
mereka memulai perjalanan panjang menuju ke istana utama tempat raja mart akan menjamin mereka. kereta ajaib itu ditarik oleh beberapa naga yang bersayap yang melayang di udara seolah pesawat yang sering dia tumpangi ketika masih berada di dunianya.
di dalam bilik itu hanya ada mereka berdua dan lain memutuskan untuk menghabiskan waktunya selama dalam perjalanan hanya menatap wajah Luna.
jangan menatapku terus apa kau tidak bosan umpat Luna yang tidak bisa menyembunyikan warna merah di pipinya sejak tahun diberi itu terus saja memandangnya
Aku minta maaf Aku tidak akan pernah bosan untuk melihat wajahmu yang cantik dan sudah kubingkai di pelupuk mataku. nanti saat aku jauh darimu Dan ketika aku merindukanmu Aku bisa membayangkan wajah dan senyummu dengan menutup mataku dan kalau nanti aku mati di medan perang Aku ingin membawa kenangan bersamaku ucap dan begitu lembut.
Luna menutup mulutnya dengan rapat pada hari yang di bola matanya diameter sentuh mendengar perkataan pria itu yang mampu menggetarkan hatinya belum ada pria yang pernah mengungkapkan perasaannya sebesar itu kepada dirinya tidak juga, Albert.
Apakah semua orang memang memanggilmu lalu nastar yang gila yang sering berbicara kepada makhluk tidak kasat mata di jendela menara tempat tinggalnya tanya Lyn mengalihkan pembicaraan.
dia tidak ingin kesedihan akan perpisahan mereka mewarnai perjalanan keduanya terlebih ini adalah momen terakhir sebelum dia berangkat ke medan perang.
sehebat apa pendirinya tetap saja akan ada masanya dia jatuh dan kalau sampai hal itu terjadi diri takdirkan untuk musnah pada perang kali ini maka biarlah saat ini dia menikmati kebersamaannya bersama istrinya itu.
Aku tidak tahu kalau kau dengar seperti itu berarti itulah yang benar sejak Luna ada tak aja pandangan yang dilarikan ke arah luar.
"Kenyataannya, saat ini kau adalah istriku. Wanita yang paling aku cintai!"
__ADS_1
Lin mencondongkan tubuhnya lebih dekat sambil berbicara menekankan kata kenyataannya adalah seakan menikam udara tepat di depan dunia di saat yang sama Luna membenamkan diri semakin dalam ketimbunan dan terlalu angsa setiap kali Lyn menikahnya dengan kata-kata yang menggetarkan jantungnya.
sudah menjadi tugasku kehormatanku dan kesenangan bagiku untuk melindungimu menjaga dan juga mencintaimu mungkin pada pernikahan kita aku tidak hadir tapi bukan berarti aku tidak menghargai pernikahan ini dan tidak menganggapnya sampai aku mati Hanya Kau wanita yang akan aku nikahi," lanjutnya yang berhasil membuat bulu kuduk Luna semakin meremang.
aku haus Tidak adakah minuman yang bisa melepas dahaga di sini ajak Luna mengalihkan pokok pembahasan mereka sepertinya pria itu semakin berhasil membuatnya terpikat.
dengan tangannya yang panjang dan menjangkau laci tempat penyimpanan minuman dia mengambil dua gelas dan juga menuang minuman khas negeri itu. mereka biasa menyebutnya sweet bitter karena kadang manis kadang juga kecut kamu setelah dua kali mencicipi niscaya siapapun akan ketagihan.
minuman itu terasa pas di lidah Luna karena di dunianya dia juga memiliki minuman yang memiliki rasa yang persis sama namun ini rasanya lebih kuat dan juga efeknya lebih tajam dari yang pernah dia cicipi di dunia.
jangan terlalu banyak kamu minumnya aku tidak bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan oleh minuman itu nasihat Line melihat ke arah Luna yang dengan semangat menuangkan kembali minuman itu ke dalam gelasnya yang sudah sempat kosong.
natalin terkunci pada bibir Luna dan ia akan menciumnya namun lagi-lagi garis itu tidak merasa siap Dan Dia berusaha untuk membatalkannya.
sudah waktunya kau mengetahui yang sesungguhnya aku bukan lalu nastar Dia menyuruh cos apa saja yang terlintas di pundaknya saat ini demi mencegah bibir menyeretnya dalam lingkaran kenikmatan.
dan untuk kesekian kalinya aku tegaskan aku bukan sayangmu jadi berhentilah untuk memanggil Sayang padaku tempat Luna menarik diri agar sedikit menjauh duduknya dari Lyn.
Lin seketika setuju kurasa kau memang bukan alu nastar yang dikatakan orang gila tapi kalau memang sayangku suka atau tidak bahkan ke dunia pun menentangnya tidak terkecuali oleh raja yang ingin memisahkan kita aku akan tetap memegang tanganmu dan berjalan bersamamu. hanya ada dua hal kekurangan dalam dirimu namun itu tidak menunjukkan bahwa kau gila yang pertama kau mengabaikan keselamatanmu dan yang kedua Kau mengabaikan pesanan aku lanjut Lin tersenyum menggoda.
__ADS_1
dia tahu pengakuan aneh yang diucapkan Luna tentang dirinya hanya alasan gadis itu untuk menjauhkan Lin darinya.
Bagaimana mungkin dia bukan lalu nastar kalau dia bukan alu nastar Lalu siapa sedikit pun dan tidak menanggapi omong kosong Luna mengenai penyangkalan dirinya.
Oh dua hal itu yang justru membuat mau bebal aku tidak dalam bahaya dan aku tidak menginginkanmu aku rasa pernyataan itu cukup jelas untuk kau pahami jawab Luna melipat tangan di dada namun laki-laki hal itu menarik perhatian kalian untuk melihat ke arah bagian dadanya
Line tertawa lagi ini memang sialan tapi ia tertawa kau memang ada dalam bahaya dan untuk soal keinginan, menurutku dan menghentikan kalimatnya lalu bergeser mendekat ke arah garis itu berat badannya sudah menindih bantal bulu angsa di dekat Luna dan membuatnya bergeser dengan kaget
seketika Luna sudah berada dalam pelukan Line sekarang ia paham apa efek jangan ditimbulkan jika kebanyakan menanggap minuman itu.
percikan itu mulai terasa terlebih setelah mendapat godaan dari pelukan dan sentuhan pria itu di kulitnya Luna menjadi bodoh tidak tahu harus berbuat apa Yang pasti dia tidak ingin melepaskan diri dari pelukan pria itu
kau benar Mungkin aku memang menginginkanmu berisik Luna dengan mata yang menatap penuh pada Lyn mungkin kalimat itu tanpa dia sadari keluar begitu saja dari mulutnya tapi itu sudah terucap dan tidak bisa ditarik lagi karena si panglima perang sudah melambung tinggi mendengar pernyataan itu.
Line menutup perbincangan itu dengan senyuman lalu mulai menyentuh bergaris itu yang sudah menjadi candu baginya ia bahkan masih ingat Bagaimana rasanya ketika untuk pertama kali dia cicipi di gudang penyimpanan makanan Sejak saat itu dia bersumpah akan mengulangi lagi dan lagi apapun akibatnya Dia akan menanggung bahkan harus merelakan nyawanya sekalipun.
ciuman itu semakin dalam semakin menuntut dan ingin menguasai terlebih saat ini partner Lyn terlihat begitu menyerah untuk dikuasai tidak ada hambatan haruskah dia menunggumu di gadis itu di tempat itu
Ya sudah tidak tahan tapi dia tidak ingin melakukannya untuk pertama kali dengan keadaan mendesak dia menginginkan tempatnya sangat romantis dan spesial oleh karena itu dia menahan itu jawabnya sebentar lagi.
__ADS_1
"Tak bisakah naga sialan ini lebih cepat terbang!" umpatnya dengan menghentakkan kaki sekeras mungkin, hingga prajuritnya yang mengemudikan tali kekang mengerti dan segera membawa mereka ke tempat tujuan lebih cepat lagi.