Aku Dan Tujuh Pangeran Tampan

Aku Dan Tujuh Pangeran Tampan
Beli gaun untuk pesta


__ADS_3

Keesokan harinya_


"Hari ini aku bisa istirahat dengan tenang tanpa gangguan. Pangeran Raphaelo juga kemarin setelah mengingat kan aku kejadian kemarin malam yang memalukan dia pun langsung pulang setelah itu.


Dan akhirnya hari ini aku bisa bersantai...


Tapi bosan juga kalau satu hari di kamar tanpa smartphone, biasanya di kehidupan ku sebelumnya kalau libur kerja pasti berdiam di


kosan dan main ponsel."


"Nona... Nona Cayena!" Teriak Ina tengah berlarian ke kamar Cayena.


"Ina.. Kamu kenapa sih, apa yang terjadi?"


"Nona, ada kabar bagus!"


"Hm?"


"Katanya besok ada pesta yang di adakan di istana negara!"


"Pesta yang diadakan di istana negara?!"


"Ya! Pesta yang di adakan oleh Kaisar untuk merayakan ulang tahun negara dalam satu tahun sekali, dan keluarga count diundang pada acara berkala ini dengan resmi. Maka dari itu Nona juga harus ikut ke acara pesta itu. Tapi jika Nona tidak berkenan pergi seperti sebelumnya.. Ina juga tidak memaksa." Ucap Ina.


"Kamu dengar dari mana?" Tanya Cayena.

__ADS_1


"Waktu saya tengah melewati koridor, saya melihat Tuan count bersama seorang pria dengan memakai tanda pengenal dari istana Kekaisaran, beliau dan pria itu berada di taman tengah sedang berbincang... Karena saya mendengar kata akan 'diselenggarakan pesta' jadi saya penasaran dan saya memberanikan diri menguping perbincangan beliau lebih dekat, memang sikap saya begitu lancang, tapi waktu itu saya benar-benar tidak bisa terkontrol. Dan saya juga melihat surat undangan yang tengah diberikan kepada Tuan count yang di cap merah dengan tanda milik Kekaisaran. Begitu pula saya langsung bergegas kesini untuk memberitahu Nona... Yah, meskipun nanti juga Nona akan dikasi tahu oleh Tuan count sendiri." Ucap Ina panjang lebar.


"Hm.. Pesta, ya! Ini cukup bagus untuk mencari patner untuk relasi ku kedepannya." Gumam Cayena.


"Aku akan ikut." Ucapnya dengan semangat.


"Eh? Nona benar-benar akan ikut?" Tanya Ina untuk memastikan.


"Ya! Kalau begitu ayo pergi beli gaun baru untuk pesta."


"Baik!" Seru Ina bersemangat.


"Nona Cayena sepertinya sudah benar-benar berubah." Batin Ina ikut senang.


Di dalam kereta kuda_


"Mungkin saja, karena Iriena memiki dayang yang cekatan, mungkin saja dia sudah tahu sebelum undangan tiba."


"Begitu, ya... saya kurang cepat, jadi mereka lebih tahu duluan!" Ucap Ina sedikit murung.


"Tidak juga, meskipun sedikit lambat tapi kamu sudah berusaha."


"Mm, iya! Ngomong-ngomong tinggal lima hari Nona ulang tahun, kan... Ina tidak sabar melihat Nona bertambah besar."


"Iya, yah! Aku tidak ingat hal yang penting." Sahut Cayena.

__ADS_1


"Duh... Nona! Hal yang begitu penting saja Nona bisa lupa."


"Jadi, tinggal lima hari umurku sudah masuk yang ke 15, ya!"


"Benar, Nona! Tidak lama lagi nona akan beranjak dewasa dan Nona juga sebentar lagi akan Debutante (upacara kedewasaan)."


"Hm.. Secepat itu! Memang kalau disini, wanita yang umur 15 ke atas sudah mulai bersosialisasi dan sering dapat undangan pesta. Kalau bagi lelaki, umur yang ditentukan beda setahun dari wanita, para lelaki akan debut pada umurnya sudah 16 ke atas." Batin Cayena.


"Kalau umur mu berapa?" Tanya Cayena pada Ina.


"Umur saya? Kalau umur saya sekarang 13 dan satu minggu mendatang saya akan berumur 14, Nona." Jawabnya.


"Oh! Jadi beda setahun, ya! Kamu ingin hadiah apa nanti?" Tanya Cayena.


"Haha... Nona tidak perlu memikirkan saya, bukannya Nona juga akan ulang tahun lebih dulu dari saya, jadi saya yang seharusnya memberikan hadiah untuk Nona." Balas Ina.


"Hm...."


Debutante atau upacara kedewasaan di selenggarakan pada saat pria dan wanita sudah dibilang cukup umur.


Upacara kedewasaan wajib di laksanakan bagi anak-anak remaja untuk memudahkan mereka mengenal sosial dan sebagian juga di tempat itu para wanita dan pria mencari pasangan. Upacara kedewasaan itu sendiri sudah melekat pada budaya Kekaisaran, bagi masyarakat biasa maupun para bangsawan melakukan acara tersebut dengan maksud tertentu. Pesta dapat diadakan di tempat-tempat yang di inginkan, bagi debutante para bangsawan, mereka biasanya akan mengadakan pesta di kediaman si pengundang pesta tersebut, lain bagi masyarakat biasa melakukan pestanya di rumah maupun tempat-tempat yang luas.


Siapapun bisa dapat membuat pesta debutante bila mampu menyelenggarakan nya saja.


Si pengundang pesta biasanya akan mengundang tamu yang diinginkan nya, karena itu tergantung keinginan si pengundang saja.

__ADS_1


Bila sudah debutante, mereka dapat dengan mudah membaur ke dalam sosial masyarakat maupun sebagainya.


__ADS_2