Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Kedatangan sang mantan


__ADS_3

Andros dan Joo di kejutkan dengan keberadaan Lisa yang telah berada di ruangannya. Meski Joo tidak suka itu tapi dia tetap diam karena si empunya ruangan sepertinya tidak keberatan.


"Sudah lama menunggu disini Lisa ? " tanya Andros yang sudah duduk di kursi kerjanya.


"Sekitar setengah jam yang lalu" jawab Lisa sambil melihat jam tangannya


"Kau sudah ada gambaran atau rencana untuk ruangan ini. Karena aku tetap ingin tempat ini di dominasi warna hitam dan putih ".


"Andros.. Bukankah ruangan ini sudah berwarna hitam putih "


"Kalau begitu kau tak perlu mengganti warna cat dindingnya" seru Andros sambil menyalakan laptopnya tanda akan memulai pekerjaannya.


Sebenarnya Andros tak berniat merenovasi ruangannya karena sekarang ruangan itu masih terasa nyaman baginya.


"Apa kau nyakin ingin merenovasi ruangan ini ?" tanya Lisa


"Tidak "


"Lalu kenapa kemarin kau ingin aku merenovasinya"

__ADS_1


"Kau yang menyarankannya bukan aku."


"Dan Lisa kalau tidak ada lagi yang ingin kau katakan, bisakah kau keluar aku masih banyak pekerjaan". Andros memberi kode Joo yang malah main hp. " Joo... Antar Lisa keluar ".


"Ok... "


"Malam ini aku ingin mampir ketempatmu, boleh kan ?. Sudah lama aku tidak ke rumahmu Andros ".


Andros tampak berfikir sejenak. 'Kalau Lisa tau Alicia adalah istrinya bagaiman ? '. Maka "aku yang akan mengunjungimu Lisa, kau tidak perlu daytang ke rumah"


"Joo... "


"Iya Tuan..... Mari nona Lisa saya akan mengantar Anda"


***


"Aku tidak percaya bisa bertemu denganmu Alice ".


"Kau saja yang sombong tidak pernah kembali ke negara ini setelah malam itu Dion".

__ADS_1


Dion tersenyum kecut jika Alicia mengungkit masa lalu mereka. Yah Alicia adalah mantan pacar Alicia. Hanya karena salah paham yang pada akhirnya membuat hubungannya dengan Alicia menjadi buruk dan Dion lebih memilih pergi ke luar negri dari pada mendengar penjelasan Alicia.


Dan sekarang mereka di pertemukan lagi setelah hampir 5 tahun lamanya. Dion melihat kearah tangan kiri Alicia dimana terdapat cincin bermata berlian kecil di jari manisnya.


"Kau sudah menikah Alice ?" tanya Dion


Alicia ingat perjanjiannya dengan Andros jika di luar dirinya belum menikah meski dia harus tetap memakai cincin kawinnya. Dan Alicia tergoda untuk menjawab 'Belum' tapi takut dosa.


"Apa kau bertanya tentang cincin ini Dion ?" Alicia ganti bertanya. "Apa menurutmu cincin ini mirip cincin kawin."


"Tidak " jawab Dion mantap. " karena aku berharap kau belum menikah Alicia ". 'Entah aku harus senang atau sedih mendengar jawabanmu Dion'.


Belum juga Alicia menjawab pernyataan Dion, si sekretaris Joo sudah duduk di kursi lain meja yang menghadap kearahnya. Sedang mengetik sesuatu. Karena Alicia tidak merasa kalau akan terjadi masalah makanya dia kurang waspada dan kurangembaca situasi dan menganggap kehadiran Joo di restoran itu hanya untuk minum kopi.


Dan beberapa menit kemudian serasa ada perasaan tidak enak di dada Alicia. Terdengar suara langkah kaki yang menuju kearahnya atau lebih tepatnya saat ini ada di belakangnya.


"Dion... Kau sudah datang ". Andros mengulurkan tangan menjabat tangan Dion. "Kenapa kau tidak memberitahuku kalau kau sudah tiba disini. Aku kan bisa menyambutmu.


Gerakan samar yang di buat Andros di belakang punggung Alicia sudah membuat Alicia panas dingin. 'Malam ini habis kau sayang'. kira kira begitulah jika gerakan samar itu di gabung menjadi suatu kalimat.

__ADS_1


****


Hallo semua yang sudah mau membaca ceritaku ini. Saya ucapkan terima kasih banyak🙏. Ini adalah cerita pertamaku semoga kalian suka dan lebih suka lagi. 😀😀dan mohon dukungan kaliannya untuk Alicia dan Andros dengan ngasih like dan tanda ❤ untuk mereka...


__ADS_2