Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
BAB 59


__ADS_3

Nasya memutuskan, untuk langsung pulang kerumah saja. dirinya tak mampir kemana mana. karena memang, dirinya sedang tidak tertarik dengan apapun.


karena hatinya, masih tak menentu akibat rencana pertunangannya dengan Alex.ia merasa seperti memakan buah simakalama.


hatinya menjadi sangat resah dan gelisah karena masalah ini.


tiba di rumahnya, Nasya langsung menuju kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya, di kasur empuk miliknya.


ia memandang, langit langit kamarnya dan menerawang jauh di atas sana.


"apa benar, takdir gue harus seperti ini,? jika iya. maka, kuatkan aku Ya Tuhan." ucapnya seraya memejamkan mata.


tak lama, dirinya terlelap dalam lautan kesedihan.


malam harinya, Nasya memutuskan untuk keluar dari kamar karwna memang, perutnya sangat lapar. akibat melewatkan makan malam dan makan siangnya.


"malam Pak Kim, masak apa ?tanya Nasya menghampiri sang kepala pelayan.


"pagi non, mau makan apa,?" tanya Pak Kim seraya menggeret kursi untuk anak majikanya itu.


"makan nasi goreng aja Pak," ucspnya seraya duduk di kursi makan dan menyantap makananya.


setrlah selesai makan, Nasya menaiki anak tangga dan menuju kekamarnya.


ceklek


pintu di buka, dan Nasya segera masuk kedalam kamarnya. kemudian, membuka buku pelajaran untuk belajar sebentar.


kring kring.


saat dirinya tengah fokus mengerjakan soal soal latihan, ponselnya tiba tiba berdering.

__ADS_1


Nasya segera mengangkatnya tanpa tau siapa yang menghubungi dirinya.


"halo," ucap Nasya seraya matanya kembali fokus membaca buku pelajaran.


"halo," sapa seseorang dari seberang sana. membuat Nasya seketika membeku. suara itu, haduh kenaoa loe langsung mengangkatnya. bodoh!! rutuknya dalam hati.


"kenapa,?" tanya Nasya. sebiaa mungkin, bersikap acuh pada seseorang yang sedang menelponya.


"kamu benar mau tunangan sama Alex?" tanya orang itu terdengar di telinga Nasya seperti orang yang sedang terpuruk.


"iya," ucap Nasya sedikt ketus dan segera mematikan pangilan di poselnya.


"maaf," ucap Nasya ssekali terdengar terisak. lalu, ia kembali memfokuskan dirinya oada buku belajarnya.


beberapa hari kemudian..


hari ini, Nasya dan Alex akan mengadakan acara pertunangan. setelah sebelumnya, keluarga Alex, datang ke rumah Nasya untuk meminta izin.


"wah kamu sangat cantik swkali, pantas saja, Alex sangat tergila gila padamu, karena kamu memang sangat cantik," puji si mbakmbak perias.


membuat Nasya hanya bisa tersenyum menanggapi ucapanwanita di depanya itu.


sungguh, hari ini, dirinya sangat malas untuk melanjutkan acaranya.


"sayang, apa kamu sudah siap,?" tanya Ny.Isyana menghampiri sang putri.


"sudah mah," ucapnya seraya berbalik badan dan menatap sang Mama.


"wah, cantik sekali anak mama," ucapnya seraya tersenyum dan menggandeng tangan Nasya.


"makasih, mamah juga cantik makanya anaknya juga cantik hehehe " ucap Nasya tersenyum genit dan menggoda Sang Mama.

__ADS_1


"ih, anak mama memang narsis ya," ucapnya seraya mencubit pioi anaknya.


kemudian mereka tertawa lepas seraya. wninggalkan kamar, menuju lantai bawah dimana acara akan di selenggarakan.


namun sayang, senyuman Nasya, adalah senyuman palsu. yang membuat Ny.Isyana sebagai seorang ibu, tersenyum getir. seraya menghela nafas beberaoa kali.


membayangkan, anak satu satunya, akan menjalani kehidupan yang sulit yaitu hubungan tanpa cinta.


bahkan, Ny.Isyana pernah mengusulkan jika pertunangan ini, harus di batalkan karena Ny.Isyana merasa tak tega dengan sikap putrinya, yang sering melamun.


namun, Nasya menolak dengan alasan jjka keluarga Alex telah mengundang semua orang dan tak mau membuat keluarga itu malu.


dan alasanya, memang sangat masuk akal. akhirnya, mereka tetap akan mengadakan acara itu.


membuat semua orang, merasa terpana dengan kecantikan dan keanggunan gadis itu.


Nasya menuruni anak tangga, dengan di gandeng oleh sang Mama dan juga mamanya Alex yang menhampiri mereka.


"kamu sangat cantik sayang, serasi sekali jika bersanding dengan anak mama," ucap Ny. Nindy seraya menggandeng tangan sang calon menantu dengan begitu bangganya.


semwmentara itu, Nasya hanya tersenyum tipis menanggapi omongan wanita paruh baya itu.


kini, Nasya sudah berhadapan dengan dengan Alex yang sedari tadi, tidak lepas dari sosok cantik di depanya.


dan kini, mereka sedang berhadapan satu sama lain. untuk selanjutnya, akan melakukan prosesi tukar cincin.


di saat mereka akan mengadakan tukar cincin, tiba tiba saja, Tn. Fery muncul dan segera naik keatas panggung. membuat semua orang terkejut. termasuk Nasya dan teman temanya.


"selamat pagi, maaf jika saya berada disini dan sedikit mengganggu jalanya acara pertunangan ini, saya hanya ingn menyampaikan, bahwa ada yang perlu saya beritahukan pada kalian," ucapnya seraya melirik Tn.Halim.


membuat Tn.Halim yang merasa dilirikpun, hanya bisa terdiam dan nerasa was was

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2