ANAK SEMATA WAYANG

ANAK SEMATA WAYANG
SATRIA SHOLAT


__ADS_3

Dengan makan masakan mama Yuli yang sangat tidak enak itu, Satria rasanya ingin muntah,namun di tahannya karena tak ingin mamanya merasa kecewa.


"ma,sudah habis makanannya",ucap Satria sambil menahan mulutnya untuk muntah..


"nah gitu dong,khan jadi gak sia-sia mama masaknya "ucap mama Yuli senang.


"Mama kenapa sih pakai nyuruh bibik pulang kampung segala ,sekarang khan jadinya kita repot sendiri,mana aku sudah janji kalau bibik tetap bekerja disini lagi,dan bibik juga setuju kalau gajinya aku turunkan",ucap keluh Satria kepada mamanya.


"selama kita belum bisa mencari nafkah,ada baiknya kita berusaha dulu dan membiasakan diri hidup hemat",ucap mama Yuli tegas.


"dan karena sekarang kita hanya tinggal berdua di rumah,kita akan membagi tugas rumah,mama tugasnya memasak ,kamu tugasnya bersihkan seluruh isi rumah,sedangkan untuk baju kita cuci masing-masing "ucap mama Yuli kepada Satria dengan lembut.


"loh ma,kalau untuk makan apa gak lebih baik kita pesan makanan di luar saja dulu sementara bibik pulang"ucap Satria kepada mama Yuli.


"tidak boleh,kita harus hemat",ucap mama Yuli tegas.


"kalau gitu untuk bersihkan rumah kita panggil saja cleaning servis,bukankah sekarang ada layanan cleaning servis panggilan dan kita bisa memanggilnya sewaktu waktu dan juga bisa hemat waktu dan tenaga nantinya",ucap Satria berusaha membujuk mama Yuli.


"tidak boleh,sekali bilang tidak yah tidak",ucap mama Yuli tegas.


"bagaimana jika bajunya saja yang kita laundry biar kita lebih hemat waktu dan tenaga",ucap Satria pantang menyerah merayu mamanya.


"sekali mama bilang tidak yah tidak,mulai sekarang kita harus gunakan waktu dan uang sebaik mungkin,tidak boleh boros",ucap mama Yuli tegas.


"tapi ma...",ucap Satria dengan wajah melas.


"gak ada tapi-tapi,sekarang kamu lekas tidur dan jangan lupa besok kamu bangun pagi dan cari ruko secepatnya,ingat cari yang bayarnya perbulan bukan pertahun ,camkan itu",ucap mama Yuli tegas.


mama Yuli berlalu pergi meninggalkan Satria,dan masuk ke dalam kamarnya.


"maafkan aku pa,seharusnya ini aku lakukan sejak dulu sebelum engkau tiada agar anak kita jadi orang yang berguna nantinya",ucap mama Yuli dalam hati.


Setelah mama Yuli masuk ke kamarnya,segera Satria masuk pula ke dalam kamarnya.


"mama kenapa sih,kurang kerjaan saja,pakai acara beginian segala",ucap Satria kesal .

__ADS_1


"mama koq jadi ribet begini sih,mana pakai mama masak segala lagi, masa'aku tiap hari harus makan nasi lembek dan lauk gosong,ih rasanya Gak kuat aku,dan aku juga di haruskan bersih-bersih rumah mana aku bisa Khan selama ini aku gak pernah bersihkan rumah,tambah berabe ini urusannya, ada-ada saja mama itu, baju juga masa'laundry saja gak boleh dan aku h Satria harus nyuci baju sendiri mana mungkin aku bisa,yang gak -gak saja mama",ucap Satria pada dirinya sendiri.


"aduh mama minta aku nyari ruko lagi besok,mintanya yang perbulan harus nyari dimana ini aku",ucap Satria bingung .


Di baringkan tubuhnya di atas tempat tidur.


segera di bukanya beberapa apk,"di Fa****** pasti ada penawaran,coba aku cek", ucap Satria sambil membuka Fa******


Setelah beberapa saat kemudian,"ini dia aku temukan yang lumayan murah harganya perbulan 20 juta",ucap Satria senang,segera di inbox oleh Satria untuk menanyakan kepastian harga dan ternyata mendapat respon kalau perbulan 20 juta namun dia minta pertahun paling sedikit jadi sekitar 240 juta pertahun.


"ini ni,ini yang namanya kebohongan publik, padahal sudah jelas tertulis 20 juta perbulan tapi kenyataannya minta sewanya pertahun, benar-benar membuat orang kecewa",ucap Satria sedikit kesal.


tidak berapa lama Satria menguap,rasa kantuknya tak bisa di tahannya akhirnya Satria tertidur pulas.


Tepat pukul 3 pagi , Satria terbangun seperti ada seseorang yang membangunkannya.


kemudian Satria teringat ibu penyapu jalanan yang menyuruhnya untuk sholat.


"tapi apa aku masih bisa doanya sholat,karena aku sudah lama tidak sholat.


Segera Satria ambil wudhu ,ambil kopyah yang lama gak di pakainya,juga sajadah yang lama gak terpakai,lalu Satria sholat tahajud dua rakaat,setelah sholat Satria mengaji , Satria membaca Alquran dengan terbata-bata.


Lalu Satria berdoa agar di berikan petunjuk dari masalahnya dan juga jalan keluar ,agar bisa cepat menyelesaikannya.


Satria kemudian berdzikir hingga subuh lalu tertidur di atas sajadah panjangnya yang membentang


Saat adzan subuh berkumandang Satria segera terbangun dan segera ambil wudhu dan segera menunaikan sholatnya.


Selepas sholat hati Satria sedikit tenang ,dia merasa yakin akan mendapat ruko yang terbaik hari ini.


Satria segera keluar kamar setelahnya.


Dia menuju ke dapur dan nampak mama Yuli sedang membuat kopi.


"ma",ucap Satria membuat mama Yuli terkejut karena sudah fokus dengan mengaduk gelas kopi,karena tiba-tiba Satria bicara.

__ADS_1


"maaf mama gak tahu kalau kamu kemari",ucap mama Yuli dengan lembut.


"mama,mau gak aku bantu buat sarapan buat kita",ucap Satria kepada mama Yuli.


"boleh sayang,mama sudah selesai masak nasinya,tinggal kita buat lauknya saja"


ucap mama Yuli kepada Satria.


"baik ma, sekarang satria bantu apa ",ucap tanya Satria


"kamu cuci piring kotor dan teman-temannya agar kita bisa lihat nanti gak terhalang oleh apapun"ucap mama Yuli.


"baik ma",ucap Satria dengan nada datar.


segera Satria pergi ke westafel tempat cuci piring.


Setelah mama Yuli masak segera sarapan tersedia di meja,mie bersama telor mata sapi.


"ini baru enak ma",ucap Satria memuji.


"jadi maksud kamu yang mama masak kemarin tidak enak gitu ",ucap mama Yuli kepada Satria dengan wajah penuh kemarahan dan kekecewaan.


"Tidak koq ma,yang kemarin juga enak rasanya",ucap Satria berbohong agar mamanya tak marah.


"ayo kalau gitu kita makan berdua",ajak mama Yuli kepada Satria.


Setelah makan,Satria pamit ke mamanya hendak mencari ruko yang di inginkan mama Yuli.


"kamu sudah ada uang saku buat kalau haus dan lapar bisa beli makan dan minum",ucap mama Yuli.


"gak ada ma ",sahut Satria.


"ini kamu pakai ongkos selama berjalan menyusuri jalanan,mama doakan agar kamu dapat ruko yang bagus dan hoki buat kita usaha baju dan lainnya"ucap mama Yuli sambil menyerahkan 5 lembar uang merah untuk sangu dalam mencari ruko yang di inginkan.


"terimakasih ma",ucap pamit Satria sambil mencium tangan mama Yuli .

__ADS_1


__ADS_2