Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
episode 41


__ADS_3

membuat Audry di seberang sana, mengernyitkan dahi karena heran melihat sahabatnya itu berbicara dengan nada ketus.


"loe kenapa lagi,? " tanya Audry pada akhirnya. dirinya measa heran dengan nada sahabatnya itu.


"hmm loe kesini aja deh, nanti gue ceritain. " ucap Nasya seraya menutup panggilan di ponselnya.


terlihat raut wajah gadis itu, mendadak murung saat mengingat jika sahabatnya juga menaruh perasaan pada kekasihnya itu.


tak lama, suara mobil berhenti di pekarangan rumah Nasya. dab tak lama kemudian, terdengar suara Audry dari arah luar kamarnya.


"speda, halo Nasya sayang, " ucap Audry seraya masuk ke dalam rumahnya.


"ish berisik banget sih jadi orang, " ucap Nasya kwtus membuat Audry nyengir kuda.


kemudian mereka duduk di kursi yang ada di ruang keluarga. tak lama, seorang pelayan datang dengan membawakan mampan berisi minuman.


"wah makasih ya bi, " ucap Audry tersenyum manis. pelayan itu hanya mengangguk dan pamit kebelakang.


dengan segera, Nasya menceritakan semua pada sahabatnya itu. karena memang hanya Audry sekarang ini, yang mengetaui hubunganya dengan David.


"jadi, apa yang mau loe katakan,? " tanya Audry saat mereka sudah lama terdiam.


"entahlah, gue masih bingung, karena sepertinya Micelle sangat menyukai David, terlihat dari binar matanya yang terpancar jelas jika menyangkut David, " ucap Nasya lesu.


membuat Audry juga merasa kasihan pada kedua sahabatnya itu.


"ini terjadi karena kak David yang terlalu memberikan perhatian lebih pada Micelle, " ucap Audry sedikit menyalahkan jekasih sahabatnya itu.


"kok loe jadi nyalahin pacar gue, " ucap Nasya protes. mendadak, dirinya tak suka jika ada orang yang menyqlahkan kekasihnya itu.


membuat Audry memutar bola mata malas melihat tingkah sahabatnya itu.


"ish loe tuh ya, " ucap Audry mendengus kesal l. lalu, melanjutkan kalimatnya. "ya jelas itu salah pacar loe, kenapa ngasih perhatian berlebihan banget, apalagi pada cewek yang memang oerasaanya sangat sensitif, " ucap Audry menjelaskan.


"tapi kan, yang di lakukan David emang udah bener, " ucap Nasya masih keukeuh kembela kekasihnya itu.


membuat Audry merasa kesal atas ulah sahabatnya itu.


"tapi, nggak harus mengantar doi pulang juga kan, " ucap Audry menyindir.


Deg


benar apa yang di katwkan sahabatnya itu, seharusnya, Dav8d tidak perlu sampai mengantarkan sahabatnya itu pulang. apalagi, menemaninya saat gadis itu sakit.

__ADS_1


oh big no!! apa jangan jangan, David memang ada rasa dengan Micelle, lalu, dirinya di pacari hanya untuk memqncung perhatian dari gadis itu.


oh kalo benar begitu, Nasya memang gadis bod*h yang bisa di tipu dua kali dengan laki laki.


"loe mikirin apa Nas,? " tanya Audry seraya menyentuh bahu sahabatnya itu.


membuat Nasya tersentak kaget dan langsung menoleh kearah Audry.


"nggak, gue cuma kepikiran, apa jangan jangan, David mendekati gue hsnya untuk membalaskan dendanya,? " tanya Nasya pada Audry.


"hah, maksudnya,? " tanya Audrytak mengerti.


"iya, ksn dulu gue pernah nsbrak motornya dan sempat gsk mau tanggung jawab, apa dia marah terus dendam, " ucap Nasya serius.


"halah loe itu, kebanyakan baca novrl tau, " ucap Audry mencibir sang sahabat.


"tapi kan, hati orang siapa yang tau, " ucap Nasya masih berpegang dengan persepsinya itu.


membuat Audrypun juga ikut terdiam mencerna kata kata sahabatnya itu.


ya, memang ada benarnya kata Nasya, apalagi di saat Micelle sakit, David dengan telaten merawatnya. hingga sahabatnya itu sembuh.


"sudahlah Nas, daripada loe menerka nerka seperti ini, mendingan, loe hubungi pacar loe, minta kejrlasan oadanya, " ucap Audry sok bijak.


membuat Nsdua mengangguk dan langsung mengambil ponsel di atas meja.


membuat Nasya melemparkan ponselnya keatas sofa.


lalu, mendudukkan dirinya disamping Audry. " nggak di angkat, " ucapnya lesu.


membuat Audry merasa kasihan pada sahabatnya itu. "sabar, mungkin saja, lagi sibuk, " ucap Audry dan mendapat anggukan dari Nasya.


🌸🌸🌸


sementara itu, tempat lain, David terlihat sangat sibuk dengan acara yang akan di gelar dua minggu lagi itu.


membuat David, tak ada waktu untuk memegang poneelnya. apalagi, ponselnya sedari tadi berada di tas ranselnya.


ia tak tau apakah ponsel miliknya masuh hiduo atau sudah mati. yang jelas, sekarang ini, dirinya harus fokus untuk mengerjakan ini dengan giat agar hasilnya memuaskan.


"Cell, loe keruang printer ya, loe print beberapa lembar banner ini, " ucap David nenyerahkan flasdisk pada Marcell.


Marcell hanyq mengangguk dan berlalu pergi. setelah itu, David kembali duduk dan twk sengaja, dirinya menatap vrkal berwarna pink itu.

__ADS_1


dengan segera, laki laki itu meraihnya. dan senyuman tipis oun muncul di wajahnya.


"jamu benar benar sweet mt sweety, gsk salah aku memberikan panggilan otu padamu, " gumamnya sereya membukanya dan melahap sisa puding itu hingga tandas.


tanpa dirinya sadari, kegiatan David direkam oleh seseorang secara diam-diam dan memberikanya pada seseorang.


"mamp**s loe, " gimamnya seraya berlalu pergi dari sana.


sementara itu, di tempat yang lain lagi, seseorang sepertinya tengah histeris saat membuka ponselnya.


"aaaa" teriak gadis itu, hingga membuat para pelayanya kaget dan segera menghampiri sang majikan.


"nona, ada apa,? ' tanya salah satu pelayan.


"dengan segera, gadis itu menggelengkan kepala seraya tersenym manis. membuat para pelayan itu, menghe nafas lega.


lalu, mereka kembali ke tempat masing masing. sementara gadis itu, mengatir detak jantungnya karena berdegup tsk karuan.


"duh, jantung gue, ya ampun bisa gini ya, nih jantung, " gumamya pelan.


ya gadis yang barusan teriak itu adalah Micelle. entah mendapatkan nomoenya dari mana, tiba tiba, dirinya mendapatkan pesan dari nomor yang tak di kenal.


awalnya Micelle mengabaikan pesan itu. namun, srbuah pesan suara menarik perhatianya.


dengan segera, Micelle membuka oesan suara itu dan mendapati suara gebetanya itu.


dirinya bertambah Syok saat mendengar sebutan my Sweety keluar dari mulut laki laki itu.


"jadi, srlama ini, kak David menyematkan nama My Sweety untuk gue, aaa" ucapnya seraya kembski berteriak.


namun, teriakannya tak di dengar para pelayanya, jika terdengar, bisa bisa semua pelayanannya berlari mendekati dirinya.


"ya Tuhan, indah sekali rasanya, " ucspnya berbaring seraya menatap langit-langit kamarnya.


"besok, gue harus kasih tau yang lainya," ucap Micelle semangat empat lima.


sementara itu di kamar bernuansa pink dan putih itu, seorang gadis tengah termenung diatas kasur empuknya.


gsdis itu, masih kefikiran tentang isi otaknya sendiri alias persepsinya sendiri.


apalagi, kekasihnya tak bisa di hubungi sampai saat ini. dan malah sekarqg ponselnya mati.


"apa benar, kalau kamu hanya ingin bermain main denganku,? " tanya gadis itu, entah pada siapa.

__ADS_1


setelah lelah, dengan fikiranya eendiri, Nasya akhirnya terlelap.


BERSAMBUNG...


__ADS_2