
Begitu riuh di tempat pesta teh yang dihadiri beberapa Lady saja, para Lady duduk di meja bundar dan bersenda gurau.
Di pesta tersebut, mereka suka memamerkan kemampuan mereka seperti keahlian menyulam juga bermain musik, dan juga memamerkan aksesoris yang sedang tren di kalangan para bangsawan.
Tibanya Cayena dan Iriena di tempat pesta teh berlangsung, membuat semua orang di sana dibuat gempar.
Cayena memakai dress berwarna biru muda dengan campuran renda putih berbentuk bunga mawar di ujung-ujung dress, dengan rambutnya yang berwarna merah muda, menjadi begitu selaras dengan pakaian nya di tempat yang cerah.
Sedangkan Iriena, dress yang dia pakai berwarna merah muda di campur renda putih di gaunnya.
"Yaampun..! itu kan Lady Cayena, bukankah dia tidak pernah hadir di acara seperti ini meskipun mendapat undangan?!"
"Iya, benar! aku dengar dia sampai tidak punya teman lho.. karena tidak pernah ikut sosialita para Lady."
"Astaga, mimpi apa dia semalam, aku tidak percaya! tapi Lady Cayena begitu cantik dan menawan."
"Betul, dibandingkn Lady Iriena, Lady Cayena meskipun tidak terlalu banyak berdandan tapi masih lebih cantik darinya, ini pertama kali aku melihat Lady secantik Lady Cayena."
Semua membicarakan Cayena yang tiba-tiba datang, membuat orang riuh, meributkan dirinya. Mereka juga terkesan dengan kecantikan Cayena yang terlihat alami.
"Aku dengar dari tamanku, kalau Lady Cayena adalah wanita yang kejam dan pemarah." bisik para Lady yang membicarakan tentang Cayena.
"Apa itu benar? aku juga pernah mendengar gosip seperti itu, tapi aku belum yakin." sambung Lady lainnya.
"Ekhem! apa membicarakan diriku begitu seru?" tanya Cayena yang tiba-tiba sudah berada di dekat mereka.
__ADS_1
"La,Lady Cayena?! haha.. tidak, bukan begitu!
"Aduh.. kalian gimana sih, kenapa tidak mempersilahkan Lady Cayena duduk."
"Halo! aku Roselin Korner, yang mengundang para Lady dan juga Lady Cayena ke pesta teh ini, senang bertemu dengan mu."
Roselin Korner memperkenalkan dirinya ke Cayena karena pertama kali bertemu dengannya.
"Aku Cayena Aester, senang bertemu dengan mu juga!" balas Cayena dengan anggun.
"Terimakasih Lady Cayena dan Lady Iriena sudah hadir di acara pesta teh yang hanya mengundang beberapa Lady saja."
"Tidak perlu sungkan, Lady Roselin! sepertinya kamu sudah berusaha keras untuk membuat semua ini."
Para Lady yang diundang semua sudah datang di taman kediaman Korner, mereka duduk di tempat berlangsung yang di hidangi teh dan berbagai macam dessert di sediakan di meja bundar itu. Namun dengan kehadiran Cayena membuat suasana yang sebelumnya ramai menjadi hening seketika. Tidak ada yang berani membuka suara, para Lady merasa canggung dengan kehadiran Cayena tiba-tiba.
"Ada apa dengan ku? kalian terus menatap wajahku!"
Cayena yang melihat mereka yang hanya terdiam saja, ia pun mulai mengajak bicara.
"Ti,tidak ada, Lady Cayena! kami hanya kagum melihat kecantikan Lady." ucap Lady Roselin.
"Tapi sepertinya kalian terlihat canggung, apa karena aku, kalian seperti ini?"
"Ti,tidak, karena kami tidak memiliki bahan bicara jadi kami diam saja, begitu!" angkat bicara Lady lainnya.
__ADS_1
"Ho.. kalian terlalu begitu memujiku! kalau begitu aku punya hadiah untuk kalian semua."
"Wah... Lady Cayena akan memberikan kita hadiah?!"
Riuh para Lady mendengar perkataan Cayena.
"Ina! ambilkan hadiahnya." panggil Cayena sambil melambaikan tangan kanannya dengan dua jari.
"Baik, Nona!"
Ina pun bergegas pergi mengambil hadiah yang dimaksud Cayena ke dalam kereta kuda yang mereka tumpangi.
Tak lama, Ina sudah datang kembali dan langsung memberikan kepada semua Lady yang ada disana.
"Wah.. bukankah ini jepit rambut yang di rancang sendiri oleh desainer madam Elvis?!"
"ya benar, aku pernah melihatnya, aku sudah begitu lama ingin membeli jepit rambut dari desainer madam Elvis, tapi tak kurun juga, rancangan nya sangan sulit didapatkan kalau tidak kenal dekat dengan beliau, meski seorang bangsawan atas sekalipun."
Riuh ditempat mereka sekarang, melihat hadiah yang diberikan Cayena membuat mereka tergiur dan begitu senang.
"(Hm.. sudah aku duga akan seperti ini, semua Lady sangat tertarik dengan rancangan desainer madam Elvis yang Sulit didapatkan, tapi dengan ayah yang mengenal dekat dengan madam Elvis, aku yang memesan rancangan darinya tentu begitu mudah diapatkan. Aku juga sudah memberikan hadiah yang sama untuk Iriena, tapi tampaknya dia tidak senang)"
"Iriena, apa kamu tidak suka dengan hadiah yang aku berikan?" tanya Cayena ke Iriena yang sedang melamun.
"Ah! aku, aku sangat suka kok, kak!" balasnya yang sedari melamun.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian, pesta teh para Lady sudah berakhir, Cayena dan Iriena pun pulang bersama. Di tengah perjalanan di pinggiran hutan dan tebing, kereta kuda yang sedang mereka tumpangi tiba-tiba tersandung oleh batu yang membuat keseimbangan tak tentu, kereta kuda itu oleng dan terbentur pohon besar, sehingga mereka yang berada di dalam kereta terselungkur keluar.
Iriena dan kedua dayang tidak jauh terjatuh dari kereta kuda berada, tapi Cayena malah tidak ada di dekat mereka terjatuh, membuat mereka kebingungan setengah mati karena tidak menemukan salah satu Nona mereka.