
Semua orang di negeri itu tahu bahwa beberapa tahun lalu setelah Lyn memenangkan peperangan dengan bangsa lain, raja sudah menghadiahkan pernikahan untuknya dengan seorang putri.
Lyn sudah coba menolak tapi siapa yang bisa membantah titah raja? Jadi selama dia diberi waktu sebisa mungkin dia akan menghindari pernikahan itu dan bersenang-senang dengan banyak gadis.
Logikanya selalu menentang perjodohan itu. Bagaimana mungkin dia bisa menikah dengan seorang gadis yang sama sekali tidak dia kenal, tidak pernah bertemu dan tidak pernah ada rasa. Jadi, demi menghormati pemberian raja sekaligus menolak dengan senyap, Lyn memutuskan untuk menerima sekaligus mengulur waktu atas pernikahan itu.
"Aku tahu kau berpetualang dari satu gadis ke gadis yang lain hanya karena ingin memuaskan waktumu sebelum hari itu datang, semua orang di negri OcalypsoDream ini juga tahu. Namun, sampai kapan kau akan menghindari pernikahan itu?" Kembali suara Mate memecah keheningan. Sepertinya, diskusi mereka kali ini alot.
"Dan semua orang juga tahu aku akan mat!""
"Sudahlah terima saja takdirmu. Kau juga belum melihat calon pengantinmu, siapa tahu dia sangat cantik dan tentu saja menggairahkan," goda Mate yang ingin melihat reaksi Lyn. Jelas-jelas dia tahu kalau gadis yang dijodohkan dengannya adalah seorang gadis berwajah buruk dan juga punya keterbelakangan mental. "Lagi pula kau tidak mungkin terus menghindar dari permintaan raja, itu sama saja penghinaan dan kau bisa dipenggal karenanya. Kalaupun kau tidak takut mati masih ada kedua orang tuamu yang harus kau pikirkan!"
"Bagaimana aku bisa lupa," jawab Lyn sembari menengadahkan wajahnya ke langit malam yang sarat dengan bintang-bintang.
Demi memenuhi hasrat ibunya perjodohan itu walaupun sebenarnya tersiksa. "Menurutmu kalau kau menolak perjodohan itu apa nasib Charis akan benar-benar menyedihkan?" tanya Mate dengan nada suara sedih.
Pertanyaan itu seolah bukan ditujukan kepada Lyn, tapi pada dirinya sendiri. Lyn mendengar hal itu. Mereka bersahabat sejak lama, jadi pasti pria itu tahu mengapa reaksi Mate tiba-tiba berubah setelah membahas mengenai Charis, adiknya.
__ADS_1
Tidak hanya Lyn, bahkan semua orang di negeri itu tahu bahwa betapa Mate sangat mencintai gadis itu. Namun, demi memberi kekuatan dan dukungan kepada kedudukannya, Mark mengambil gadis itu sebagai permaisurinya sehingga keluarga Lyn yang terkenal memiliki kekuatan yang luar biasa menjadi sekutunya dan tunduk pada raja.
Kebahagiaan Charis menjadi senjata pamungkas bagi raja untuk menekan Lyn. Dia tidak bisa menghabisi raja dengki itu hanya karena sang raja menawan adiknya dengan ikatan suami istri, walaupun dia tahu bahwa Charis tidak mencintai raja Mark, tapi justru hatinya sudah tertambat pada sahabatnya sendiri.
Sementara ibunya yang haus akan kekuasaan dan juga jabatan dengan senang hati menyerahkan putri satu-satunya kepada raja untuk dijadikan permaisuri tidak peduli pada kenyataan bahwa gadis tidak mencintai Mark. Dan bukan tidak pernah Ibunya mendengar bahwa Charis sering disakiti oleh Mark, tapi nasi sudah menjadi bubur, penyesalan datang terlambat karena sudah menjadi istri dari raja, hingga tidak mungkin bagi keluarga itu untuk menengahi pertengkaran mereka guna membela putri mereka.
"Sudahlah, Mate, lupakan Charis. Dia sudah menjadi milik orang lain. Sudah seharusnya dan sudah waktunya kau mencari penggantinya," ucap Lyn menepuk pundak sahabatnya itu. Lyn tahu kalau saja Charis dan Mate menikah, mereka pasti menjadi pasangan yang paling bahagia di negeri itu, karena keduanya dipenuhi dengan rasa cinta. Sejak dulu sudah saling menyukai, hanya karena minder, Mate tidak berani mendekati Charis terang-terangan, karena anak kepala tetua sekaligus penasehat raja.
"Sebenarnya aku tidak mengerti kenapa Mark begitu membencimu!" seru Mate menoleh ke arah Lyn yang juga tengah melihatnya.
Sebuah senyum sinis mengembang di bibir Lyn yang tampan. Dia tahu mengapa Mark sangat membencinya. Berpuluh tahun yang lalu, keluarga Lyn yang disebut sebagai leluhurnya yaitu panglima sekaligus pahlawan negeri OcalypsoDream, Deathlyn Eagle, membantai ayah raja Auriga karena sudah membunuh kekasih hatinya, dan setelahnya Deathlyn membenamkan jiwanya membawa Auriga menerjang neraka.
Troy, ayah Mark, memilih untuk berdamai walaupun hatinya masih mendendam karena ayahnya sudah terbunuh. Mengambil salah satu anggota keluarga Deathlyn yang jatuh pada Charis untuk dinikahkan dengan Mark putranya, sebagai simbol perdamaian antar dua keluarga itu.
Mempertimbangkan dendam yang diturunkan oleh Troy pada putranya, yang membuat Mark berusaha mencari cara bagaimana untuk menyiksa dan membuat kehidupan Lyn tidak tenang. Salah satunya adalah dengan dikeluarkannya dekrit raja yang tidak terbantahkan yang memaksakannya untuk menikahi seorang gadis yang tidak dia kenal dan pastinya tidak dia inginkan. Seorang perempuan yang berwajah buruk walaupun disebut sebagai putri dan banyak rumors yang mengatakan bahwa Wanita itu sudah menjadi tidak waras, tinggal sendiri di kastilnya setelah kejatuhan kerajaan ayah nya yang diserang oleh kerajaan OcalypsoDream.
Itulah cara keturunan Auriga untuk menjatuhkan hukuman seumur hidup padanya yang akan menyiksa batinnya dan membuatnya gila.
__ADS_1
"Sudahlah aku tidak ingin membahasnya lagi, lebih baik kita lupakan hal yang membuat emosi menjadi bergejolak!" putus Lyn mengambil minuman yang ada di dalam gelas cawannya lalu menenggak sampai habis.
Kedua pria itu terdiam sejenak, masing-masing memikirkan hal yang berbeda sembari menatap langit. Mate terpenjara dengan pikirannya pada Charis, merindukan kekasih hatinya itu yang setiap hari bisa dia lihat di istana tapi tidak bisa diajak bicara dan disentuh, sementara Lyn memikirkan nasibnya yang akan segera berakhir dengan perjodohan gila yang dilakukan raja padanya.
Apakah ada dunia lain tempatnya bisa melarikan diri? Dia pernah sempat mendengar ada nama tempat yang disebut dengan bumi, tempat manusia yang tidak punya kekuatan seperti mereka tapi tidak sembarang orang yang terpilih untuk bisa turun ke sana sekalipun fia mempunyai kekuatan untuk pergi.
Dia harus menemui penjaga pintu gerbang pemisah antara negerinya dan beberapa lapisan langit yang juga mempunyai banyak kerajaan hingga pada akhirnya bisa turun ke bumi dan hal itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Dia harus punya motif untuk bisa berkunjung ke bumi.
Hewan malam berbunyi lembut dari arah taman mengiringi kesenduan di malam itu. Malam menyedihkan bagi dua orang pemuda yang tampaknya kehidupan asmaranya jauh dari kata bahagia.
"Lihat ada bintang jatuh. Apa kau percaya, bahwa saat bintang itu jatuh dan seseorang membuat permohonan, maka hal itu akan terkabulkan? Aku pernah mendengar lelucon itu," ucap Mate menoleh ke sebelah kanan, tempat Lyn duduk.
"Orang bodoh mana yang mengatakan itu?" sambar Lyn tersenyum mengejek lalu mengalihkan pandangan. Tentu saja dia sama sekali tidak percaya.
"Baiklah kalau kau tidak percaya aku akan menggantikanmu membuat permohonan!" Mate lalu menutup matanya dan melipat tangan sementara Lyn memperhatikan wajah sahabatnya itu yang seperti seseorang sedang berdoa lalu tidak berapa lama mata Mate kembali terbuka.
"Apa permintaanmu?" tanya Lyn penasaran
__ADS_1
"Bukan 'kah kau tidak akan percaya lelucon seperti itu? Jadi, itu bukan urusanmu!"