
Suara gemericik air menambah kenyamanan saat pijatan di kedua pundak Alicia membuat ketegangannya berangsur angsur menghilang.
Lala sang pemilik Salon & Spa sekaligus teman dan sahabat Alicia sejak kecil berjalan menghampir Alicia yang saat ini sedang sangat menikmati pijatan di bagian betisnya, menarik kursi tak mendudukinya di samping bed tempat Alcia di pijat sambil meletakkan 2 botol softdrink dingin di meja kecil di sampingnya,
Diraihnya sebuah majalah Bisnis dan segera di bolak balik ingin memperlihatkan sesuatu kepada Alicia, Dan setelah di temukannya langsung di hadapkan di muka Alicia.
" Bagaimana menurutmu "
Foto seorang Pri mengenakan jas warna hitam dengan kaos warna putih bukannya kemeja yang biasanya di pakai sebagai pasangan jas, memakai kaca mata hitam yang bertengger angguh di atas hidung mancungnya, dengan telepon genggam yang menempel di telinganya, seakan Dia masih menghubungi seseorang.
" SEXI " satu kata yang sudah mewakili segalanya entang fisik lelaki di foto itu, bisik Alicia sambil mendesis keenakkan karena pijatan di betis satunya.
Senyum mengembang di bibir sang pemilik Spa.
" Kau tau siapa dia Cia " tanya Lala
" Haruskan aku tau itu " jawab Alicia sambil mengganti posisi kepalanya miring menghadap Lala sekarang.
" Dia si CEO iblis, itu yang aku dengar dari gosip yang beredar " dengan masih setia memandangi foto di majalah bisnis itu.
" Kalau dia iblis aku ratunya iblis, La " Alicia menjawab.
" pijatanmu kali ini muantep mb " sambil memberi jempol dia bangun dari posisinya, duduk di raihnya softdrink yang tadi di bawa Lala, di minumnya habis sampai kedasar dasarnya botol dengan sedikit sendawa dia mengakhirinya dengan senyuman.
* Aku berharap ada yang bisa menjinakkanmu nona Hega, dan aku berharap Pria iblis ini yang akan memegang kendali atas kehidupanmu... Karena entah kenapa aku menantikan saat saat seperti itu hadir di kehidupanmu yang membosankan Cia *
__ADS_1
Ada sedikit tarikan di bibir Lala saat membayangkan itu terjadi dalam perjalanan kisah cinta seorang Alicia.
12.45 wib
Pintu kantor di buka, Joo yang sudah siap menyampaikan saatnya menghadiri pertemuan makan siang dengan Tuan Hega sedikit terkejut karena Andros sudah bangkit dari kursi kebesarannya, berjalan melewatinya dengan cengiran di sudut bibirnya dan melangkah ke pintu menuju lift yang sudah di buka salah satu asisten sekertaris Joo.
Joo hanya menaikkan sebelah alisnya melihat tingkah Bosnya yang sepertinya tidak sabar ingin bertemu dengan sang Nona muda.
Semoga nona Alicia tidak mengecewakanmu Tuan Andros.. Aku akan merasa sedikit kasihan kalau Anda sampai mengecewakan Tuan Andros nanti.
Karena aku nyakin hidup anda tidak akan senyaman ini lagi nona. Batin Sekretaris Joo
Masih di Salon & Spa Alicia kembali memberikan sentuhan akhir riasannya pada bibir tipisnya dengan lipstik merah menyala.
Lala hanya memperhatikan tingkah temannya itu dengan sedikit penasaran.
" Jangan sekarang Lala sayang " l
" kenapa ? "
" Karena.... " tidak melanjutkan Menjawab Alicia sibuk mencari sesuatu di dalam tasnya.
" Apa " tanya Lala semakin penasaran
" Karena hari ini aku ada janji makan siang di Hotel XXX " jawab Alicia dengan senyum manjanya
__ADS_1
" Cowok " Lala tetap di kejar penasarannya
" yuppp " dan Alicia yang masih kekeh dengan senyum manjanya
" Kaya " Lala masih setia dengan keponya
Di hampirinya Lala yang sangat penasaran akan kehidupannya lalu di bisikannya sesuatu yang membuat matanya mendelik tak percaya.
Dengan senyum kemenangan Alicia keluar setelah membayar tagihan di kasir menuju tempar parkir.
Saat melihat jam ditangan kirinya, Dia sedikit terkejut karena kurang 5 menit lagi jam makan siang.
" Kakek pasti sudah tiba " bathin Alicia
Tapi....
Ada apa ini ? Kenapa dadaku tiba tiba berdebar debar ya ? Tidak mungkin karena aku akan makan siang dengan Kakek makanya aku jadi berdebar debar seperti ini ya ? Apa telah terjadi sesuatu dengan Kakek makanya aku jadi cemas seperti ini.
Ahhh...
Di buangnya jauh jauh pikiran jelek yang menghantuinya, Kakek akan baik baik saja karena Kakek Pria Tua yang kuat. Tapi seandainya firasat cemas dan debaran jantungku ini suatu pertanda jelek tentang Kakek aku harus bagaimana.
" Tenang Alicia semua akan baik baik saja " Dengan perlahan mobil itu keluar area parkir Salon & Spa menuju jalan raya.
Seorang gadis muda dengan setia berdiri di balik dinding kaca, memperhatikan kepergian mobil Alicia sampai mobil itu tidak terlihat lagi dan bergabung dengan mobil mobil yang lain.
__ADS_1
" Semoga kau selalu bahagia Alicia " ucap Lala lirih sambil berbalik kembali ke ruang kerjanya.