Aku Mencintai Kakak Kelas

Aku Mencintai Kakak Kelas
Hari minggu


__ADS_3

Aku bangun pagi dengan segar sekali. Menatap langit-langit rumah. Aku segera menuju kamar mandi membersihkan tubuhku. Setelah itu aku sholat subuh, makan dan keluar rumah. Lari-lari kecil, memberi makan kelinci kecil dan ikan koki yang diperintahkan ibu kak Sarah. kelincinya sangat munggil dan lucu, begitu yang ku lihat. Aku mulai membersihkan taman kak Sarah. Sebenarnya mereka tidak pernah menyuruhku untuk membersihkan taman tersebut. Namun, aku harus sadar diri sudah numpang hidup bersama mereka. Setelah semua beres, aku masuk ke dalam rumah, mencuci tanganku dan duduk di depan televition. Aku mulai melihat siaran yang menurutku menarik kemudian bunyi ponselku yang terus berdering. Aku melihar ponselku


"Ki bersiap-siap lah, kita akan ke kolam berenang citra untuk latihan renang"


"Baiklah Vid, aku siap-siap dulu.


"Sampai ketemu di kolam berenang."


"Oke, vid sampai nanti."


Kemudian ponsel ku tutup dan ku letakkan di dalam laci. Aku segera mengganti baju. Aku keluar rumah dan mengambil sepedaku. Aku menuju kolam berenang citra. Di depan tempat masuk para pengunjung sudah terdapat David, dan kak Dini.

__ADS_1


"Ayo kita masuk!" perintah David.


"Kita belum membayar untuk masuk Vid, ayo bayar dahulu" ucap kak Dini. David tersemyum. "Tidak usah kak, ini juga milik papaku, kak" jawab David tersenyum manis.


Waaaah David hebat juga ya, kekayaannya kemana-mana. Batinku


Kami menuju tempat yang paling kami nyaman dan sukai.


"nah, ini kolam berenang favoritku." ucap David pada kami. "Iya Vid, bagus" senyum kak Dini senang. "Oke tunggu apa lagi? ayo kita berenang." Senyum David. "Baiklah, kita ganti baju terlebih dahulu." saranku pada mereka.


"Hahaha, Maaf ya aku tidak tahu." David tampak kesal dan tidak mau melanjutkan pembicaraan mengenai yang tadi. "Udah ayo kita ke kolam berenang tadi" ajak David menarik tanganku.

__ADS_1


Aku dan David berjalan santai menuju kolam, kemudian kami masuk kedalam kolam. Airnya sejuk dan agak terasa kaporit di kolam berenang tersebut. Aku dan David hanya mengenakan bokser saja.


"Apa yang kakak lihat?" tanyaku pada kak Dini. glek, kak Dini menelan ludah. "tubuhmu udah berisi dan tampak maco dek" ucap kak Dini malu. "Iya kak makasih, ini berkat olahraga, menjaga pola makan dan belajar dari David" Aku tersenyum melihat kak Dini terus menatapku namun pikiran kak Dini buyar melihat dada David yang merah. "Vid, itu kenapa?" tanya kak Dini mulai penasaran. David menarik nafas panjang dan mengeluarkannya.


Aduh bagaimana ini, kok kak Dini nanya ini segala si?


"Hanya jatuh kak, semalam aku terjatuh" bohong David menutupi kesalahan Katrina di depan Dini yang merupakan teman satu kelas Katrina


David kok bohong si, aneh Batinku dalam hati.


"iya dek, lain kali hati-hati" ucap kak Dini perhatian. Kemudian dia mengajarkan cara berenang yang benar dan salah. Aku terus gagal dalam percobaan tersebut.

__ADS_1


"Riki, kamu bakalan kalah kalau gagal terus. Kakak gak rela, kalau kamu dikeluarkan dari sekolah karena kalah tantangan dari Adrian." "Sudah lah kak, tidak apa-apa mungkin waktuku bersama kalian tinggal seminggu lagi. Mungkin ini takdirku, secepat ini harus berpisah dari kalian." David tampak kesal dan marah. "Ini tidak boleh terjadi, kau akan tetap sekolah di International School. Aku yakin kau bisa Ki. Ayo kita berlatih lebih hebat lagi agar mengalahkan ketua osis yang gila itu."


David bersemangat sekali. Hahaha. Aku tertawa dalam hati melihat ekspresi lucu David.


__ADS_2