
Menara yang begitu tinggi muncul tiba-tiba dari permukaan tanah, membuat orang yang tidak pernah melihatnya pasti akan merasa aneh dan tidak percaya adanya menara sihir yang tiba-tiba muncul begitu saja di tempat tanah yang kosong.
Cayena yang begitu antusias dan sangat penasaran apa rupa di dalam menara sihir, dia pun diajak masuk oleh para penyihir pada saat itu.
"Aku belum memperkenalkan diriku, dan maaf sudah membuat Nona kesulitan dengan situasi barusan." pria itu merasa bersalah.
"Ti,tidak, jangan terlalu dipirkan, aku tidak apa-apa." balas Cayena merasa canggung.
"Ini gara-gara anak tengik itu ribut di halaman, jadi aku muncul tiba-tiba tanpa aba-aba, ini juga salahku, aku minta maaf." ucap pria tersebut.
"Perkenalkan, namaku Zionn Belvis, ketua penyihir dari menara sihir, senang bertemu dengan Nona, Nona sangat manis." ucap pria itu memperkenalkan dirinya.
"(Aku sangat manis, katanya?!)" pangling Cayena.
"Aku Cayena Aester, senang juga bertemu denganmu." sambung Cayena memperkenalkan dirinya.
"(Duh... Dari kemarin aku terus bertemu para pria tampan tanpa di sengaja, dan sekarang bertemu lagi pria tampan yang lainnya, apalagi yang sekarang, orangnya begitu lembut, sopan dengan wanita, inilah dunia para cogan!!)" batin Cayena tak kuasa menahan godaan para pria tampan.
"Aester?! jadi kamu Nona dari keluarga Aester?" sahut Zionn.
__ADS_1
"Iya!" singkat Cayena.
"Kenapa kamu bisa ada disini, dan juga kapan kalian saling kenal?" Zionn penasaran keberadaan Cayena di kota Ann, dan juga kapan Grish mengenal Cayena.
"Kemarin aku menemukan Cayena pingsan di tengah hutan saat aku berburu, dia terluka jadi aku bawa dia ke penginapan untuk memulihkan lukanya." sahut Grish.
"Ternyata begitu! Apa sekarang kamu sudah baikan? apa yang telah terjadi sebenarnya denganmu?" tanya beruntun Zionn ke Cayena.
"Waktu itu, aku habis pulang dari acara pesta teh, dan pulang dengan kereta kuda, ditengah perjalanan melewati hutan dan tebing, kereta kuda yang aku tumpangi tersandung batu dan menabrak pohon besar, jadi aku terlempar keluar dan terjatuh ke tebing, entah kenapa aku tidak mendapatkan luka serius setelah terjatuh dari tebing. Mungkin saja aku lagi beruntung waktu itu." ucap Cayena.
"Beruntung? terjatuh dari tebing dan hanya luka ringan saja, bagaimana bisa, kecuali memiliki pelindung!"
"Bukan, maksudku seperti Mana (kekuatan dalam tubuh manusia). Sebagai orang yang memiliki itu, akan melindungi pengendali nya dari bahaya." ucap Zionn masih bingung dengan kejadian kecelakaan Cayena yang tak masuk akal.
"Tapi aku tidak memiliki kekuatan apapun! Itu hanya keberuntungan sedang berpihak padaku saja." ucap Cayena begitu yakin.
"(Tidak mungkin hanya sekedar keberuntungan! pasti ada penjelasan dan ada yang telah terjadi pada dirinya nya, aku juga merasa Cayena tidak biasa)" batin Zionn penuh pertanyaan.
"Hm.. kita anggap seperti itu dulu, tapi aku tidak sepenuhnya percaya dengan perkataan mu tadi."
__ADS_1
Zionn masih ragu dengan pernyataan yang Cayena katakan, dia berfikir ada penjelasan yang lebih lugas.
"Itu apa?" tunjuk Cayena yang melihat benda seperti bola.
"Itu adalah 'bola penentuan', di setiap orang yang memiliki roh sihir di dalam jiwanya, mereka akan di tentukan oleh bola penentuan itu, elemen apa yang mereka miliki, cara menggunakannya tinggal memegangnya saja, bola penentuan akan bersinar sesuai warna elemen yang mereka miliki." ucap Zionn menjelaskan.
"Apakah ini bisa disebut sistem untuk memudahkan pengguna... apa aku bisa memegangnya?"
Cayena begitu tertarik dengan bola penentuan tersebut yang sudah menarik perhatiannya, Cayena ingin sekali mencoba memegang bola penentuan itu.
"Boleh! hanya memegang saja tidak masalah." ucap Zionn.
Bola penentuan itu berwarna putih berkilau dan di tempatkan dengan sangat bagus di meja kecil dengan bantal di bawah bola penentuan tersebut.
Cayena yang dapat izin memegang 'bola penentuan' oleh Zionn, ia pun tidak tanggung-tanggung menghampiri bola penentuan itu dan memegangnya dengan sangat hati-hati.
"Wah.. aku bisa merasakan perbedaan bola penentuan dengan bola tendang di dunia ku sebelumnya."
"Eh! apa yang terjadi dengan bola penentuan ini? mengapa tiba-tiba bergetar dan terdapat sinar?"
__ADS_1
Cayena begitu panik melihat bola penentuan itu tiba-tiba bergetar dan beriringan dengan sinar begitu dia memegangnya.