Aku Mencintai Kakak Kelas

Aku Mencintai Kakak Kelas
Tes kemampuan


__ADS_3

Aku dan David masuk kelas, kemudian guru matematika masuk dan memberikan pelajaran dengan sangat efisien dan mudah dipahami. Kami mendengarkan setiap apa yang dijelaskannya. Setelah itu, bel istirahat berbunyi. Guru bidang studi olahraga mendatatangiku dan Davd. Dia memerintahkan aku dan David untuk mengikuti tes perlombaan berenang sebelum menjadi wakil sekolah International School. Kami mengganti baju seragam sekolah dengan baju renang. Kemudian kami menuju kolam berenang sekolah. Disana ternyata sudah ada, kak Adrian, kak Sarah, kak Dini, kak Tio dan kak Laura.


Pak Gali adalah guru olahraga yang akan memberikan tes sebelum kami benar-benar ikut perlombaan berenang di SMA Merci. Pak Gali memberikan intruksi, arahan, dan pembelajaran cara berenang baik dan benar. Setelah itu dia melihat cara berenang kami. Aku yang paling buruk dalam melakukan renang tersebut menurut pandangan dia dan semua orang.


"Riki, kau tereliminasi" Pak Gali marah dan menyuruhku keluar dari tes tersebut. "Baik pak, saya memamg tidak punya kemampuan. Aku tertunduk lesu.


Riki tidak boleh tereliminasi, dia harus menjadi wakil sekolah International School. Ini adalah kesempatan untuk mempermalukannya di sekolah Merci. Aku yakin dia bakal menjadi peringkat terakhir dan tantangan tersebut dimenangkan olehku. Kemudian dia keluar dari sekolah ini. Ini adalah rencanaku, tidak boleh gagal. Batin Adrian

__ADS_1


"Pak, ku mohon beri Riki kesempatan, dia punya kemampuan pak" ungkap Adrian yang mengiginkan aku ikut bertanding. "Tidak Adrian, masih banyak yang lebih hebat dari dia." Pak Gali membantah. "Pak kalau Riki tereliminasi aku tidak mau ikut pak, Riki lah yang telah mendaftarkanku. Kalau dia tidak ikut. Aku juga tidak mau" Ungkap David panjang lebar


Kalau aku mengeliminasi Riki, David bakal tidak ikut. Gawat ini, bisa-bisa aku tidak dapat bonus dari kepala sekolah. David sangat hebat berenangnya dia pasti menang. Ya sudah biarkan si Riki itu ikut walau tidak punya kemampuan hebat asalkan David ikut, kalau dihitung hitung jika David, Adrian dan Tio sudah kupastikan mereka juaranya nantinya. Baiklah aku akan menuruti keinginan David


Pak Gali sampai begong memikirkan bonus yang akan dia dapatkan apabila wakil dari Internationak School menang.


"Baiklah, saya sudah putuskan diantara kalian tidak ada yang tereliminasi, tapi khusus untukmu Riki, siap-siap akan kalah. Aku menunduk malu karena sudah diberikan lebel sebagai orang yang kalah. "Iya pak, saya sudah sadar sangat sadar diri." Aku masih tertunduk lesu.

__ADS_1


Setelah itu, kami kemudian menuju ruang ganti pakaian tidak jauh dari kolam berenang tersebut. Karena tesnya sudah selesai.


"Ki, kau berenang sangat buruk?" kau yakin akan mengalahkan Adrian?" tanya David sangat menghawatirkanku. "Jangan khawatir Vid, kalau tuhan sudah berkendak takdirku sekolah disini, walaupun rintangannya sulit pasti akan mampu ku lalui. Namun sebaliknya ketika tuhan tidak menakdirkanku sekolah disini, maupun rintangannya semudah membalikkan telapak tangan sekalipun akan tidak mungkin ku lalui. David tersenyum mendengar jawabanku, hatinya mulai tenang dan tidak khawatir. "Iya kau ada benarnya juga"


Bel istirahat selesai semua murid-murid masuk ke kelasnya masing-masing. Aku merasa sangat lapar karena waktu istirahat tadi, telah direngut oleh pak Gali.


"Pak boleh tidak kami ijin makan" Tanyaku pada pak Indra guru bahasa Indonesia. "Memangnya kalian tadi istirahatnya kemana? kok tidak makan dulu, ini udah mulai pelajaran loh nak" Ucap pak Indra yang tidak tahu kami dari mana. "Pak, tadi kami dites kemampuan berenang oleh pak Gali. Kalau tidak percaya pada kami tanya saja pada bapak itu" Ucapku memberi penjelasan pada pak Indra. kemudian pak Gali muncul dihadapan kami. "permisi pak, pak saya mau mengijinkan David dan Riki untuk makan, karena waktu istirahat mereka telah saya ambil." Ucap pak Gali meminta ijin untuk kami. "Baiklah pak, kalau begitu saya ijinkan. Upayakan murid-murid yang lain tidak tahu kalau mereka makan di jam pelajaran. Padahal sebenarnya mereka mengikuti tes bapak" saran pak indra kemudian pak indra tersenyum dan mempersilahkan aku dan David makan. "Iya pak saya sudah sangat tahu peraturan sekolah ini"ungkap pak Gali yang memang sudah tahu, dan sudah lama mengajar "Terima kasih pak" Aku dan David serentak mengucapkan terima kasih dan menundukkan kepala kami sopan

__ADS_1


__ADS_2