Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Janji Alicia


__ADS_3

Sudah hampir tiga jam Alicia duduk di meja makan menunggu kedatangan Andros. Dan sudah enam kali juga masakan di meja di panaskan agar saat di makan nanti masih tetap hangat. Alicia juga sempat tertidur di meja makan pak min merasa kasihan pada Alicia.


"Nona... " pak min membangunkan Alicia tanpa menyentuh tubuhnya. " Nona, bangunlah... "


Perlahan Alicia membuka matanya. "Apa Andros sudah pulang pak ?" tanya Alicia


"Belum Nona... Tapi ini sudah malam sebaiknya Anda makan duluan saja tidak usah menunggu Tuan Muda. "


"Terima kasih pak, tapi lebih baik aku istirahat saja di kamar karena lerera makanku sudah hilang. " Alicia menaiki tangga menuju kamarnya.


Setengah jam kemudian Andros kembali ke rumah besar dalam keadaan mabuk. Dua mengawal menopang tubuh Andros menaiki anak tangga menuju ke kamar, Karena para lengawal tidak ada yang berani masuk ke kamar Andros maka Joo yang turun tangan menggantikan pera pengawal itu masuk.


Di ranjang Alicia sudah bersiap untuk tidur setelah mengganti bajunya dengan gaun tidur. Saat melihat pintu kamar di buka dan melihat Joo masuk dengan Andros yang menggantung di lengannya, Alicia langsung menghampiri mereka berdua tanpa memperdulikan gaunnya yang tipis.

__ADS_1


"Ada apa dengannya Joo ?" Alicia mendekati Andros yang sudah ada di ranjang


"Tuan mabuk Nona... "


Joo meraih jubah tidur Alicia dan menaruhnya di tubuh Alicia. "Kenakan itu Nona, jangan membuat mata perawanku terkontaminasi "


Cihhh...


"Bukankah kau yang membelikan semua baju tidurku. "


Satu persatu baju Andros di lepas, sepatu dan kaos kaki juga, kini Andros tinggal mengenakan boxer saja. Saat Alicia ingin mematikan lampu Andros yang sadar keadaan langsung membalik tubuh Alicia cepat. Kini Alicia sudah ada di bawah Andros.


"Apa kau menikmati makan siangmu tadi sayang ". Dengan kejam Andros meremas dada kiri Alicia hingga Alicia meringis. "Kau pasti senang karena kekasihmu ternyata masih mencintaimu sampai kau harus berbohong padanya belum menikah ". Andros kali ini berbisik di telinga Alicia. " Apa kau sudah lupa aturan main dalam pernikahan ini sayang ?, atau aku yang terlalu lunak padamu akhir akhir ini hingga kau berani bermain di belakangku !". Di remasnya rambut Alicia hingga membuat kepala Alicia mendongak ke atas. Ada air mata di sudut sana dan Andros menjilatnya. "Bahkan tanpa seijinku air matamu tidak boleh sampai menetes setetespun. "

__ADS_1


Kemarahan Andros sudah berada di ujung batas kewajaran. Alicia mati matian menahan air matanya jangan sampai keluar.


"Maaf... Maafkan aku sayang ". Alicia mencoba meredakan amarah Andros dengan mengusap kedua lengan Andros


"Apa kau tau bahwa aku tidak pernah menerima suatu kesalahan apapun itu bentuknya. Apa lagi itu dari orang terdekatku sendiri. " Andros membelai bibir bawah Alicia. " apa kau masih akan bermain di belakangku sayang ?" tangan Andros ki i berada di leher Alicia meski tidak mencekiknya tapi sudah membuat Alicia sudah bernafas.


"Tidak saaayangg.... Aku tidak akan berani lagi ". Alicia ingin menangis dengan perlakuan Andros kali ini tapi takut.


"Berjanjilah padaku".. Pinta Andros


Alicia ingat saran Rey dulu sesuatu yang bisa dia gunakan untuk meredam kemarahan Andros dan saat inilah kesempatannya membuktikan saran Rey.


"Aku janji sayang... Aku tidak akan makukan kesalahan lagi. Aku janji akan tetap setia padamu. Aku janji tidak akan berdekatan dengan pria manapun termasuk Joo. Aku janji tidak akan berbicara dengan pria manapun termasuk Joo. Dan aku janji tidak akan pernah membuatmu marah lagi. Aku janji aku selalu menurut padamu. " kemudian Alicia mencium bibir Andros mengeluarkan semua kemampuan mencium yang dia bisa hingga dia merasa akan kehabisan nafas. Dengan nafas yang masih memburu seperti habis lari Alicia menangkup wajah Andros dengan kedua tangannya. "Aku juga berjanji padamu bahwa H**ati, Pikiran, dan Tubuhku** hanya milikmu ".

__ADS_1


Andos merasa puas dengan janji janji yang di sampaikan Alicia dan kini Andros berganti mncari kepuasan yang lain dengan mencium bibir Alicia, mereka bercinta sepanjang malam tanpa ampun. Andros benar benar menghukum Alicia dengan cara bercinta dengannya sepanjang malam. Alicia sudah pasrah menerima Andros berkali kali. Ini adalah pelajaran yang akan di ingat Alicia agar jangan pernah membuat Andros marah besar lagi jika tidak ingin bergadang setiap malam seperti malam ini.


__ADS_2