
Sebuah mobil sport warna putih berhenti tepat di depan lobby Hotel tempat dimana di adakannya Pesta. Dua wanita cantik dengan gaun mewahnya turun dari mobil sportnya. Petugas wallet menghampiri Alicia dan meminta ijin untuk memarkirkan mobilnya.
Bagi Alicia yang dulu sudah sering menghadiri pesta seperti ini tapi untuk kali ini bisa jadi ini pertama kalinya dia menghadiri pesta dengan perasaan deg degan entahlah perasaan seperti apa yang di rasakannya seperti akan terjadi sesuatu tapi apa dia sendiri tidak tau. Gaun merah bertali di bagian pundak sedikit banyak ikut andil memamerkan kulitnya yang putih bersih bercahaya di padukan dengan sepasang sepatu merah bertali juga tidak lupa tadi Alicia juga membeli sepasang anting anting berlian kecil berbentuk tetesan embun menambah keanggunannya.
Sepertinya pesta sudah di mulai itu terlihat dari banyaknya tamu yang sudah datang. Alicia dan Lala dengan cepat membaur dengan mereka dan berhaha hihi dengan beberapa tamu undangan dan teman teman Lala juga tidak segan mengajak Alicia ngobrol bahkan ada yang terang tarangan merayunya dan ingin mengenalnya lebih jauh. Untung Andros tidak ada di sini dan aku akan menikmati pesta malam ini pesta yang jarang bisa aku hadiri semenjak menikah.
"Kemana sih si Lala ". Alicia mengedarkan pandangannya ke semua ruangan mencari Lala yang entah dimana dia sekarang meninggalkannya sendiri dengan orang aneh di dekatnya.
"Bagaimana nona , bolehkah saya mengenal Anda lebih dekat ".
"Uhhh ". Alicia menghembuskan nafas melepas jenuh meladeni niatan pria di depannya. " maafkan saya Tuan, saya tidak berniat menjalin hubungan dengan siapapun. " sabar Alice
"Apa karena kau sudah punya kekasih Nona ". Pria itu belum menyerah juga ternyata.
"Aku sudah menikah Tuan. " semoga dngan jawaban ini kau bisa meninggalkanku dengan tenang wahau pria tampan.
__ADS_1
"Apa kau ingin menipuku Nona ?. Aku tidak melihat cincin di jari manapun. "
Ada apa sih dengan orang ini. Tidak tau kalau sudah di tolak ya ?. Lala sepertinya temanmu ini tidak mengerti kata menyerah ya.
"Aku tidak harus menjelaskan keberadaan cincinku Tuan. Dan bisakah Anda meninggalkan saya. Sepertinya saya membutuhkan udara segar. " tutur Alicia
"Tidak setelah kau memberiku nomer telponmu ". Pria itu menyodorkan telponnya ke arah Alicia.
"Tuan Billy.. Ternyata Anda disini ".
Seperti pernah mendengar suara ini. Seketika Alicia menoleh kebelakang ke arah suara tadi, dan terkejut saat berhadapan dengan wajah tampan sekretaris Joo yang juga memandangnya dengan full senyum yang menghiasi wajahnya. Kalau Joo ada di sini itu artinya Sang Bos juga ada di sini.
"Nona. " sapaan Joo malah membuat Alicia semakin merinding.
"Senang bisa bertemu Anda Tuan Joo. Saya sudah mencari anda dan Tuan Andros dari tadi. Tidak di sangka malah Anda yang menghampiri saya, ini suatu kehormatan buat saya. " pria yang di bernama Billy berkata sopan pada Joo, wahhh... ini berarti kedudukan Joo cukup penting di dnia bisnis. "Dan kenalkan ini Alicia dan Alicia ini Tuan Joo dia sekretaris Tuan Andros dari A&M Corp. " dengan lancar Billy mengenalkan Alicia
__ADS_1
Alicia melihat ke arah Joo yang tersenyum penuh Ancaman sambil menjabat tangan Alicia. "Senang bisa mengenal Anda Nona Alice ". Dan sambil berbisik di telinga "Tuan sudah melihat semuanya Nona. " Joo melepaskan tangan Alicia dan segera berlalu pergi.
Tuhh kan benar firasatku tadi. Ada perasaan aneh sebelum aku memasuki tempat ini. Sebaiknya aku harus cepat pergi dari sini sebelum Sang Bos menemukanku disini tapi aku harus mencari lala terlebih dahulu.
* * *
Di tempat jauh dari pesta tampak Joo sedang memarahi beberapa orang di area parkir. Mereka adalah para pengawal yang di tugaskan Andros untuk mengawasi kegiatan Alicia selama seharian. Dan mereka juga yang memberi informasi tentang kedatangan Alicia di pesta malam ini.
Sebenarnya Joo kesal dengan mereka yang terlambat memberi kabar kedatangan Alicia tapi apa mau di kata nasi sudah jadi bubur dan Tuan Andros juga sudah melihat Alicia di pesta itu dengan gaun warna merah yang lebih banyak memperlihatkan area pundak dan punggungnya dan hampir membuat Tuan Andros lepas kendali saat para pria bidung belang itu menikmati tubuh nina Alicia.
"Kalian harus membuat surat pernyataan di kantor besok. Karena Tuan Andros tidak puas dengan cara kerja kalian hari ini ".
"Baik Tuan.. " ke empat pengawal menjawab serentak.
"Ohhh God. "
__ADS_1
"Semoga malam ini aku tidak kerja lembur ". Joo.