
Ch. 35 - Pembicaraan yang singkat
Albara kaget mendengar perkataan komandan lucfier. ia merasa bersemangat dan berkata,"Paman! aku berjanji akan menemukan kota itu!"
"Kau harus menepati janji itu!"
Krek ...
Tiba-tiba, Seseorang masuk ke dalam ruangan itu, ia berkata,"Mohon maafkan saya jika telah menggangu tuan. komandan, kami mendapat sebuah laporan dari intelijen."
Komandan lucfier menjawab,"Baik ... cepat katakan."
"Tuan, sepertinya di wilayah utahara akan terjadi sebuah badai yang sangat besar."
"Ha? apa?" Albara dan lia merasa kaget mendengar itu, mereka merasa khawatir dan gugup saat mendengar laporan itu.
Komandan lucfier berkata,"Badai? kenapa bisa tiba-tiba ada badai di wilayah itu? tunggu ... bukankah itu wilayah kekuasaan negara skar? untuk apa para intelijen memata-matai mereka?"
"Tuan ... kami mendapat laporan jika sebuah mobil menerobos perbatasan serta menerobos barikade dan membuat keributan di wilayah perbatasan utahara dengan wilayah wise."
Komandan lucfier memperhatikan albara, "Fufufu." albara merasa gugup saat mendengar itu, komandan lucfier menjawab,"Baiklah ... kau boleh pergi sekarang."
"Baik tuan ..."
Krek ...
Kemudian, komandan lucfier berkata,"Albara ... pasti kau adalah seseorang yang berani melakukan itu? benarkan?"
Albara menjawab,"Paman ... apa kau menentang keputusanku?"
"Tidak ... aku merasa senang dengan keberanianmu? tapi, untuk apa kau melakukan itu? pasti ada alasan di balik ini?"
Albara tersenyum, ia menjawab,"Paman ... ini adalah masalah pribadiku. tetapi, aku harus pergi sekarang. masalah sedang terjadi di utahara."
"Baiklah ... kita akan bicara lagi suatu hari nanti. berjuanglah keponakanku ..."
Albara menjawab,"Itu pasti paman ... lia, ayo kita pergi!"
Lia menjawab,"Baik ..."
Komandan lucfier berkata, "Tunggu! Aku bisa mengantarkan kalian menggunakan pesawat militer. perjalanan ini sangat jauh."
Albara menjawab,"Paman ... kau pasti tidak akan percaya. kami akan sampai dalam hitungan detik."
Komandan lucfier merasa keheranan mendengar itu, ia kemudian menjawab,"Dalam hitungan detik?"
Wussh ...
Angin bertiup kencang di tempat itu. pada saat yang sama, mereka menghilang dari hadapan komandan lucfier.
__ADS_1
Komandan lucfier merasa keheranan, ia kemudian berkata,"I-ini? tidak mungkin kan? kenapa dia bisa menggunakan kekuatan seperti itu?"
Wush ...
Di sisi lain, albara dan lia sudah sampai di istana pemanah. mereka melihat badai yang sangat besar terjadi di istana itu. terlihat, awan hitam mendekat, tempat itu berubah menjadi sangat gelap.
Wussh ...
Angin bertiup sangat kencang, sampai membuat semua daun beterbangan. terlihat, Rena berada dihadapanya, ia tersenyum memperhatikan mereka.
Lia memperhatikan rena, ia berkata,"Kakak ... sudah aku bilang kepadamu ... jangan berani datang lagi ke wilayahku! apa kau tau akibat jika berani melanggar perintahku!"
Rena menjawab,"Haha ... istana ini adalah miliku! Lichen ... kenapa kau selalu saja membenciku? kita bisa menguasai dunia jika kau setuju bergabung dalam pasukanku! bagaimana ..."
Albara merasa keheranan mendengar itu, ia berkata,"Lichen? siapa dia?"
Lia menjawab,"Itu aku, namaku adalah Lichen. tapi kau boleh memanggilku dengan lia, karena kau istimewa."
Kemudian, rena menjawab,"Lichen ... bagaimana, apa kau mau bergabung dalam aliansi pasukanku? aku berjanji akan menjadikanmu sebagai penguasa. tapi, kau harus membantuku terlebih dahulu ..."
Lia merasa keheranan, ia kemudian tersenyum dan berkata,"Tidak ... aku tidak tertarik menjadi penguasa ...:
Rena merasa sangat kesal mendengar itu, ia tersenyum memperhatikan albara, ia berkata,"Baiklah ... jika itu maumu! tapi, seorang gadis ingin menemuimu penjelajah."
Albara merasa sangat kesal, ia menjawab,"Dimana asisten berada! cepat katakan atau aku tidak akan mengampunimu!"
Rena menjawab,"Hoh ... tenang saja, dia berada di dalam istana ini! aku memberi kalian kesempatan untuk menyelamatkan mereka! lawan aku sekarang!"
Sring ...
Rena tersnyum, ia berkata,"Ini akan sangat menyenangkan ... aku tidak ingin kecewa lagi. tunjukan kekuatanmu adikku!"
Lia menjawab,"Kau tidak akan kecewa! karena kau akan aku habisi sekarang juga!"
Wussh ...
Mereka melompat dan bertarung. terlihat, pertarungan itu sangat sengit sampat membuat albara keheranan.
Ia berkata,"Ini sangat menakjupkan ... tapi yang terpenting adalah untuk menyelamatkan asisten!"
Tap tap tap ...
Ia berlari menuju ke dalam istana pemanah. kemudian, ia membuka pintu gerbang dan masuk ke dalam.
Krek ...
Di dalam, terlihat beberapa orang sedang menunggunya, mereka adalah ahli pedang dan terlihat menyeramkan.
Salah satu dari mereka berkata,"Hoi bocah! apa kau sedang mencari seorang gadis? hahaha ..."
__ADS_1
Albara menjawab,"Hoi paman ... apa kau ingin cari masalah denganku? kalian boleh pergi! aku mengampuni kalian!"
"Beraninya kau meremehkan kami! aku adalah Zhue ... orang yang paling tangguh dan terkuat! apa kau berani melawanku!"
DOR ...
Albara menembak dengan pistolnya, ia mengenai beberapa dari mereka dan hanya menyisakan Zhue.
Albara menjawab,"Paman ... kau sudah memilih. aku tidak akan mengampunimu! anak buahmu sudah dikalahkan! dan sekarang adalah giliranmu! bersiaplah untuk kalah!"
Sring ...
Albara mengeluarkan pedangnya, ia memperhaikan zhue dan bersiap untuk menyerang. Sementara itu, Zhue merasa sangat kesal, ia berkata,"Beraninya kau mengalahkan anak buahku! aku tidak akan mengampunimu!"
Wush ...
Zhue menyerang, albara memperhatikan arah serangan itu dan menemukan sebuah kelemahan.
Ia berkata,"Paman ... kau akan kalah!"
Buak ...
Zhue menerima sebuah serangan dari albara. ia berkata,"I-ini? kenapa dia sangat kuat?"
Albara berkata,"Apa kau akan menyerah? tapi aku tidak akan membiarkanmu pergi semudah itu! rasakan!"
Pling ...
Mereka bertarung dengan sangat sengit. terlihat, Zhue mulai menunjukan kehebatanya, ia membuat albara merasa sangat kesulitan melawanya.
Albara berkata,"Ini? dia mulai menunjukan kekuatan aslinya? jika terus seperti ini ... maka bisa dipastikan aku akan kalah ... tidak bisa dibiarkan!"
Zhue memperhatikan albara, ia tersenyum dan berkata,"Ada apa bocah? apa kau mengetahui seberapa hebat kemampuanku? haha ... kau sedang berhadapan dengan seorang ahli pedang. kau baru saja melihat kemampuanku ... awalnya aku meremehkan kemampuanmu. tapi sekarang aku akan serius bertarung!"
Albara merasa senang, ia kemudian menjawab,"Dan kau baru saja melihat kemampuan dari seorang penjelajah."
"Apa? penjelajah?"
Albara merasa percaya diri, ia menjawab,"Benar ... aku adalah albara, seorang penjelajah terbaik di dunia!"
"A-albara? ka-kau adalah albara? bagaimana mungkin? a-aku sudah mendengar kemampuanmu ... karena kehebatanmu, kau selalu aku kagumi ... aku merasa senang bisa bertemu denganmu, kakekmu sudah menyelamatkanku. sekarang aku akan membantyumu. tetapi, maafkan kesalahanku."
albara menjawab,"Tidak perlu minta maaf ... sekarang tunjukan dimana asisten berada! aku ingin tau bagaimana keadaanya!"
Zhue menjawab,"Ba-baik ... dia sedang berada di dekat tempat ini. tapi kau harus melawan seorang ahli pedang!"
Albara menjawab,"Aku akan melawan semua musuhku! aku tidak akan pernah membiarkan asisten terluka! apa kau adalah teman? atau lawan?"
Zhue menjawab,"Aku sebenarnya dikirm untuk menyelamatkan asistenmu. tapi karena ada kesalahpahaman, kami menyerangmu, maafkan kami."
__ADS_1
"Jadi begitu ... tidak masalah? tapi, untuk apa mereka membantuku?"
Bersambung ...