Aku Mencintai Kakak Kelas

Aku Mencintai Kakak Kelas
Kecoa


__ADS_3

David kembali ke kelas setelah memberi surat laporan pada ibu indah. Raut wajahnya sangat kesal dan geram.


"David, mengapa wajahmu seperti itu? Aku merasa sangat lucu melihat temanku yang lagi kesal "Riki, ku mohon jangan perhatikan wajahku! David masih sangat geram terlihat dari garis wajahnya. "David wajahmu seperti itu sangat menggemaskan" aku tertawa melihat David yang masih terlihat kesal "Riki, aku benar-benar kesal hari ini?" Aku menatap lama David "Kenapa?" David masih geram. "Tadi, aku bertemu gemuk di jalan." Aku berpura-pura tidak tahu siapa si gemuk itu. "Gemuk itu siapa?" aku mengernyitkan alisku tanda penasaran "Iya pacarku lah. Upss"


David kau sudah gila, mengapa mulutmu tidak bisa di kendalikan. David


"Apa?" Aku sontak kaget walaupun sebenarnya aku tahu David dan Katrina memang dekat.


Dasar David masih saja menyembunyikan perasaannya.

__ADS_1


"Apa yang kau dengar Ki? maksudku kak Katrina"


Oh panggilan sayang untuk kak Katrina gemuk. wahh David manis sekali. Aku masih menahan gelak tawa dan terlihat senyum-senyum di bibirku karena tidak kuasa menahan lucu.


"Kan dia sekolah di sini kenapa kamu kesal begitu setelah bertemu dengannya?" David menggeram kesal "Dia menabrakku dengan tubuhnya yang gempal itu." David terus memasang wajah kesal.


Wahh David kau menang banyak.


Aku terus membayangkan bagaimana adegan David bertabrakkan dengan Katrina. Kemudian muncul hayalan-hayalan lucu.

__ADS_1


Jam pelajaran dimulai kami memperhatikan penjelasan guru mengenai materi pembelajaran. Setelah itu bel pulang berbunyi aku pulang seperti biasanya bersama David karena David tidak mengijinkanku mengendarai sepeda, Aku tidak mengerti David begitu sangat peduli padaku. Sesampainya di rumah, aku mengganti pakaian memasak makanan dan menyantap makanan. Setelah itu aku keluar rumah memberiskan halaman rumah dan mencabut rumput liar. Kemudian ibu kak Sarah menghampiriku.


"Nak, saya sudah membeli beberapa kelinci. Nanti kamu rawat ya sampai besar dan berkembang biak! kemudian saya baru membeli ikan mas koki nanti kamu berikan mskanan 2 kali sehari. ucap ibu Sarah


"iya bu, saya akan mengerjakan yang ibu perintahkan. Ibu kak Sarah tersenyum penuh "Nanti saya gaji nak" Aku tersenyum senang


"oh iya, lampu dirumah rusak, ibu telah membeli lampu baru tapi bingung mau nyuruh siapa yang memasangnya. Pak joko sedang tidak ada di rumah. kamu bisa nak memasangkan lampu?" Aku mengangguk karena bisa melakukannya.


Aku dan Ibu kak Sarah masuk kerumahnya, rumahnya benar-benar mewah dan megah. Aku memasang lampu dengan hati-hati dan berhasil. Ibu kak Sarah merasa puas dengan hasil kerjaku. Dia memberikan aku uang, aku sempat menolaknya namun dia terus memintaku untuk menerimanya.

__ADS_1


"Ma! ma! maaa! kecoa ada di kamarku" Ibu kak Sarah menggeleng kepalanya "Nak tolong dulu bantu Sarah mengusir kecoa." Aku panik karena kak Sarah terus berteriak aku naik ketangga dan menuju kamar kak Sarah. jengrekk Aku membuka pintu. "aaaa Riki kamu ngapain disini? mengapa tidak ketuk pintu dulu!" kak Sarah kesal dan ketakutan karena kecoa. "Kak maaf kak.Aku panik karena kakak terus berteriak. Kakak mengapa tidak pakai baju?" Aku menutup mataku dengan tangan. kak Sarah hanya memakai handuk yang melilit di tubuhnya. "Tadi setelah mandi aku melihat kecoa jadi karena takutnya aku tidak berani untuk memakai baju." Aku masih menutup mataku dan sedikit mengintip untuk mencari kecoa. "Kak, aku cari kecoanya kakak tenang aja. "kamu jangan macam-macam ya aku sedang tidak pakai baju." kak Sarah khawatir takut terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. "iya kak" Aku terus mencari kecoa tersebut dan memukul kecoa itu sampai penyet dengan bantuan sapu. "Kak, jaga kebersihan kamar agar tidak ada kecoa di kamar kak" kak Sarah malu dan tersenyum.


"iya terima kasih, sudah sana pergi aku mau pakai baju." Aku keluar kamar kak Sarah dan menuju rumah belakang.


__ADS_2