Tuan Andros yang di majalah tempo hari. "
Alicia seperti mati rasa saat matanya melihat sepasang mata yang juga melihatnya dengan tidak senang. Seperti ingin marah.
__ADS_1
"Kau masih ingatkan yang di majalah bisnis, aku pernah memperlihatkannya padamu. Dan sekarang betapa beruntungnya kita bisa bertemu dengan Tuan Andros. ". Lala masih juga berceloteh ria. Sedang Alicia menahan cemas dengan mereman tangannya.
*Mati aku ! Kenapa juga kau harus bertemu dengannya Lala. Andros juga telah melarangku menggungkap siapa aku. Dua melarangku mengungkap pernikahan ini di depan publik tanpa seijinnya. Lebih baik aku berpura pura tidak kenal saja, sepertinya itu lebih aman. Bhatin Alicia*
"Ahhh... Iya. Senang bisa bertemu dengan Anda Tuan. Saya Alicia Hega ". Alicia mengulurkan tangannya
"Ya.. Senang bertemu denganmu nina Alice " Andros menjabat uluran tangan Alicia.
"Andros... Sepertinya aku meninggalkanmu cukup lama. Hingga sudah ada dua gadis yang mengagumimu ". Tiba tiba seorang gadis datang dan mencium pipi Andros. Alicia merasakan sakit di dada saat melihat adegan itu. Sedang Lala melongo melihat gadis senekat itu.
"Kenalkan ladies ini Lisa. Dia.... "
"Apa.. Kalian sepasang kekasih ?". Alicia mundur selangkah mangamati mereka berdua. " woww.. Sungguh kejutan aku benar benar terkejut dan sungguh aku terkejut. bukankah begitu Tuan ?. "
"Sebenarnya aku dan Andros sudah lama putus tapi malam ini aku memintanya untuk menjadi kekasihku kembali. " tutur Lisa
"Dan bagaimana denganmu Tuan Andros apa kau setuju ". Aku mencincangmu kalau kau sampai setuju.
__ADS_1
"Aku tidak menjawab apapun. Dan aku juga tidak harus mengklarifikasi apapun tentang kehidupan pribadiku dengan orang lain ". Aku akan terus menggodamu Alice
"Tentu saja. Aku termasuk orang lain disini dan dia.. " Alicia menunjuk Lisa. " kekasihmu. kenapa kau tidak menikahinya saja. Kenapa menikahi wanita lain. Dan memaksanya untuk mau menikah denganmu ". Kau benar benar membuatku gila Tuan
"Karena aku suka membuatnya berada di sisiku. Karena aku tidak ingin dia melihat pria lain lagi selain aku. Dan karena aku yang boleh memilikinya ". Andros menjawab tanpa mengalihkan matanya dari Alicia
"Sebenarnya apa yang kalian bicarakan ini. " Lisa yang bingung dan marah karena mendengar kenyataan bahwa Andros sudah menikah dengan wanita lain membuatnya mendesis marah.
"Alicia.. Seberapa banyak yang kau tau tentang kehidupan Tuan Andros sampai kau berani bicara sekasar itu. " Lala menekan dadanya takut karena ulah temannya.
Lala benar aku sudah kelewatan tidak seharusnya aku berbicara seperti itu di sini. Ini masalah rumah tangga kami yang tidak boleh di ketahui orang lain. Tapi lihat dia !. Masih bisa duduk tenang dengan minuman di tangannya dan tatapan mengejek rasanya ingin ku acak acak wajahnya yang tampan itu biar berubah jadi jelek seumur hidup.
"Maaf.. Tuan dan nona Lisa sepertinya aku salah bicara tadi. Sekali lagi maaf." Alicia menarik tangan Lala dan berjalan pergi meninggalkan mereka berdua.
"Jangan tanya lagi Lala. Aku tidak tau apapun " Alicia memblok sebelum Lala sempat bertanya.
Di kejauhan Joo menghela nafas panjang mengikuti kepergian nona mudanya kemudian beralih ke arah Tuan Andros yang dengan santai meneguk minumannya mengiringi kepergian Alicia tanpa menggubris wanita yang terus berbicara di sampingnya.
__ADS_1
"Sepertinya malam ini akan menjadi malam terpanjang dalam sejarah Anda Nona Alicia ". Joo.
NB : Maaf untuk Halaman sampul saya ganti,.. Karena autor lebih suka ama pasangan itu ^_^ hehehe..