Aku Mencintai Kakak Kelas

Aku Mencintai Kakak Kelas
Katrina Bahagia


__ADS_3

Di pagi hari aku memaksimalkan waktu untuk segera sampai ke sekolah karena baru kali ini aku bangun terlambat


"Heh! tuan tidur baru bangun?" mata bi Reni melotot tanpa kedip


Ya tuhan habislah aku, mengapa aku bisa bangun selama ini, dilihat dari sorot mata bibi Reni sepertinya dia ingin mengamuk


"maaf nyonya, Aku kesiangan" tundukku dengan rasa malu diwajah.


"Oh sudah berani melanggar peraturan di Rumah ini"


"Ampun nyonya, maafkan aku'


Seketika paman Aman menghampiri kami yang sedang bercekcok.


"Ada apa ini bising-bising" paman Aman melotot tiada kedip.


"Ini Loh mas, anak ini bangun terlambat lihat sarapan belum di siapkap" keluh bi Reni dengan manja.


"Dasar kau anak yang tidak tahu di untung"


amarah paman Aman begitu menggelegar hingga aku tidak berani menatapnya sedetik pun. Paman Aman menghujaniku dengan tamparan disekujur tubuhku membuat aku merasa nyeri sakit. Aku pergi kesekolah dengan rasa sakit.


Sesampai di sekolah aku merasa sangat sedih menahan sakit di tubuhku, aku meringis dalam hati. Dari kejauhan datang seorang gadis yang tidak lain adalah kak Sarah dia mendekatiku.


"Dek, kenapa wajahmu murung begitu?"


Aku diam tiada berkata sepatah kata sedikit pun karena moodku sedang hancur.


"Dek kenapa diam saja? jika keberadaanku menganggumu bilang biar aku pergi" ucap kak Sarah kesal


Waah dia imut sekali kalau lagi kesal begitu. Pantas saja David selalu memujinya kalau setiap bertemu.

__ADS_1


"Maaf kak, moodku lagi tidak bersahabat. Kak boleh tidak minta nomor wa kakak? dan semalam aku udah ngirim permintaan pertemanan loh, tapi kenapa tidak kakak konfirmasi?"


"Sini ponselmu biar kak simpan nomor kakak di ponselmmu!.sambil mengulurkan tangan.


Setelah dia mengetik nomor di ponselku, kemudian dia membuka ponselnya sepertinya dia mengonfirmasi permintaan pertemananku.


"Makasih ya kak, kak aku masuk kelas dulu ya" senyumku terpancar tak kalah dengan pancaran sinar matahari. Kak Sarah membalas senyumamku dengan senyumannya yang selembut sutra.


Aku berjalan menuju kelas dan duduk di samping David. Pelajaran dimulai, kami diperintahkan untuk saling berkenalan satu sama lain. Tidak terasa bel istirahat berbunyi dengan indahnya. pasukan murid-murid tersenyum bahagia. Sedangkan David mengajakku untuk jalan-jalan


"Vid semalam seperti apa kencan pertamamu?"


Sial mengapa dia bertanya soal kemarin, itu kan hari yang menjengkelkan dalam hidupku.


"biasa aja Ki, tidak ada yang istimewa".


Seketika kami melihat Katrina duduk di pojok taman bersama teman-temannya. David penasaran apa yang Katrina ceritakan.


"David lihat aku! apa jangan-jangan kau tergila gila dengan Katrina?" Aku tergelak tawa hingga membuatku sakit perut.


"Yang benar saja, aku tidak tergila-gila padanya." ucap David kesal.


Aku dan David berjalan mengendap-ngendap dan menguping pembicaraan Katrina


"hei semalam aku kencan dengan David" wajah Katrina merah merona setelah mengucapkan kalimat terebut.


"Ah masak?" Novi tersentak kaget


"Serius kau gendut?" tanya Kila heran


"serius loh, aku bahagia banget baru kali ini diajak cowok ganteng kencan".

__ADS_1


"Kau tidak sedang membohongi kami kan gendut?"


"Tidak, tapi kok hatiku deg degkan gitu kalau lihat dia?"


David menggepal tangannya "kurang ajar kau beraninya menceritakan kencan yang semalam" Melihat ekspresi David aku menahan gelak tawa.


Novi dan Kila cekikikan, "emang dia nembak kamu?" tanya Kila


"Belum sih, tapi kan si David itu pasrah aja loh aku peluk-peluk di kafe semalam."


Aku melihat ke arah David " astaga David kau di peluk?" Aku menahan gelak tawa supaya terkontrol, agar gadis-gadis yang bergosip tidak mendengarnya


"Hentikan ki, kau membuatku kesal" wajah masam David membuatku diam tetapi aku terus membayangkan bagaimana David di peluk Katrina.


Aku kan pasrah kau peluk karena gak tega lihat kau nangis. Dasar gemuk kau membuatku emosi. David


Kila menatap lama Katrina "terus, terus hem David seperti apa sih orangnya?"


Katrina langsung membeberkan ciri-ciri dan watak David. "Dia itu tampan, tinggi, agak sombong, dan suka gombalin cewek loh"


Dasar gemuk kau berbicara tiada bukti. David


David langsung keluar dari persembunyiannya


"Ohh jadi kau sudah tergila-gila denganku gemuk?" wajah geram dan kesal David tidak bisa di sembunyikan.


Novi dan Kila mengedipkan dua kali matanya kemudian melihat David dan Katrina dengan melongo dan tidak ada kedipan sedikit pun


"David maaf, karena bahagia jadi aku ceritakan kepada mereka, tidak apa-apa kan?" Katrina menampilkan tubuh dengan manjanya agar David memafkannya.


mengapa hatiku jadi luluh begini, walaupun dia gemuk tapi dia tidak jelek kok. Kok jadi mikirin dia sih, David kendalikan dirimu.

__ADS_1


__ADS_2