
Mama Yuli dan Satria karena terlalu sibuk dan capek bekerja sehingga lebih sering bermalam di ruko,sudah 6 hari promo toko di lakukan dan besok hari terakhir beberapa promo yang habis,mama Yuli sedikit was-was apakah setelah seminggu promo habis akan ada pelanggan yang datang,ataukah mereka datang karena ada promo semata,hal itu sangat mengusik hati mama Yuli tapi berbeda dengan Satria tetap optimis akan melakukan promo lagi setelah ini,karena toko sudah terlihat laris dan banyak pengunjung yang puas dengan barang yang di jual di toko,bahkan tak jarang pelanggan memborong baju untuk semua sanak keluarganya,dan paling banyak di cari baju soulmate,hal ini membuat Satria semakin termotivasi untuk terus mengembangkan usahanya lebih baik lagi lewat promo yang akan di lakukan namun di ambilnya hanya 6 hari promo saja.
"Sat,apa kamu sudah punya ide promo selanjutnya untuk menarik perhatian pelanggan",ucap tanya mama Yuli sambil mengisi stok barang yang kosong dari gudang.
"beres ma,nanti malam kita bicarakan lagi,sekarang sudah hampir jam 8 sudah waktunya kita bersiap menyambut pelanggan yang datang sebentar lagi ",ucap Satria dengan penuh semangat.
Segera mama Yuli bersiap dengan kemeja dan di padu dengan rok mini ,terlihat begitu cantik dan menawan saat di pakai mama Yuli.Sedangkan Satria memilih kaos di balut jaket Hoodie dan celana jeans terlihat begitu cool.
"wah mama kayak ABG cantik banget,kalau bukan mama ku pasti aku sudah naksir ",ucap Satria memuji mamanya.
"kamu bisa saja,bikin mama jadi merasa muda lagi",ucap mama Yuli kepada Satria sambil tersenyum senang.
"kamu kayak gitu gak takut di gemesi pelanggan lagi",ucap mama Yuli mengomentari baju Satria.
"terus aku harus pakai baju apa,mama tahu gak baju apapun yang ku pakai pasti berakhir di rayu pelanggan dan ujung-ujungnya minta kenalan dan no hp Satria,ini semua salah mama kenapa punya anak sekeren dan seganteng ini ",ucap Satria kepada mamanya sambil tersenyum.
"kamu ini ke pede an,ayo sudah jam 8 kita buka tokonya sekarang",ucap perintah mama Yuli kepada Satria.
"siap bos",ucap Satria kepada mama Yuli.
Segera toko di buka ,dan hanya dalam hitungan menit pelanggan berhamburan masuk,mama Yuli pun sampai kewalahan hadapi pelanggan yang minta di dahulukan dan juga minta ukuran yang di inginkan,bahkan ada juga seorang remaja putri yang inginkan baju yang di kenakan mama Yuli.
Sedangkan Satria terlihat gak bisa bergerak karena banyak juga yang mengerumuni bahkan tak jarang mengajaknya foto selfie dan minta no hp nya, sebenarnya Satria sedikit risih tapi mau bagaimana lagi,demi kelancaran usahanya dirinya rela jadi bahan pemotretan.
"kak nanti kalau aku telfon di angkat yah,biar nanti temanku tahu kalau aku punya cowok sekeren kakak,nanti jangan lupa panggil aku ayang ",ucap seorang remaja putri yang terlihat seperti masih pelajar SMA.
bahkan tak jarang ibu-ibu bilang,kalau mau jadikan Satria sebagai menantu."hadeh macam-macam saja keinginan pelanggan",ucap Satria dalam hati.
Setelah agak sepi , Satria menghampiri mamanya,"gimana ma,capek gak ,kalau capek mama istirahat saja dulu toh sudah agak sepi biar Satria yang handle semua,nanti gantian istirahatnya",ucap Satria kepada mama Yuli setelah melihat mama Yuli nampak begitu lelah.
"Iyah sayang,mama capek banget, terakhir promo tapi yang datang seperti awal promo,mama akan masuk kamar dan istirahat bentar,kamu gak apa-apa mama tinggal masuk",ucap mama Yuli memastikan bahwa Satria akan baik-baik saja saat di tinggalkan sendirian di toko.
"Iyah ma gak apa-apa, Satria pasti bisa koq",ucap Satria kepada mamanya dengan yakin.
Segera mama Yuli masuk kamar dan beristirahat.
Satria nampak sibuk melayani pembeli.
"mas, promo nya koq cuma 7 hari ,besok ada promo gak mas,biar aku kabari teman-teman agar belanja kesini,kalau bisa mas yah,promonya di jadikan satu bulan biar pelanggan puas dan makin banyak yang datang kemari ",ucap usul pelanggan kepada Satria.
"boleh saja nanti kita buat sebulan promo tapi kalian datang lagi yah bawa kerabatnya kesini ",ucap Satria menyetujui ide yang nantinya akan di bicarakan dengan mamanya.
"apa ada lagi yang di cari,mungkin kami bisa tambahin stok barang di sini",ucap tanya Satria sebagai referensi nantinya.
__ADS_1
"kenapa gak di tambah dengan gaun pengantin mas,biar orang bisa membeli gaun pengantin di sini,karena di sini kurang lengkap",ucap pelanggan yang lain.
"untuk itu saya harus konsultasi dulu kepada pendiri toko ini",ucap Satria ragu ,karena setahu dia untuk gaun pengantin hal itu tidak boleh main-main karena harga yang mahal dan harus siap budget banyak sebagai modal.
"Baiklah kalau begitu,kita total semua yah ",ucap Satria sambil mulai menghitung total belanja pengunjung.
satu jam kemudian mama Yuli datang dan sudah rapi dan kelihatan segar.
"sudah gantian kamu yang istirahat,biar mama yang jaga tokonya",ucap mama Yuli kepada Satria.
"Baik ma,tapi nanti kalau mama kewalahan bangunkan aku,biar aku bantu",ucap Satria kepada mama Yuli.
"sip",jawab mama Yuli singkat.
Satria segera masuk untuk istirahat sebentar.
Tidak terasa sudah hampir pukul 9 malam,dan toko sebentar lagi akan di tutup Satria dan mama Yuli mulai bersiap-siap untuk menutup toko.
",Hari ini kita pulang kan ma ",ucap tanya Satria kepada mamanya.
"iya sayang,tapi sebelumnya kita print dulu total penjualan kita hari ini dan kita hitung selisih keluar masuknya uang,untung atau rugi seminggu ini ",ucap mama Yuli kepada Satria.
"ma,kita total di rumah saja yah,biar kita gak kemalaman di jalan",ucap Satria kepada mama Yuli.
Setelah taxi berhenti depan rumah , mereka segera masuk .
Namun langkah Satria terhenti saat melihat ada sebuah surat di depan pintunya.
"Surat apa itu nak ?",ucap tanya mama Yuli kepada Satria.
"entahlah ma,ayo kita buka di dalam saja",sahut Satria sambil membawa sepucuk surat yang tanpa nama pengirim.
Surat segera di buka oleh Satria setelah mama dan dia berada di ruang tamu.
'SUDAH SUKSES KAMU SEKARANG
TAPI JANGAN MERASA SENANG
AKU AKAN SEGERA DATANG
DAN MENGHANCURKAN SEGALANYA ',
"loh ma,koq kita dapat surat seperti ini,maksudnya apa semua ini?",ucap Satria bingung dengan surat yang bernada ancaman.
__ADS_1
"mama juga gak tahu sayang,kenapa ada yang gak suka dengan usaha kita,entahlah mungkin cuma orang iseng saja,gak usah di fikirkan ",ucap mama Yuli tidak menganggap surat itu sebagai ancaman yang berarti.
"Baiklah ma,sekarang kita bahas urusan toko saja",ucap Satria sambil melempar surat ancaman itu di tong sampah.
"Terus bagaimana menurut kamu untuk langkah selanjutnya ,guna mengembangkan toko kita agar lebih maju",ucap tanya mama Yuli kepada Satria.
"tadi ada pelanggan yang bilang kalau kita beri promo sekalian sebulan ",ucap Satria kepada mama Yuli.
"terus kalau promo sebulan sekalian apa yang paling menguntungkan untuk kita",sahut mama Yuli penasaran.
"kita bikin flash sale setiap hari dengan barang yang berbeda setiap harinya,mungkin mama nantinya lelah sih,karena harus pilah-pilah barang setiap hari,tapi aku yakin kita bisa taruh barang itu di satu tempat dan kita beri waktu di jam kerja,jadi kemungkinan orang akan berusaha mendapatkan harga sale itu",ucap Satria dengan penuh semangat.
"lalu apa yang kita dapatkan jika banyak barang yang di sale kan",ucap tanya mama yuli kepada Satria.
"kita cari sedikit untung dari sale barang yang kurang laku,dan kita patok harga normal untuk barang baru serta barang yang banyak di minati",ucap Satria kepada mamanya.
"mama kira bagus juga ide kamu ,berarti kalau jam kerja flash salenya dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore kalau gitu",ucap mama Yuli menghitung jam flash sale yang di rencanakan.
"iya ma,jadi jika waktu habis kita bisa taruh barangnya sementara di gudang,untuk di pilih lagi untuk flash sale lusa begitu seterusnya hingga sebulan lamanya",ucap Satria mengutarakan rencana yang dia maksud .
"Baiklah,kalau itu yang terbaik,sekarang kita hitung selisih hasil penjualan kita selama seminggu ini",ucap mama Yuli sambil membuka buku dan memasukkan total jumlah penghasilan hari ini.
"sementara ibu hitung, Satria mandi dulu ma,sudah gerah banget",ucap Satria.
"mmm",sahut mamanya sambil terus menghitung.
Tidak berapa lama Satria sudah selesai dan langsung menemui mamanya.
"bagaimana ma hasilnya ?",ucap tanya Satria kepada mamanya.
"bagus sayang ,kita untung lumayan banyak bahkan bisa bayar untuk sewa ruko 3 bulan lagi"ucap mama Yuli senang .
"terus apa menurut mama,toko kita perlu di tambah gaun pengantin tidak,tadi ada pelanggan yang tanyakan hal itu",ucap Satria sedikit bingung.
"untuk itu kita perlu modal banyak nak,masa' kita jual rumah ini buat modal",ucap mama Yuli ragu karena gaun pengantin perputarannya sangat lambat.
"kalau gitu jangan ma,kita kan baru di bisnis ini,nanti jika kita terburu-buru stok gaun pengantin takutnya malah merugi nantinya",ucap Satria yang tidak setuju jika sampai menjual rumah.
"yah sudah ,besok pagi mama mau order barang dan kamu pilah-pilah baju yang stoknya masih banyak untuk kita sale ,biar kerjaan kita cepat selesai ",ucap mama Yuli.
Satria mulai mengantuk ,berulang kali dia menguap .
"ma,aku ngantuk banget ,besok pagi saja di lanjutin kalau ada yang di bicarakan lagi",ucap Satria sambil berlalu meninggalkan mama Yuli yang duduk sendiri di sofa.
__ADS_1
Sedangkan Satria yang memang merasa ngantuk dan capek segera tertidur lelap.