Aku dan Sang CEO

Aku dan Sang CEO
Malam Pertama


__ADS_3

Satu jam kemudian..


" Kau bisa pulang sekarang Joo " memijit keningnya andros beranjak dari tempat duduk dan berjalan membuka pintu.


" Aku harus ke LA, tapi sebelum kesana aku ingin semua urusan di sini harus selesai malam ini juga. "


" Ya tuan. "


Andros meninggalkan Joo yang dia tau pasti sedang menggerutu karena sudah malam begini masih saja di berondong banyak pekerjaan.


Andros berhenti di depan pintu kamar, saat membuka pintu dia melihat ke dalam kamarnya tetapi tidak di dapati keberadaan alicia di mana dia bhatin andros.


Pelan dia mendengar suara sumpah serapah dari ruang ganti dan itu pasti alicia pikir andros Sambil bersedekap dia bersandar di dinding kamar mendengar ocehan alicia yang menyumpahi dirinya tapi anehnya kenapa dia tidak merasa marah sama sekali tapi malah geli mendengar ocehan alicia bahkan dia sempat tersenyum, ya senyum yang jarang terjadi.


" Beraninya kau menyumpahiku " Andros mengagetkan alicia yang sedang membawa lingelie warna hitam.


" Ahh.. tidak. mana aku berani menyumpahimu " di sembunyikannya lingelie itu di balik badannya


" Kalau begitu cepat pakai itu " sambil menunjuk sesuatu yang di sembunyikan di balik badannya.


" Dan tunggu aku di tempat tidur, dan aku mau mandi, kau siapkan baju tidurku " di bukanya pintu penghubung antara ruang ganti dan kamar mandi.


" Tapi bisakah aku juga memakai baju tidurmu "


" Kenapa ? "


" Lihat " sambil menunjukkan baju tidurnya.

__ADS_1


" Tidakkah kau pikir kalau baju ini seperti kekurangan bahan ? "


" Pakai itu dan tunggu aku di tempat tidur " perintah andros tanpa mengindahkan protes alicia.


***


15 menit kemudian.


Andros sudah selesai mandi dan memakai baju tidur yang di siapkan alicia, berjalan keluar ruangan menuju tempat tidur di mana alicia berada.


Ada semacam buntelan di bawah selimut di atas kasur.


Di bukanya selimut di sisi satunya. Di lihatnya buntalan di sampingnya.


" Jangan bilang kau tidak pernah mengenakan itu sebelumnya "


" Jika aku bertanya kau harus jawab "


Tetap diam.


" Kau buka sendiri selimut itu atau aku yang akan menariknya paksa "


Masih tidak mendapat jawaban maka di sibaknya selimut itu dalam satu hentakan keras yang membuat alicia kaget setengah mati lalu cepat cepat dia menutupi tubuhnya.


" Beginikan lebih baik, aku bisa mlihat semua " dengan senyum jahatnya andros mendekat di tariknya tubuh alicia agar mendekat dengannya.


Di ciumnya bibir bawah alicia yang awalnya hanya sebuah kecupan menjadi ciuman yang menuntut. Begitupun dengan alicia yang awalnya pasif karena tidak ingin masuk ke surga milik andros akhirnya menikmati ciumannya juga.

__ADS_1


* Ada apa denganku ? Tidak mungkin aku menikmati ciumannya kan ? Ohh God aku bisa gila kalau begini. * Alicia


* Aku tidak pernah mengingini ini sebelumnya, sepertinya bibir ini akan menjadi candu untukku. Dan aku bisa merasainya sebanyak yang aku mau. * andros


Ciuman andros turun ke leher dan kembali ke bibir alicia kemudian pindah ke telinga kirinya. Kembali turun memberikan banyak seakali tanda merah di leher alicia tanda kepemilikannya.


Pelan dia menurunkan tali baju tidur alicia kembali di nikmatinya dada alicia dan di kecupnya dengan meninggalkan banyak tanda kepemilikan di sana.


* Rasanya ada sesuatu yang aneh di perutnya pikir Alicia. Apa begini rasanya melakukan hubungan intim. Apa lagi yang mau di lakukannya kenapa dia terus turun, ohh... Dia benar benar menyiksaku. *


Dan rasa sakit itu menghampiri alicia saat andros memasukinya. Dia hanya bisa menangis menahan sakitnya sambil mencengkeram sprei menahan rasa sakit dan panas di bawah sana.


" Tahan "


" Sebentar lagi kau tidak akan merasakan sakit lagi " janji andros. Behenti sebentar dari kegiatannya dan memberi waktu alicia agar tidak merasakan sakit lagi.


***


Lelah


Itu yang di rasakan andros malam ini, setelah upacara pernikahannya di lanjut resepsi privatnya dan sekarang setelah selesai melakukan kegiatan malamnya ini setimpal dengan rasa puas yang menghiasi bibirnya.


Di belainya pipi wanita di sampingnya yang sudah tertidur karena kelelahan setelah melayani kegiatan malam suaminya.


Di kecupnya kening alicia sambil berbisik di telinganya


" Wanita hebat "

__ADS_1


" Dan jadilah kuat karena lain kali tidak hanya tiga kali tapi aku akan melakukannya berkali kali sampai kau tidak akan sanggup untuk berdiri " sumpah andros sambil menggenggam rambut alicia dia tersenyum senang.


__ADS_2