
tanpa pikir panjang lagi kalian segera pergi membawa beberapa orang prajuritnya yang tentu saja memiliki ilmu dan kemampuan khusus bersamanya mencari tanaman yang disebutkan Matilda.
Awalnya dia ingin membawa gadis itu berjaga-jaga kalau sampai ternyata dia bohong dan ingin menjebak mereka namun Vanessa yang punya mata batin bisa melihat bahwa Matilda tidak punya niat jahat kepada Luna ataupun Lin jadi memutuskan untuk tinggal di istana menunggu dan mengurus Luna.
siapa yang sudah mencelakai Tuan Putri nyonya tanya Matilda yang sejak tadi tidak hentinya menangis melihat keadaan Luna yang begitu menyedihkan terkadang dia menggigil kedinginan namun suhu tubuhnya begitu panas sekarang dia akan menangis meraung merasakan sakit yang menghentak dari dalam tubuhnya dan memohon agar dia segera dibunuh saja agar tidak merasakan sakit itu lagi.
Aku tidak tahu saat itu kami berdua sedang berbicara di taman lalu tiba-tiba dia jatuh pingsan dan ada bekas di lehernya yang tampaknya sudah dibidik dari arah jauh oleh orang yang ingin mencelakainya kalau sampai link mengetahui siapa pelakunya niscaya dia tidak akan pernah melihat cerahnya matahari pagi lagi tugas Vanessa yang ikut mendendam dan mengutuk perbuatan orang yang sudah mencelakai Luna.
hari berganti sudah dua hari dan pergi mencari obat itu namun tampaknya tidak segampang itu untuk mendapatkan ramuan itu walaupun sudah mengerahkan kekuatan dan juga mata apinya dia belum bisa menemukan tanaman itu yang seperti digambarkan oleh Matilda namun dia tidak putus asa dia tidak akan pulang sebelum menemukan obat itu.
Bagaimana mungkin dia bisa membiarkan wanita yang kini dia sadari sangat dia cintai itu mati karena perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab.
sampai pada hari ke-4 keadaan tubuh sudah semakin lelah tidak ada gairah dan juga Harapan terlihat dari wajah parah kesatria yang ikut serta bersamanya begitu letih berhari-hari tidak makan dan minum hanya untuk mencari tumbuhan yang bahkan belum pernah mereka lihat.
kalian tunggulah di sini aku akan naik lebih ke atas lagi kalian boleh mencari aliran air yang bisa kalian jadikan untuk pelepas dahaga perintah Line kepada kelima prajurit yang dia bawa
Lalu mate berdiri ingin mengikuti langkah Lin namun dengan cepat pria itu menghentikan langkah sahabatnya dengan uluran tangan kau tetap di situ kau juga sudah kelelahan Aku akan segera kembali ucap bulan lalu menghilang terbang dengan mengepakkan sayapnya.
__ADS_1
Di hari kelima ini sepertinya alam masih berpihak kepadanya seorang tabib datang dan bertemu dengan mereka tanpa sengaja pria tua itu ternyata adalah penjaga sekaligus orang yang mengurus tempat itu menjaga kelestarian tanaman yang dijadikan obat untuk segala penyakit yang ada.
Apa tujuanmu datang ke sini?" Tanya nya dengan tenang selama ini tidak ada yang berhasil datang ke tempat itu karena memang hanya orang-orang yang sangat terdesak yang bisa menemukan tempat itu.
dengan ilmu saktinya kakek tua itu memang menjaga tempat itu seolah menjadi hamparan Padang yang luas tanpa ada satupun tanaman hanya tanah tandus yang tidak menarik perhatian orang yang tanpa sengaja melewati batas itu.
Aku ingin mencari puneral tukas Line to the point dia tidak ingin menyia-nyiakan waktu Walaupun dia sudah terbang berhari-hari ke tempat ini namun pikirannya tetap tertuju kepada keadaan Luna di istananya saat ini pasti garis itu semakin menderita tersiksa antara hidup dan mati
lebih cepat menemukan tumbuhan itu lebih baik agar dia bisa segera kembali ke sisi Luna.
Aku tidak pernah mendengar nama jenis di tanaman itu. tidak ada di sini tanaman yang seperti kau cari jawab kakek tua itu
siapa yang akan kau tolong Seandainya obat itu memang ada
seseorang yang amat sangat aku cintai istriku ucapnya dengan suara bergetar bahkan tanpa sadar matanya sudah berkaca-kaca ketakutan berpisah dengan Luna selamanya membuatnya tidak berdaya.
kalau orang melihat penampilannya saat ini pasti tidak akan menyangka bahwa itu adalah lilin panglima perang terhebat di negeri OcalypsoDream.
__ADS_1
dia lebih terlihat seperti seorang pria biasa yang sedang dilanda kesedihan kegelisahan dan putus asa karena takut dengan ancaman istrinya akan meninggal.
ceritakan padaku bagaimana penyakit istrimu itu.
Lyn segera menjelaskan semuanya kepada sang kakek penjaga tempat itu pria itu hanya ngangguk-ngangguk memahami keadaan Luna saat ini dan dari apa yang diceritakan oleh Lin dia bisa menangkap bahwa Luna memang terkena racun medium dan disebabkan oleh seseorang yang berniat jahat dan ingin membunuh gadis itu.
ketika Lin menyelipkan bahwa dirinya adalah panglima di kerajaan OcalypsoDream tidak serta-merta pria tua itu takut ataupun segan kepadanya baginya tidak ada jabatan yang penting di daerah kekuasaannya itu karena yang paling dia takuti adalah Tuhan yang maha kuasa dia adalah makhluk bebas yang dititipkan tempat yang luar biasa yang ditumbuhi oleh banyak jenis tanaman yang bisa membantu makhluk lain.
Bagaimana kek Apakah aku bisa mendapatkan tanaman itu aku mohon aku akan membelinya kau tinggal sebutkan berapa harganya
lalu terdengar gema tawa oleh kakak tua itu penuh kesal dan rasa ingin memaki kepada Lin yang menganggap bahwa semua hal bisa diselesaikan dengan uang.
Aku paling benci dengan sikap seseorang sepertimu yang mengagungkan uang dan berpikir bisa mendapatkan apapun yang kau mau dengan uang. Awalnya aku bersimpati dengan ceritamu tapi setelah kamu mengatakan ingin membelinya aku jadi tidak ingin menolongmu jawab kakek tua itu segera ingin pergi dari sana.
Lin yang sadar bahwa dia sudah salah menurunkan egonya segera berlari mengejar langkah pria itu.
aku minta maaf kek aku kalut putus asa membuatku berpikir akan melakukan apapun demi mendapatkan obat itu Aku tidak ingin kehilangan istriku orang yang paling aku cintai oleh karena itu aku akan melakukan apapun dan menukar apapun demi obat itu bahkan nyawaku sekalipun ucapnya memohon Bahkan dia menjatuhkan lututnya ke tanah berlutut di hadapan sang kakek yang maha sakti.
__ADS_1
pria dengan jenggot yang begitu panjang sampai sebatas dada itu pun akhirnya luluh dia menatap tajam ke arah Lin dengan senyum seringai.
akhirnya kau mendapatkan pembelajaran mengenai etika dan makna hidup yang sebenarnya. baiklah aku akan membantumu tapi ini semua aku lakukan bukan karena kau sudah memohon tapi aku memberikan tumbuhan itu karena yakin gadis yang akan kau sembuhkan ini adalah gadis istimewa yang takdirnya akan mengubah keadaan dan sejarah di negerimu ucap sang kakek seolah bisa menerawang dan mengenal siapa diri Luna yang sebenarnya.