Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Lingerie


__ADS_3

Sebuah limusin hitam memasuki pintu gerbang komplek pemukiman mewah melaju perlahan memutari air mancur yang di hiasi lampu lampu cantik di tengah tengah arah pintu masuk rumah utama.


Tampak seorang laki laki setengah baya keluar dari dalam rumah sedikit berlari menuruni tangga dan langsung membuka pintu penumpang sambil membungkuk hormat mempersihkan sang majikan keluar dari mobil limusinnya.


Di belakang Alicia mengikuti turun dari mobil sambil mengangkat ekor gaun pengantinnya menjadi satu gulungan besar dan di tahannya menggunakan dada dan kedua lengan tangannya.


Saat memasuki pintu masuk rumah utama di lihatnya para pelayan sudah berdiri di sisi kanan dan kiri kira kira ada 12 orang yang menyambut kedatangan sang bos bhatin Alicia. Ada sebuah tangga di tengah ruangan mungkin itu tangga menuju lantai atas. Ini sih lebih mirip istana bukannya rumah hunian, rumahku saja tidak ada separohnya dari tempat ini.


" Antar dia ke kamar, Joo ikut aku ke ruang kerja " perintah andros yang menyadarkan alicia dari lamunannya.


" Ya tuan "


" Mari nona saya akan mengantai Anda ke kamar. "


Aku hanya diam sambil mengikuti pelayan tadi menaiki tangga. Banyak pintu di sini pasti juga ada banyak kamar kosong di lantai ini kan ?. Tanya alicia dalam hati. Karrna tidak mungkin Dia menginginkan aku sekamar dengannya kan ? Karena aku sih ogah sekamar dengan dia apalagi seranjang. Memikirkan seranjang dengan bos sudah membuatnya horor tingkat dewa. Hmmm


Sebuah pintu di buka dan di tahannya saat alicia memasuki kamar. Dan segera membantunya mengambil sandal kamar agar alicia bisa lebih nyaman.


" Apa ini kamarku " sambil melepas sepatunya yang telah membuat kakinya sakit dan terlihat sudah ada luka lecet di kedua tumitnya.


" Iya nona "


" Ini juga kamar Tuan Andros "


" Apa !. Bos mu akan tidur disini, di kamar ini, di ranjang yang sama denganku " alicia setengah tidak percaya dengan pendengarannya.


" Benar nona, Ini perintah Tuan Andros "

__ADS_1


Alicia hanya bisa menghela nafas karena tidak percaya dengan jalan pikirannya.


" Dan siapa aku harus memanggilmu " tanyanya


" Anda bisa memanggil saya pak min "


" Karena Anda sepertinya sudah lelah, saya pamit permisi. " pak min pamit dan menutup pintu.


* Aku ingin mandi air hangat dan sembunyi di bawah selimut. Ahhhh aku lelah sekali jerit**nya.*


Tok tok tok


3 kali ketukan di pintu sudah berhasil membuat jantung alicia rasanya mo copot, saat pintu di buka seorang gadis masuk.


" selamat malam nona. Tuan Andros mengirim saya untuk membantu melepas gaun pengantin anda "


" Kalau begitu cepatlah kemari dan cepat lepas kancing kancing di belakang ini "


" Aku ingin mandi air hangat, badanku sudah terasa gatal semua "


" Dan siapa namamu "


" Saya ani nona " dengan cekatan ani melepas kancing kancing itu satu persatu. Dan pergi ke ruangan yang ada di kamar itu yang ternyata kamar mandi, lalu segera mengisi bak mandi dengan air hangat.


" Saya sudah siapkan air hangatnya nona, anda sudah bisa mandi sekarang ".


" dan pintu yang sebelah sini " sambil menghampiri sebuah pintu pembatas ani menjelaskan kalau itu adalah ruang ganti baju sekaligus tempat di mana baju bajunya dan Andros di simpan.

__ADS_1


" Tuan juga berpesan. Sebelum mandi anda harus membaca pesannya terlebih dahulu " ani mengeluarkan lipatan kertas yang ada di sakunya dan menyerahkannya.


" Saya permisi nona. " ani pamitan berbalik dan langsung menutup pintu pelan.


Tinggal Alicia yang masih bengong mendengar semua ocehan yang baru saja di sampaikan pelayannya.


Dilihatnya lipatan kertas di telapak tangannya, karena penasaran di bukanya kertas itu.


Di bacanya tulisan yang ada di sana.


* Karena aku tidak mengijinkan kau membawa satu bajupun dari rumah lamamu maka kau harus memakai baju baju yang sudah di persiapkan di lemari. Dan segeralah mandi !. Pakai baju tidur yang berwarna merah. Aku akan segera naik saat urusanku di bawah selesai. * Andros


Apa apaan ini seperti anak kecil main surat suratan. Mandi ya mandi lagian aku emang ingin segera mandi kok. Rasanya begitu nyaman saat berendam di bak ini pikir nya


Ok saatnya melihat model baju baju pilihan sang bos. Penasaran alicia membuka pintu yang menghubungkan antara kamar ganti dan kamar mandi. Hal pertama yang membuat alicia penasaran adalah baju tidur warna merah yang di reques sang bos ingin alicia kenakan.


Saat membuka lemari kusus baju tidurnya dan baju tidur andros matanya hampir copot saat melihat model baju tidurnya.


" Apa apaan ini "


" ini sih bukan baju tidur ".


" Aku bisa mati kedinginan bila pakai ini "


Dan parahnya semua baju tidur alicia modelnya sama lingelie sexi, menerawang, menantang, dan super pendek dan lebih hebatnya lagi hanya warna warna lingerienya saja yang berbeda.


Rasanya alicia ingin menangis mengingat ucapan andros saat di altar ' selamat datang di surga yang ku ciptakan untukmu istriku sayang. '

__ADS_1


__ADS_2