Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Tak jadi kecewa donk


__ADS_3

Tak ada satu katapun yang keluar saat di dalam mobil Alicia menghadap ke arah kaca di sampingnya, Andros masih tetap menatap istrinya bingung dengan sikap diamnya, sedangkan Joo dia sih tetap acuh melihat dua majikannya yang bersikap aneh.


Alicia langsung keluar saat mobil berhenti di depan pintu masuk rumah utama bahkan pak min yang sudah membungkuk memberi salam di acuhkannya


"Selamat sore Nona Alicia ". Pak min juga heran dengan sikap Alicia


Lihatkan pasti ada masalah dengannya sampai salam pak min juga tidak di dengarnya. Pikir Andros.


"Hallo Alice... Alice kakak iparku yang manis ". Rey yang baru turun dari tangga melihat ada yang aneh dengan Alicia juga ikut mencoba menyapanya. Dan hasilnya seperti pak min menelan kekecewaan.


Dan yang di sapa tetap acuh tidak mengubris salam mereka. Pokoknya hari ini aku kecewa Berat. Kecewa dengan isi amplop warna coklat tadi.


"Ada apa dengannya ". Rey bertanya


"Entahlah " Andros jga tidak tau apa yang terjadi.


"Memang apa yang sudah kau lakukan sampai begitu ".


"Jangan terlalu banyak ingin tau tentang masalah orang Rey. Kalau kau tidak mau berakhir dengan di tutupnya sumber danamu ". Ancam Andros


Rey melihat Joo yang juga masih di sana menunggu perintah Andros selanjutnya dan bertanya padanya tanpa bersuara tapi di jawab Joo dengan menaikkan kedua bahunya tanda bahwa dia juga tidak tau dan tidak ingin tau juga.


Aku lebih baik tidak ikut campur masalah mereka Tuan Rey. Karena aku masih membutuhkan nyawaku yang sangat berharga ini dengan kata lain belum menikmati surga dunia. Joo


**


Andros memasuki kamar setelah pak min membukakan pintu kamar dan segera menutupnya saat Andros sudah berada di dalam kamarnya. Alicia sedang mengamati wajahnya di cermin saat Andros mendekatinya. Tangannya menyentuh pundak Alicia dan mulai memijatnya. Alicia menatap mata Andros melalui kaca di depannya Apa lagi maunya.


"Bisa beritahu apa masalahmu, sayang ?." Andros mulai memijit tengkuknya mencoba melepaskan ketegangan di sana.

__ADS_1


"Apa sangat terlihat ya, kalau aku sedang ada masalah ". Matanya ikut terpejam. Menikmati pijatan Andros


"Ada yang tidak beres denganmu, itu yang kulihat sejak tadi ". Di tatapnya mata Alicia sambil menggenggam tangan Alicia.


"Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hari ini. Aku hanya merasa kecewa itu saja ". Acuh


"Bisa lebih jelas ".


"Aku merasa bagian keuanganmu pasti salah hitung ". Bagaimana aku mengatakannya ya


Andros hanya menaikkan sebelah alisnya bingung


"Lanjutkan ".


"Hari ini adalah dimana seluruh pegawaimu mendapatkan gaji mereka termasuk aku ". Diam


"Dan kau juga mendapatkan gajimu kan ".


"Lanjutkan ".


"Aku tidak percaya perusahaan sebesar ini hanya sanggup membayar gaji karyawan di bawah standart. Dengan kata lain aku itu tidak cukup untuk membeli sebuah tas tangan "


"Berapa yang kau terima ". Andros ingin tau juga akhirnya.


Alicia menyebutkan sejumlah angka.


Dan itu tidak bisa membeli barang yang sangat di inginkannya meski hanya satu item saja.


"Kurasa itu sudah memenuhi standart gaji untuk bagianmu ". Andros mencoba menenangkan Alicia yang sudah bersiap mengamuk mendengar pernyatannya.

__ADS_1


"Gaji segitu tidak cukup. Bahkan untuk beli satu item saja masih belum cukup andros. " setelah mengucapkannya Alicia langsung menutup mulut dengan tangannya.


Mati aku kenapa aku bisa memanggil namanya sih.. Tuh lihat wajahnya sudah berubah. Alicia kau benar benar cari mati.


"Kau memanggilku apa tadi ?".


"Maaf... Sayang kelepasan ". Kedua tangan menyatu menutup mulut.


Pijatan lembutnya telah berubah menjadi cekikkan di lehernya meski tidak kuat tapi mampu membuat nyali Alicia menciut.


"Sayang sakit ".


"Aku tidak berniat menyakitimu sayang. Tapi jangan pernah mengulanginya lagi !. Karena bagaimanapun aku tetap suaminya suka tidak suka kau harus menghormatiku.


Reflek tangan Alicia memegang leher setelah terlepas dari cekikkan tangan Andros.


"Besok aku akan menemanimu menghabiskan gaji pertamamu, dan kau harus mentraktirku juga. "


"Tapi.... "


Andros memberi isyarat Alicia untuk diam dengan jari telunjuknya.


Dan....


"Buat black card atas nama Alicia sebelum jam 10 pagi besok ".


Yang di telpon hanya bengong mendengar perintah aneh Bosnya


Dan

__ADS_1


Yang namanya baru saja di sebut jadi senyum senyum gembira ria. Tidak tau harus berteriak atau menari tapi yang jelas dia harus mengucapkan " Trima kasih sayang ". Cup kejutan mendarat di pipi Andros.


Whatever you want dear. Andros


__ADS_2