Aku Mencintai Kakak Kelas

Aku Mencintai Kakak Kelas
Ulang Tahun


__ADS_3

Di pagi hari seperti biasa aku melakukan kewajibanku karena pada dasarnya aku adalah orang yang ditebus kak Sarah dan sebaiknya aku membalas budinya dengan jasa semampuku. Aku membuka ponselku dan terdapat pemberitahuan di facebook bahwasanya kak Sarah berulang tahun. Aku tersenyum dan mimikirkan akan memberikan hadiah. Aku masih punya beberapa emas peninggalan ibuku berupa cincin 10 gram. Aku tidak tega menjualnya tapi apa daya aku butuh makan dan ingin membeli hadiah pada kak Sarah tidak mungkin aku selalu mengharapkan makanan dari kak Sarah. Kali ini aku akan membuatnya bahagia.


Aku kerumah kak Sarah yang berada di depan tidak jauh dari rumah yang aku tempati dan masih satu kawasan. Ayah dan ibu kak Sarah berpamitan padaku "Nak, kau sangat hebat. Kerja kerasmu sangat signifikan aku dan istriku akan pergi ke luar negeri selama seminggu untuk kunjungan mengenai usaha kami. itu ada sepeda aku berikan untukmu. jangan pergi naik mobil bersama Sarah. para pekerja rumah ini akan iri padamu. aku tidak ingin membuat kecemburuan diantara pegawaiku. mengertilah!"


" baik tuan"


Aku pergi ke sekolah mengendari sepeda sangat terasa bedanya dengan naik mobil orang kaya tapi setidaknya aku harus tetap bersyukur.


Sesampainya di sekolah aku melihat wajah murung dari kak Sarah. Tidak biasanya dia seperti ini pikirku. Aku mendekati David


"Vid kak Sarah ulang tahun"


"Apa! serius kamu?"


"lihat ini!" sambil menujukkan bukti di facebook Ayo kita beri kejutan vid ku mohon ajak Kak Saidah, kak Katrina, Kak Dini, Kak Adrian. "aku akan mengajak yang kau sebutkan kecuali ketua osis yang payah itu, heh ki mengapa wajahmu lebam begitu?" aku mengalihkan pembicaraan "hadiah apa yang ingin kau berikan?" David sejenak berpikir "Adalah kau tidak boleh tahu. Riki jika kau mencintai kak Sarah aku akan mendukungmu dia benar-benar dalam bahaya." ucapan David membuatku kaget.


Apa maksud ucapan David mengapa David sepertinya telah mengenal jauh kak Adrian. Bukannya David juga cinta pada kak Sarah mengapa dia mendukungku.

__ADS_1


Setelah berbincang lama jam pelajaran dimulai kami belajar dengan giatnya. hebatnya lagi aku sangat menghawatirkan kak Sarah. Bel istrihat dibunyikan aku keluar kelas aku melihat kak Sarah sangat murung. Ada apa dengan dirinya bukankah ini hari istimewanya. gumamku dalam hati


,,,,,


Mengapa tidak ada yang ingat hari ulang tahunku Papa, mama, teman, dan pacarku sendiri tidak ingat. Hari ini sangat mengecewakan bahkan Anita sahabatku sendiri tidak mengingatnya. Kak Sarah


Jam pelajaran dimulai guru baru masuk kelas dia sangat cantik jelita, dia belum menikah sepertinya dia memberi motivasi tentang hidup untuk membahagiakan orang tua aku bertanya padanya" Bu jika hidupku hari ini belum membuat orang tuaku bahagia. Aku harus bagaimana? ibu itu menoleh kearahku "jika pulang nanti cium tangannya berdoa untuknya dan berjanji tidak akan membantahnya". aku mengeluarkan sedikit tetesan air mata "jika dia sudah tidak ada bagaimana bu? ingin sekali aku mencium tangannya, memeluknya dan merasakan kasih sayangnya." Semua orang tersedu mendengar perkataanku. "berdoa lah nak untuknya hanya kekuatan doa yang dapat membuat ibumu berasakan kebahagiaan di akhirat."


Setelah jam pelajaran selesai bel pulang berbunyi David menawarkan tumpangan padaku tapi aku menolaknya karena telah diberikan sepeda oleh orang tua kak Sarah. Aku bersepeda dengan cepat menuju pasar menjual cincin ibu membelikan boneka lucu dan imut membungkusnya dan membeli bunga mawar yang indah lagi harum.


Jam sudah menunjukkan pukul 8 aku telah rapi dengan baju yang ku kenakan sangat menarik dan elegan dengan rompi baju mahal yang diberikan oleh David, David tampak keren dengan jas hitamnya yang keren. Kak Katrina dengan bagusnya memakai baju elegan warna merah, Kak Dini dengan bagus memakai baju elegan dan kak Saidah memakai baju muslim syar'i yang menambah kecantikannya. Kami hias dan dekorasi depan rumahnya terdapat balon huruf tanda ucapan happy birthday.


Hari ini aku merasa ulang tahun ini yang sangat mengerikan. Dimana tidak ada satu pun yang mengingatnya termasuk pacarku sendiri. Sebaiknya aku keluar rumah dan menenangkan pikiranku. Kak Sarah


Aku bersiap di depan pintu memegang bunga dan ingin mengetuk pintunya. Aku mendengar langkah kaki sepertinya itu kak Sarah aku urungkan niatku untuk mengetuk pintu dan aku bersiap. kak Sarah memengang handle pintu dan membuka pintu.


"Happy birthday kak Sarah" sambil memberikan bunga "Ba, bagaimana kamu tahu ini hari ulang tahunku?" aku mengambil ponselku dan berkata "Pemberitahuan di facebook kak kan kita berteman" kak Sarah reflek memelukku "terimakasih ya dek "

__ADS_1


Kak mengapa memelukku hatiku makin deg degkan kalau begini jadinya. Tuhan semoga dia jodohku.


"Ayo kak kemari" kemudian terdengar teriakan Happy birthday dari David dan lain-lainnya.


"Kalian ingat ulang tahunku?" "Sebenarnya tidak kak tapi karena ide Riki kami membuat kejutan begini" ucap Davit dan Aku tersenyum tipis "loh Anita dan Adrian mana?"


"Sarah sebaiknya tiup lilinnya dan potong kuenya biarkan yang tidak datang tidak usah ditanya" ucap kak Dini


Kami sangat bahagia, kami berpoto ria, memakan kue, dan memberikan hadiah. Kak Sarah yang tadinya murung menjadi banyak tersenyum.


"Teman-teman terima kasih atas kejutannya. Aku mencintai kalian semua."


Riki aku tidak tahu mengapa kau sangat baik padaku dan hadiah yang kau berikan berasal dari mana pasti kau bekerja keras untuk hadiahku ini. Aku sangat menyukaimu


Setelah acara selesai kami kembali kerumah masing masing kak Sarah teramat bahagia dia masuk kamar dan mengunci pintu kamar. Dia mengambil poto berdua bersama kak Adrian


Sayang mengapa tidak menelponku? mengapa tidak mengucapkan selamat ulang tahun? gumam kak Sarah sedih

__ADS_1


__ADS_2