Aku Dan Tujuh Pangeran Tampan

Aku Dan Tujuh Pangeran Tampan
Keinginan kuat dari Kahil


__ADS_3

"Bagaimana kalau mengobrol sambil minum?" Tawar Kahil pada Cayena.


"Sebuah kehormatan untuk saya." Balasnya.


Hoo, aku suka caramu! Kalau begitu tunggu disini, aku akan ambilkan Wine nya."


"Ah, itu... Saya tidak bisa minum Wine, sebaiknya jus saja boleh." Ucap Cayena.


"Baiklah! Lady cukup mengesankan." Ucap Kahil sembari tersenyum tipis.


Kahil yang berbalik dan akan melangkah pergi mengambil minuman, bertemu lah Raphaelo yang sedang berdiri di hadapannya. Ia tak menyadari bahwa Raphaelo ada di sana, membuat ia penasaran apa yang akan dilakukan kakak nya itu.


"Ah... Ternyata kakakku yang gagah, ya! Apa ada sesuatu yang membuat kakak kesini?" Tanya Kahil dengan sorot matanya yang tajam.


"Kenapa aku sudah berada di sini, males banget liat adik bermuka dua ini." Gerutu Raphaelo dalam hati.


"Pangeran Raphaelo!" Sahut Cayena yang menoleh setelah mendengar Kahil menyebut kakak nya barusan yang tak menyangka jika Raphaelo juga ada di sana.


Raphaelo yang mendengar panggilan namanya itu pun menatap Cayena lekat, mereka berdua saling menatap lekat dengan pikiran kosong mereka. Di tengah-tengah mereka terdapat Kahil yang sedang menyaksikan mereka bertatapan, membuatnya penasaran ada hubungan apa kakaknya dengan Lady cantik di samping nya itu.


"Ekhem! Sepertinya kakakku mengenal Lady manis ini, Lady juga memanggilnya begitu akrab."


"Hah?!" Cayena tersadar.

__ADS_1


"....Aku tidak kenal dia! Kamu juga sebagai Pangeran sebuah negara mengapa masih bersikap demikian, apa tidak ada waktu di mana tidak menggoda wanita?


Aku hanya menegurmu kali ini saja sebelum ayah melihatmu." Tegas Raphaelo.


"Apa? Tidak kenal?" Batin Cayena.


"Hng!" Kahil mendengar perkataan Raphaelo itu pun ia tersenyum tipis di sudut bibirnya menandakan sebuah arti tersembunyi.


"Apa maksud kakak, aku hanya menyapa Lady yang sendirian di teras balkon saja, apa itu salah? Atau... Apa kakak sungguh mengenalnya dan berpura-pura tidak kenal?" Tanya Kahil menekan Raphaelo dengan pertanyaan.


"Yah! Kalau kamu tidak memiliki hubungan dengan Lady manis ini, jadi aku bisa dong mendapatkan nya." Ucap pelan Kahil di dekat samping telinga Raphaelo.


Mengenai Kahil yang mengatakan hal itu membuat Raphaelo terdiam sejenak, ia merasa tak terima ucapan Kahil barusan.


Dan, apa kamu sebegitu penasarannya ingin tahu hubungan kami?" Lirihnya.


Awalnya Raphaelo mengatakan tidak kenal Cayena agar wanita itu tidak ikut dalam pertempuran saudaranya, namun dengan karakter Kahil yang sangat antusias dan selalu tidak bisa ditebak membuat ia khawatir bila Cayena akan terjadi sesuatu nantinya.


Raphaelo tidak ada jalan lain untuk mencegah Kahil mendekati Cayena, ia merasa tidak bisa tinggal diam bila itu wanita di hadapannya. Sejak Kahil menjadi penggoda wanita, dia tidak pernah ikut campur urusan Kahil, namun sejak Kahil mendekati Cayena ia merasa tidak terima, dan mungkin dengan caranya bisa mencegah keinginan Kahil pada Cayena.


"Kenapa atmosfer mereka berdua sangat tidak biasa, aku sedikit merinding, situasi sekarang rasanya tidak mudah." Batin Cayena yang tengah menyaksikan perdebatan dua pria di hadapannya.


Setelah Raphaelo mengatakan bahwa Kahil penasaran akan hubungan mereka itu, ia pun melangkah maju dan merangkul pundak Cayena.

__ADS_1


Sontak Cayena kaget akan dekapan yang Raphaelo lakukan padanya, begitu banyak pertanyaan dan situasi yang sekarang semakin mencekam bagi Cayena.


"Eh?" Ucapan yang keluar dari mulut Cayena karena masih bingung akan situasinya sekarang.


"Aku tadi hanya pura-pura tidak mengenal dia untuk menyembunyikan fakta dari mu! Namun situasi sekarang sudah berubah, jadi sebaiknya aku lebih baik jujur saja.


Sebenarnya aku mengenal nya dan masih banyak yang ingin aku ketahui juga darinya, karena itu aku tengah mengejar Nona Cayena.


Maka dari itu, jangan macam-macam dengan nya." Tegas Raphaelo panjang lebar.


"........" Hening~


"Bwahahaha....!! Tampaknya tidak semudah yang aku kira. Ternyata kakakku yang berhati dingin bisa menyukai wanita juga! Hahaha... Aku kira sampai matipun tidak akan pernah tertarik oleh seorang wanita.


Haah, malam ini banyak kejadian yang mengejutkan, ya! Menarik, menarik!" Ucapnya dibarengi tawaan.


Kahil masih tak percaya bila Raphaelo mengatakan hal yang tidak pernah dia dengar, namun Raphaelo yang mengungkapkan di hadapannya itu membuat Kahil terkelitik dan mencoba mencerna ucapan kakaknya tersebut.


"Sebenarnya aku masih tidak percaya dengan perasaan mu terhadap Lady Aester, tapi ini sungguh menarik minat ku untuk bersaing mendapatkan hatinya. Aku belum pernah bersaing dengan mu untuk mendapatkan hati dari satu wanita, aku sudah menantikan hari ini.


Jadi mulai sekarang bagaimana kalau kita bertarung mendapatkan hatinya!" Ucap Kahil dengan senyuman menyeringai nya.


Pernyataan dari Raphaelo membuat Kahil malah tidak memudar untuk mengejar Cayena, ia malah semakin tertarik dan niatnya semakin menggebu-gebu ingin mengalahkan kakaknya untuk mendapatkan hati wanita itu.

__ADS_1


Akankah Raphaelo menyetujui keinginan Kahil untuk bertarung menaklukkan hati Cayena? ....


__ADS_2