Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Ide Gila


__ADS_3

Sepanjang siang hingga malam Alicia memikirkan cara untuk membalas perlakuan Andros. Tapi apa ?, Alicia berjalan mondar mandir di dalam kamarnya 'aku harus membalasnya malam ini. Ayo cepat berfikir Alice. sesuatu yang bisa membuatnya merasakan sakit seperti yang kamu rasakan siang tadi. Sesuatu yang membuatnya kesal setengah mati. Sesuatu yang bisa menimbulkan rasa frustasi atas pembalasanmu. ' Alicia tampak berfikir keras.


"Ya Tuhan..... Tolong beri aku petunjukmu "


Alicia berjalan ke ruang ganti mengamati isi lemari pakaian lalu di tutupnya kembali karena tak ada ide di sana. Dia membuka buka semua isi rak lemari dengan lemas.


"Apa aku emang tidak di ijinkan membalas dendam ya ?" Alicia menatap langit langit ruang ganti. Sambil menghela nafas dia membuka rak terakhir di dekat pintu kamar mandi. Dan seperti ada aura positif di sana yang akhirnya Alicia menemukan ide balas dendamnya.


Alicia mengambil dua benda yang ada di rak itu dan segera membawanya ke kamar mandi tepat saat pintu kamar di buka.


Andros memasuki kamar dan mendengar suara pintu di tutup dengan keras. Dia mengernyitkan dahi memasuki ruang ganti mulai melepas satu persatu pakaian yang di kenakan hingga menyiakan celana boxer.


"Alice apa itu kau ?" Andros mengetuk pintu kamar mandi dan tidak ada jawaban.


"Apa kau tidak apa apa ?"


Tetap diam.


"Cepat buka pintunya atau ku dobrak paksa "


"Tidak perlu di dobrak. Kalau aku sudah selesai pasti aku akan keluar". Dasar orang tidak sabaran sekali.

__ADS_1


"Tapi kenapa musti di kunci. Kau tau kalau aku tidak suka !".


"Iya... Iya aku buka sekarang ". Akhirnya Alicia membuka pintu dan mempersilahkan Tuan besar


"Apa yang kau lakukan di dalam situ dengan pintu terkunci ".


"Mandi, memangnya apa lagi".


Androa mengamati Alicia sejenak sebelum dia masuk kamar mandi dan menutup pintu tanpa menguncinya.


Alicia sudah bersiap tidur saat Andros keluar dari kamar mandi dengan handuk yang di lilitkan di pinggangnya, kemudian melempar handuk lain ke arah Alicia. "Keringkan rambutku "


Karena aturan yang di buat Andros di rumah yang mengharuskannya bersikap layaknya pasangan suami istri yang bahagia. Maka dengan patuh Alicia bangkit mangambil handuk dan mulai mengeringkan rambut Andros dengan gerakan yang bisa di bilang gerakan kasar karena mata Andros sampai melotot marah ke arah Alicia sedang yang di pelototi tetap nyantai melanjutkan aksinya.


"tidak sayang... Mana mungkin aku seberani itu ?" Alicia meringis. Dan melanjutkanya dengan lebih lembut.


"Sudah kering. Apa aku boleh pergi tidur ? Karena aku sudah lelah ". Alicia menatap wajah tampan Andros lewat kaca di depannya.


"Hemmm"


Alicia menarik selimut dan mulai memejamkan matanya dan berniat tidur nyenyak malam ini.

__ADS_1


Seperti yang di pikirkan Alicia tadi Andros menyusul Alicia masuk ke dalam selimut memeluknya dari belakang dan menciumi mulai menciumi tengkuk hingga bahunya.


"Aku suka wangimu Alice ". Kalau suka ciumi saja terus


"Dan aku suka ini juga ".ehmm Alicia menahan desahannya saat Andros meremas dadanya. Dalam hati Alicia 'ayo lakukan terus sampai kau tidak tahan. '


Andros membalikkan tubuh Alicia hingga sekarang mereka saling berhadapan. Andros langsung mencium bibirnya, menghisapnya keras dan menggigitinya pelan. 'Gila kalau begini aku yang bakal terkabar' pikir Alicia frustasi sambil tetap menahan desahannya.


Alicia menahan nafas saat merasakan ada yang menusuknya di bawah sana saat Andros sudah melepas handuk yang di pakainya. Dengan cekatan Andros melepas gaun tidur yang di lakai Alicia hingga menyisakan delana dalamnya saja.


"Terlebih bagian ini adalah favoriteku ". Andros menyentuh bagian bawah sana dan langsung menghentikan ciumannya. Andros menatap Alicia yang sekarang berada di bawahnya.


"Apa ini ". Tanya Andros


"Maaf sayang.. Aku lupa memberitahumu. Karena salahmu juga menyerangku dengan tiba tiba hingga aku lupa kalau datang bulan. " jelas Alicia


"Kau sengajakan " Andros menggeram menahan napsunya.


"Sungguh.. Aku lupa sayang "


"Kapan datangnya ?, karena tadi pagi benda pagi benda ini tidak ada di sini. " Andros melihat ke bawah melihat juniornya yang sudah tegangan tinggi.

__ADS_1


"Baru saja, saat aku mengunci pintu kamar mandi tadi aku sedang memakainya". Alicia mengikuti arah pandangan Andros ke bawah tubuhnya dan melihat junior Andros kemudian melihat wajah Andros bergantian dalam hati Alicia bersorak riang gembira 'rasakan pembalasanku Tuan Besar'. Hahahaha..


__ADS_2