ANAK SEMATA WAYANG

ANAK SEMATA WAYANG
RUKO BARU SATRIA


__ADS_3

Setelah mendapatkan uang dari mamanya,Satria segera berangkat dan mulai menyusuri jalanan,saat melihat banyak toko berjajar rapi terlihat ada satu ruko yang kosong.


"permisi Bu,selamat pagi...?"ucap tanya Satria kepada ibu toko sebelah ruko yang kosong .


"iya,selamat pagi,ada perlu apa nak ?",ucap dan jawab ibu toko.


"ruko ini kosong yah Bu...",ucap tanya Satria sambil menunjuk ruko sebelah.


"iya nak,memang kosong",jawab ibu toko.


"harga sewa ruko disini berapa bu' yah kira-kira?",ucap tanya Satria.


"gak terlalu mahal juga koq,sekitar 220 juta pertahun",ucap ibu toko.


"apa boleh perbulan ?",tanya Satria ingin tahu.


"sepertinya gak boleh nak sama yang punya, karena semua yang sewa disini bayarnya tahunan,tapi toko disini semuanya di jamin laris,karena pemilik ruko punya grup yang membantu promosikan toko area sini",ucap penjelasan ibu toko.


"sebenarnya bagus sih Bu,tapi saya nyarinya yang perbulan bayarnya",ucap Satria datar.


"kalau perbulan,kamu nyari di area pasar saja ,ruko di sana banyak yang di sewakan perbulan",ucap ibu toko.


"baik Bu, terimakasih infonya",ucap Satria kepada ibu toko.


"sama-sama nak",sahut ibu toko.


Dengan mantap Satria langsung cari ojek ,"pak,ke pasar ",ucap Satria.


"pasar mana mas",tanya tukang ojek.


"pasar terdekat pak",ucap Satria.


Segera ojek menuju ke pasar.


Sesampainya di pasar Satria turun dari ojek.


Dia mulai berjalan menyusuri jalan pasar,"koq banyak ruko yang kosong,aku jadi bingung harus pilih yang mana",ucap Satria sendiri.


"selamat siang pak,permisi",ucap Satria kepada pemilik toko sebelah ruko kosong.


"lewati mas",jawab pemilik toko sambil menata dagangannya.


"pak ...",ucap Satria lagi.

__ADS_1


Bapak pemilik toko menoleh,"yah nak,cari apa,tadi saya kira kamu pengamen dari tadi soalnya banyak pengamen yang datang",ucap bapak pemilik toko.


"yah pak gak apa-apa,ini pak mau tanya soal ruko sebelah bapak,ongkos sewanya saya dengar bisa perbulan ,apa benar pak",ucap Satria kepada bapak toko.


"benar nak,tapi akhir-akhir ini pasar sangat sepi ,sebelum terlanjur sewa dan buang-buang uang kamu fikir saja dulu,apalagi anak masih baru dan belum punya pelanggan di pasar",ucap bapak pemilik toko.


"tapi pak,dimana lagi saya bisa dapatkan ruko yang bisa di sewa perbulan,aku jadi bingung pak sudah putar-putar tapi gak dapat juga ruko yang di inginkan mama",ucap Satria sedih.


"coba anak cari di area yang dekat dengan mall atau sekalian sewa di mall karena setahu bapak bisa sewa perbulan tapi agak mahal kalau gak salah",ucap bapak pemilik toko.


"yah pak nanti saya coba,terima kasih pak",Satria berjalan dengan langkah gontai.


"kemana lagi aku harus melangkah,mana sudah haus dan lapar begini",ucap Satria.


"aku cari tempat makan dulu lah",ucap Satria sambil cari warung pinggir jalan.


Setelah nampak warung,segera Satria masuk dan pesan makanan.


Terlihat warungnya juga sepi pembeli."koq sepi Bu ?",ucap tanya Satria.


"Beginilah nak namanya usaha kadang sepi kadang juga ramai ,kita telaten saja,kalau bangkrut yah sudah resiko pedagang",ucap ibu penjual nasi.


Satria memakan nasinya dengan lahap.


"nambah seporsi lagi Bu",ucap Satria.


Segera ibu penjual menyajikan makan lagi buat Satria.


Tidak biasanya Satria makan sampai nambah begini,ini entah efek lapar atau efek rasanya yang enak.


Usai makan Satria berniat bayar ,"berapa Bu semuanya 2 porsi nasi dan 2 gelas es teh?",ucap tanya Satria.


"semua 26 ribu nak",jawab ibu warung.


Segera Satria serahkan uang senilai 50 ribuan,dulu saat dia kaya pasti tidak minta kembalian,tapi sekarang baginya uang sangat berharga,terlebih tidak setiap saat Satria bisa minta uang seperti dulu waktu papanya masih hidup.


Mengingat papanya , Satria jadi menangis kembali.


"ini nak kembaliannya, terimakasih",ucap ibu penjual nasi.


Setelah selesai membayar Satria keluar dari warung.


Satria kembali berjalan menyusuri jalanan.

__ADS_1


Di sebelah toko emas ada ruko yang kosong,segera Satria berbelok dan bertanya kepada pemilik toko emas,tentang harga sewa toko dan pemilik rukonya siapa,"Sewanya minimal 3 bulan mas,dan harganya 50 juta pertiga bulan ,dan yang punya toko itu saya mas",jawab pemilik toko emas itu.


"masnya mau buka toko apa sebenarnya",ucap tanya pemilik toko emas.


"mau buka usaha pakaian jadi",ucap Satria singkat.


"Bagus itu mas,karena di sekitar sini gak ada toko baju,coba saja mas,siapa tahu nanti laris ",ucap pemilik toko emas sekaligus pemilik ruko.


"apa gak bisa perbulan saja sewanya,karena kata mama cari yang perbulan",ucap Satria kepada pemilik toko emas.


"kalau mau yah 3 bulan sekali 50 juta pas,kalau gak mau yah gak apa-apa,mas bisa nyari di tempat lain",sahut pemilik toko emas.


"kalau gitu saya pulang dulu biar saya bicara dengan mama,besok saya akan datang lagi jika mama setuju",ucap Satria kepada pemilik toko emas.


Satria segera pulang ke rumah dengan naik ojek di sekitaran toko.Sesampainya di rumah.


"Assalamualaikum,ma maaa,mamaaa",ucap teriak Satria memanggil mamanya.


"wa'allaikum salam,gak usah teriak-teriak kenapa",ucap mama Yuli sedikit kesal.


"mama lagi ngapain sih ?",ucap tanya Satria.


"mama lagi jemur baju,capek tahu",ucap mama Yuli kesal .


"maaf ma , Satria cuma lagi semangat saja ",ucap Satria.


"sudah dapat belum rukonya ?",ucap tanya mama Yuli.


"sudah koq ma,tapi mintanya per tiga bulan karena yang perbulan tempatnya sepi banget ma",ucap Satria.


"berapa harganya ?",ucap tanya mama Yuli tegas.


"harganya sekitar 50 juta per tiga bulan,tadi Satria sudah bicara langsung sama pemiliknya",ucap Satria kepada mamanya.


"Terus kamu langsung setuju tanpa mama tahu"ucap mama Yuli khawatir anaknya salah pilih tempat.


"gak koq ma,aku sudah bilang besok saja kesananya sama mama,karena khawatir mama gak suka sama tempatnya",ucap Satria kepada mamanya.


"baguslah kalau gitu,kamu sudah makan belum,itu mama sudah masak dan mama taruh di meja",ucap mama Yuli kepada Satria.


"sudah ma, Satria sudah makan ,sekarang Satria mau mandi dan tidur ,badanku rasanya dah capek semua ma",ucap Satria menghindari masakan mamanya ,sambil membayangkan masakan mamanya nasi lembek dan lauk gosong.


"mending beli nasi bungkus daripada makan masakan mama",ucap Satria dalam hati.

__ADS_1


Segera Satria masuk kamar ,lanjut mandi dan tidur.


__ADS_2