Aku Mencintai Kakak Kelas

Aku Mencintai Kakak Kelas
Dompet Katrina Jatuh


__ADS_3

Setelah aku tinggal di rumah ini ada perasaan bahagia menerpaku. Setelah aku benar-benar lepas dari rumah mengerikan itu.


Keesokan paginya aku pergi ke sekolah bersama kak Sarah. Aku merasa banyak yang iri padaku. Karena kak Sarah yang cantik dan populer. Mereka saja yang teman dekatnya belum pernah pergi ke sekolah bersama dengan kak Sarah. Hal inilah yang membuat mereka iri padaku.


Aku mulai masuk kelas, dan melihat tatapan sinis dimata teman-temanku kecuali David. selepas bel istrihat berbunyi David mengatakan padaku dia mencintai kak Sarah. Hatiku terasa sesak dan ternyata sahabatku sendiri mencintai kak Sarah. Aku merenung sepanjang pelajaran dan bel pulang berdering kami berjalan santai menikmati suasana dimana para siswa siswi pulang dengan gembiranya.


Kami menunggu di gerbang harap-harap pak supir cepat datang. Kak Katrina tergesa-gesa berjalan. Dompet yang dia taruh di saku belakangnya jatuh.


"heh gemuk! dompetmu jatuh" teriak David


Sepertinya dia tuli suara sekuat itu dia tidak mendengarnya.


"David bagaimana ini kak Katrina tidak dengar? ayo lihat isinya."


Di dompet itu terdapat, kunci mobil, ATM, kartu kredit dan beberapa lembar uang.


" Nah Riki, kembalikan pada si gemuk!"


Dasar David seenaknya menyuruhku kalau aku punya mobil sepertimu aku saja yang akan mengembalikannya.


"Vid, sebaiknya kita kembalikan saja sepertinya dia sangat membutuhkan dompet itu."


"Ya sudah kita kembalikan sekarang" David tampak panik dan cemas melihat kecerobohan kak Katrina.


mobil jemputan David tiba dengan bergegas kami naik mobil. "pak antar kami kerumah Katrina segera!"


"Baik tuan"

__ADS_1


Mobil melaju dengan cepat, sepertinya David sangat gelisah tampak dari garis wajahnya.


"Tuan kita sudah sampai" ucap supir David dengan melihat kebelakang.


"Riki antar ini pada si gemuk itu!"


"Ayo lah David kau yang menemukannya, kau yang harus menghantarkannya!"


Sial mengapa aku yang harus menghantarkannya. Yaudah lah daripada si gemuk itu panik.


ting nung bel berbunyi


dengan segera Katrina melihat ke jendela menyembunyikan wajah paniknya karena kehilangan dompet dan membukakan pintu.


"Hai David, Ayo masuk! " kak Katrina mempersilahkan masuk. David menggelengkan kepala tanda menolak ajakan kak Katrina. "Baiklah kalau tidak mau masuk di sini saja"


ihh lihat ekspresinya dia tampak bahagia sekali. kok si gemuk ini makin imut saja.


"Ya ampun David mengapa repot-repot, kenapa tidak menghantarkannya besok saja? kita kan satu sekolah."


Padahal dari tadi aku panik dan rasanya ingin menangis ketika dompet tidak ada disakuku. mengapa aku berkata seperti tadi? Gelak kak Katrina dalam hati


"Tidak apa apa, aku takut kamu panik karena di dompet itu terdapat uang, Atm, dan juga kartu kredit."


"Aaa makasih ya David" Kak Katrina reflek memeluk David dan tersadar melepaskan pelukannya.


loh kenapa aku reflek memeluknya.

__ADS_1


Sial sekali lagi dia memelukku baru dia wanita yang berani memelukku dasar gemuk. David


Apa yang mereka lakukan? Mengapa sampai berpelukan begitu?


"kau gemuk berani sekali memelukku" kak Katrina tertunduk bersipuh malu ada senyum merona di pipinya "Aku reflek karena bahagia dan kau sangat menghawatirkanku."


"iya kalau mau apa-apa hati-hati jangan sembarangan untung saja aku yang menemukannya. Kalau orang lain kan bisa bahaya." David kesal dan mulai mengeluarkan wajah marah dan geram


David kamu sedingin ini tapi perhatian padaku. Hatiku makin berdebar tau.


" ya sudah aku pergi dulu" David memasuki mobil dia tampak geram.


"Vid kau dipeluk ya?" aku bergelak lucu melihat tatapan David. "Diam lah Riki aku tidak mau membicarakan hal ini."


...


"Katrina siapa yang datang tadi. kok tidak diajak masuk"? ibu Katrina mendekat dan menghampiri Katrina


"pangeran ma" senyum katrina merebak kemana-mana. "pangeran" ibu Katrina berpikir


"Mama tau tidak aku sering bermimpi pangeran datang padaku dengan berkuda putih eh.. sekarang malah yang datang pangeran bermobil putih" senyum katrina sambil memeluk ibunya


Ada-ada saja anakku ini. Apa dia sedang jatuh cinta?


"Sayang tutup pintunya ya!" Katrina mendekati pintu "baik ma" dan menutup pintu, melangkah satu demi satu langkah lembut dengan bahagia ia memasuki kamar dan mencium dompet.


Dompet ini terasa wangi akibat tangan David

__ADS_1


Katrina


__ADS_2