Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
episode13


__ADS_3

"siapa yang berani nyakitin Nasya,? " tanya Alex pada ketiga gadis yang ada di hadapanya.


"Leon" ucap para gadis itu serempak. membuat Alex mengepalkan tanganya geram.


Alex berbalik dan hendak melangkah keluar. namun, suara Micelle menghentikan langkahnya.


"loe mau kemana? " tanya Micelle. "kalo loe mau nyamperin Leon, mendingan gak usah karena Leon sudah di bawa ke kantor polisi " lanjut Micelle.


Alex yang mendengar itu, menghela nafas panjang seraya membalikan tubuhnya. lalu duduk di kursi tunggu.


tak berapa lama, pintu terbuka dan terlihat Nasya keluar dari ruang UGD.


mereka semua menghamoiri Nasya yang masih saka tersenyum.


"loe gak papa Nas? " tanya Micelle seraya membolak balik tubuh Nasya mencari luka.


"enggak kok. kalian tenang aja gue kan kuat" ucap Nasya seraya menyombongkan diri.


"dih kuat kata loe, kuat kok sampek di gendong kak David " ucap Audry mencibir.


membuat Nasya nyengir kuda dan membuat ketiga temanya tertawa. kecuali Alex yang menatap tajam. entah pada siapa tatapan tajam itu ia layangkan karena tidak mungkin ia berani menatap tajam kekasihnya itu.


Nasya yang menyadari keberadaan sang kekasih, lantas berlari menghampirinya dan langsung memeluknya.


"kamu datang? " tanya Nasya seraya nengalungkan tanganya ke leher Alex. membuat semua orang yang berada di sana memalingkan wajahnya.


"duh yang lagi kasmaran dunia serasa milik berdua yang lain ngontrak. " cibir Rayana membuat Nasya dan Alex menoleh keasal suara.


lalu kembali fokus menatap satu sama lain seraya tersenyum.


"duh hargai yang jomblo kebapa sih? " gerutu Audry membuat mereka berdua kemali menoleh.


"sirik aja. iri, bilang bos" ucap Nasya menjulurkan lidah.


"ish dasar temen gak da akhlak" ucap Rayana menggerutu.


membuat mereka semua tertawa dan menerikai gadis cantik itu" makanya cari pacar" teriak Nasya seraya cekikikan.


"by aku antar ya sekalian kita kedanau" ucap Alex menggandeng tangan sang kekasih.


"boleh deh aku juga udah kangen banget sama suasana Danau" ucap Nasya semangat empat lima.

__ADS_1


"gaes temen kalian gue pinjam ya? " ucap Alex pada ketiga sahabat kekasihnya itu.


"iya ya tapi jangan lupa di balikin dengan selamat ya" ucap Micelle


"siap. gak akan lecet kok temen kalian" ucap Alex terkekeh.


mereka semua akhirnya keluar dari rumah sakit dengan di pimpin oleh Nasya dan Alex di depan di susul Micelle, Rayana Dan Audry di belakang.


sudah seperti raja dan ratu belum nih gaes? hehe oh iya disini author gak mau kasih Visualnya ya kalian bayangin aja sendiri.


lanjut kembali pada kedua sejoli yang sedang kasmaran ya gaes


dan tanpa mereka semua sadari, ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka dari seberang jalan. siapa lagi jika bukan David. pria itu tidak benar-benar pulang. bodoh memang. karena jelas-jelas Nasya sudah mempunyai kekasih, bamun tetap saja menyukai gadis itu.


"argg ****" umoatnya seraya menggebrak motornya. "loe seharusnya udah tau kalau cewek yang loe taksir itu udah milik orang. bego!! " lanjutnya memaki dirinya sendiri.


lalu meninggalkan tempat itu dan entah pergi kemana hanya David dan author yang tau😍😍


🌸🌸🌸


sementara itu, Alex dan Nasya sudah berada di danau yang memang sangat indah. membuat gadis itu berulang kali menghirup udara segar.


"seger banget ya by sampai di hirup berkali-kali" ucap Alex yang telah duduk di samping Nasya.


"tau lah by. orang ini Papa aku yang buat " ucap Alex seraya tersenyum kearah gadis pujaanya itu.


"wah serius kamu Lex? ini Papa kamu yang buat? " ucap Nasya dengan wajah tidak percayanya.


"serius baby. kata Papa sebagai hadiah pernikahaan kita nanti " ucap Alex seraya menyenderkan kepalanya ke bahu Nasya.


membuat wajah gadis cantik itu memanas karena malu. bagaimana gak malu coba, baru juga jadian satu tahun masa sudah di anggap mantu.


"ah kamu Lex ada-ada aja" ucap Nasya menggelengkan kepala menepis isi fikiranya sendiri.


"kenapa? kamu gak percaya by? " tanya Alex mendongak menatap sang kekasih.


"ya masak aku percaya sama omongan kamu Lex kita aja baru pacaran satu tahun. dan masa iya Oapa kamu sudah memperlakukan aku seperti menantu idaman saja" ucap Nasya.


"by, dengerin aku ya. Papa sama Mama aku itu sudah mempersiapkan semuanya buat kamu sayang. bahkan danau ini sudah atas namamu " ucap Alex seraya menggenggam tangan kekasihnya.


"what, kamu gak bercanda kan Lex? " tanya Nasya membulatkan kedua matanya. dan jangan lupakan mulut mungilnya yang terbuka lebar.

__ADS_1


"awas jangan lebar-lebar tuh mulut. nanti ada yang masuk" ucap Alex menggoda Nasya. "lagian kenapa aku mesti bohong sama kamu sih by, aku tuh serius tau" lanjutnya.


membuat Nasya langsung menutup mulutnya rapat-rapat dan menggerutu.


"ish paan sih nyebelin" gerutu Nasya. menyembunyikan wajahnya yang memerah akibat gombalan sang kekasih.


"nih " ucap Alex menyodorkan map kuning oada Nasya.


"apa ini? " tanya Nasya seraya menerima map tersebut dari tangan Alex.


"buka aja nanti kamu juga akan tahu itu apa " ucap Alex tersenyum.


dengan patuh, Nasya membukanya. membacanya dengan seksama. mencerna kalimat demi kalimat dan detik berikutnya, gadis itu terkejut.


"ini--" ucapan Nasya terhenti melihat anggukan kepala dari sang kekasih.


"iya by itu semua buat kamu ya " ucap Alex tersenyum kearah Nasya.


"makasih. ucap Nasya meneteskan air mata karena merasa terharu.


"sama-sama sayang. semuga impian kita bisa terwujud ya " ucap Alex merangkul pundak Nasya.


Nasya tersenyum sangat manis dan mata mereka saling mengunci.


"kita pulang yuk by udah sore. nanti kita kesini lagi " ucap Alex melepaskan tatapanya pada sang kekasih.


sengguh ini adalah ujian terberat seorang Alex. karena tak pernah sekalipun menyentuh pacarnya.


bukan karena Alex orang alim, tapi karena peraturan dari orang tua Nasya yang mengharuskan mereka jangan melakukan hal yang lebih.


Nasya mengangguk dan berjalan menatap kearah jalan raya.


mereka berdua kini sudah berada di parkiran dan Nasya sudah menaiki kuda besi milik kekasihnya.


"pegangan by biar gak jatuh " ucap Alex saat dirinya sudah melajukan motornya.


"oh iya Lex aku sampe lupa, kamu udah minta izin sama Momy sama Dady belum soal ini? " Nasya bertanya pada Alex.


" udah, mereka mendukung kok" ucap Alex sedikit berteriak karena takut sang kekasih tak mendengar.


setelah itu, tak ada obrolan dari keduanya hingga mereka samoai di depan rumah Nasya.

__ADS_1


BERSAMBUNG.........


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA GAES


__ADS_2