Aku Mencintai Kakak Kelas

Aku Mencintai Kakak Kelas
Katrina Jatuh Cinta


__ADS_3

Setelah Aku keluar dari perpustakaan, Aku melihat kak Katrina sedang bergosip ria sepertinya menceritakan David. Aku mengendap-endap mencoba mendengarkan pembicaraan mereka


"Kenapa sih David selalu menghindar dariku?"


ucap Katrina kesal


"Sabar dong, mungkin dia belum mencintaimu" jawab Kila menyabarkan Katrina


Dasar gemuk, lihat dirimu gemuk begitu bagaimana David bisa mencintaimu. gelak tawa Kila dalam hati


"Padahal aku mencintainya loh"


"iya, aku tahu itu , tapi mau bagaimana lagi dia belum ada rasa samamu"


"hemm kesel" wajah Katrina sangat kesal.


"Mending kita ke kantin makan dari pada disini!" ucap Kila menenangkan hati Katrina


"yaudah deh aku nurut kamu aja" sambil mengikuti langkah Kila


Apa! kak Katrina mencintai David? kok bisa? tapi temanku itu memang keren sih.hahaha senyumku penuh diwajah.


Aku berjalan menuju kelas karena jam pelajaran sebentar lagi dimulai. selang beberapa lama bel masuk pun berdering para siswa siswi berbondong-bondong masuk kelas. Guru mulai memberikan pelajaran pada kami. Ingin rasanya ku ceritakan pembicaraan Katrina pada David namun, sebaiknya tidak perlu.

__ADS_1


"Ki tadi aku melihatmu bersama kak Sarah"


David melihatku tadi? tapi, mengapa aku tidak melihatnya?


"Ki aku merasa kau suka dengan kak Sarah"


"Tidak Vid, aku hanya menganggapnya kak kelas tidak lebih"


"Jangan menyembunyikan sesuatu padaku Ki" aku mengalihkan pembicaraan "David sebaiknya kita belajar pahami pembelajaran yang diberikan."


Bel pulang berdering dengan merdunya, murid-murid tersenyum dengan bahagianya. Aku berjalan menuju gerbang bersama David sambil menunggu jemputan David. Gubrakk kak Katrina menabrak David dari depan. David hampir terjungkal namun, karena badan David yang kuat sanggup menahan keseimbangan


"Hei gemuk! jalan lihat-lihat" amarah David terpancar dari ekspresi wajahnya.


Kak Katrina menggeret tangan David menjauh dariku. "Apa yang ingin kau bicarakan?" tanya David dengan emosi. "Aku merasa kau menjahuiku dan menghindar dariku belakangan ini" sedih Katrina. "Terus kenapa?" David semakin marah. "Aku merasa aku, aku, aku"


"Apa sih?" tanya David kesal


Si gemuk ini udah menabrakku, membuang waktuku dan berbicara tidak jelas begitu. gerutu David dalam hati.


"Ayo katakan! kau membuang waktuku gemuk"


"berhenti memanggilku gemuk"

__ADS_1


jadi kau mau dipanggil apa? sayang, yang benar saja?"


"Hehe jangan panggil begitu panggil kak Katrina aja" senyum manja terpancar di bibir kak Katrina.


"Sudah berhenti basa basi! katakan apa yang ingin kau katakan!" seketika mobil berhenti tepat di samping Katrina dan David. nona Katrina ayo naik! tuan dan nyonya sedang undangan jadi nona Katrina harus ikut, maka dari itu segera naiklah. kita tidak punya banyak waktu"ucap sopir Katrina.


"Baik pak".


Aku belum sempat mengutaran perasaanku padanya. tapi setidaknya aku bisa melihatnya dari dekat sudah membuatku sangat bahagia. Hatiku berdebar kencang saat melihat wajahnya. tubuh tinggi putihnya, aroma pakaiannya, hidung mancungnya. Andai dia bisa merasakan apa yang ku rasakan. Katrina


Aneh sekali si gemuk itu, maunya apa sih? Membuatku kesal saja. David


David menghampiriku dengan wajah kesalnya "Vid, dia sudah mengatakannya?" wajahku berbinar penasaran. "Mengatakan apa?" David semakin penasaran dengan perkataanku. "Jadi dia belum mengatakannya?"


Apa sih maksud Riki, memang si gemuk mau mengatakan apa padaku?


"Riki maksudmu apa? mengatakan apa?"


"ya sudahlah berarti dia belum mengatakannya" jawabku cepat


ih, Riki kau membuatku pusing.


David, kak Katrina mencintaimu. Mengapa kau tidak sadar itu? gerutuku dalam hati

__ADS_1


Mobil jemputan David berhenti di samping kami, setelah pak supir membukakan pintu, Aku dan David masuk. Aku melihat wajah David yang sangat kesal.


__ADS_2