
"Haih, sudah lama tidak melihat Cayena!" Gumam Grish dibarengi helaan yang tengah mala rindu.
Grish sudah beberapa hari ini tidak bertemu Cayena membuat dia dilema kerinduan. Grish tidak dapat pergi keluar mengunjungi Cayena karena ia tengah di kurung di kamarnya yang ada di Mansion keluarga Dollainer.
Karena Grish tidak pernah patuh diam di rumah, keluarga nya terutama kakak tertuanya pun terpaksa mengurungnya untuk merenungkan diri.
Lysen Dollainer adalah kakak kandung Grish, ia adalah pewaris tahta Duke di kota Ann selanjutnya. Lysen berumur 29 tahun, kesan bagi kalangan rakyat di kota Ann, Lysen adalah seorang yang ramah tamah dan terbuka. Beda halnya dengan kesan adiknya, Grish.
Lysen dimata Grish adalah kakak yang kejam, pengatur, cerewet! Ini yang membuat Grish tidak betah bila berada di rumah.
Semua hal tentang Grish akan di serahkan pada kakaknya, ibu dan ayahnya tidak akan mencampur urusan Grish bila kakaknya sudah bertindak untuk mengurus adik kesayangan nya.
Lysen melakukan hal demikian untuk kepentingan Grish juga, karena Lysen ingin melihat adiknya dapat di andalkan sebagai seorang pria, bukan cuma bisa main dan keluyuran di luar saja, ia sejak kecil telah membimbing Grish dengan keras dengan begitu dia bisa tenang bila sudah dewasa dan bisa mempercayakan dia memegang bisnis keluarga.
Namun kalanya Grish masih saja nakal dan tetap diam-diam kabur lewat jendela, alhasil jendela kamarnya sekarang sudah ditutup dengan besi agar tidak dapat kabur lagi.
Grish yang sekarang dapat di kurung adalah dengan cara menipu dia di beri kabar bahwa ayahnya jatuh sakit dan ingin bertemu Grish. Alhasil Grish pun pulang tanpa berprasangka bila itu hanya siasat keluarganya saja untuk menipu dia.
Jadi begitulah cara keluarga nya memancing Grish untuk pulang, berbagai macam trik mereka lakoni untuk menipu Grish hanya untuk dia dapat pulang dengan sendirinya.
...*****...
Di acara pesta -
__ADS_1
Masih seperti biasa, pesta begitu ramai dan meriah.
Cayena masih berada di teras balkon, dimana ia sedang menenangkan dirinya yang tidak terbiasa mengikuti pesta.
Di saat itu pula Cayena tiba-tiba di sapa oleh seorang pria yang menghampiri nya dari belakang.
"...Ternyata masih ada Lady yang tidak suka keramaian dan lebih suka menyendiri di pojokan." Sahut seorang pria yang menghampiri Cayena dari belakang.
"Siapa sih yang datang dan mengganggu suasana tenangku ini?!" Batin Cayena kesal.
Cayena pun berbalik ke belakang dan melihat orang yang telah mengganggu ketenangannya itu.
"Hoo... Ternyata Lady yang sangat manis, ya!" Sahutnya.
"Lady yang manis... Kenapa diam saja! Apa ada sesuatu yang membuat Lady tidak nyaman?" Tegurnya yang melihat Cayena hanya terdiam tidak meresponnya.
"Ah! Maaf, saya tadi mengingat apa saya mengenal anda..." Ucap Cayena.
"Haha, seharusnya saya yang minta maaf karena tiba-tiba menyapa anda dan tidak memperkenalkan diri."
Jadi, Lady benar-benar tidak mengenal saya? Saya kira semua Lady mengenal baik siapa saya, ternyata masih ada yang belum tahu, ya... Kalau begitu saya akan memperkenalkan diri terlebih dulu! Saya Kahil Lancaster, senang bertemu dengan anda."
Kahil Lancaster adalah putra kedua dari Kaisar Lancaster. Dia memperkenalkan dirinya dengan sopan di depan Cayena.
__ADS_1
"Kahil, Kahil Lancaster?! Dia, dia ternyata pangeran kedua Lancaster dan adik dari pangeran Raphaelo. Dia adalah tokoh utama pria kedua, kenapa aku bisa di sapanya bukannya Iriena yang sebagai tokoh utama wanita.....!
Duh... Dia kenapa juga begitu sopan padaku, aku juga tidak menyadari bahwa dia adalah pangeran ll. Ini kan pertemuan pertama Cayena jadi wajar saja tidak ada ingatan dari rupa pangeran ll sebelumnya." Batin Cayena panik dan tak menyangka.
"Lady manis?!" Sapa Kahil.
"Ah, maaf, saya melamun lagi." Ucapnya.
"Saya Cayena Aester! Senang juga bertemu dengan yang mulia pangeran."
"Lady Aester, ya! Jadi saya bertemu dengan Lady yang cantik seperti gosip orang-orang."
"Haha... Yang mulia pangeran begitu berlebihan."
"Itu kan... Kahil, kenapa dia ada di teras balkon, dengan siapa dia berbicara disana?" Batin Raphaelo.
Raphaelo tengah duduk sendirian, semua Lady terus menatap Raphaelo, namun mereka tidak ada yang berani mendekatinya.
Dan Raphaelo tidak sengaja melihat adiknya Kahil yang tengah berada di teras balkon, karena tak biasanya Kahil berada di sudut yang sepi tanpa banyak dikerumuni orang, jadi Raphaelo penasaran siapa bersama Kahil berbincang di tempat yang sepi. Tak biasanya juga Raphaelo yang enggan mengurusi masalah Kahil, namun entah mengapa dia begitu penasaran dan Ia pun menghampiri Kahil dan mendapatkan Kahil berbincang bersama Cayena.
Raphaelo melihat di sudut jendela, dia memerhatikan Kahil dan Cayena. Biasanya Kahil suka menggoda wanita dan mempermainkan wanita, Raphaelo merasa cemas bila tergetnya sekarang adalah Cayena.
Raphaelo awalnya tidak akan peduli, toh dia juga bukan siapa-siapa nya Cayena, namun kakinya seakan tidak bisa dikendalikan dan melangkah ke arah mereka, tanpa di sadari Raphaelo sudah berada di hadapan mereka berdua sekarang.
__ADS_1