Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
episode 15


__ADS_3

tak lama, keempat gadis cantik yang masih mengenakan sragam SMA itu, kini telah tiba di mall terbesar di ibukota.


mereka berempat turun dari mobil. dan seperti biasa, mereka menjadi pusat perhatian.


"gila sih mimpi apa gue semalam, siang-siang ketenu bidadari" ucap pengunjung laki-laki.


"moga aja mereka jomblo jadi gue bisa miliki salah satunya. " ucap yang lain.


"cih mana mau mereka sama loe, buluk gitu. " ucap temanya seraya tertawa.


membuat keempat gadis itu merasa jengah dengan situasi yang ada.


"gila ya mereka, sampai segitunya lihatin kita, " ucap Micelle.


"tau tuh kayak gak pernah lihat cewe cantik aja " ucap Audry.


"udahlah biarin aja yang penting gak macem-macem, " ucap Nasya.


akhirnya mereka sampai di sebuah toko baju di dalam mall tersebut.


dengan sumringah, para gadis itu membeli baju dan teman-temanya. dan langsung memakainya.


mereka keluar dari ruang ganti dengan sudah memakai dres dan aksesoris lainnya.


"widi cantik nih bu ketua," ucap Audry seraya mengerjapkan matanya.


Nasya memutar bola mata malas. bagaimana tidak, hampir stiap saat ia di puji oleh teman temanya. walaupun itu adalah kenyataan.


karena ia memiliki wajah sempurna membuat tidak saja kaum adam yqng memujinya. namun juga para wanita termasuk para sahabatnya.


"udah deh gak usah terlalu muji gue, risih tau ga" ucapnya seraya mengibaskan tqngan keudara.


"yaelah Nas, ya emang kenyataan loe cantik banget. makanya kita puji loe. " ucap Micelle.


" tau tuh di puji cantik, bukanya makasih atau terharu, ini malah ngamuk. " ucap Audry.


Nasya tak menjawab apa yang mereka bicarakan. ia malah berbinar dengan sepasang jam tangan couple yang terlihat sangat mewah.


ia lalu berjalan mendekati toko aksesoris yang berada tak jauh dari mereka berdiri.


"eh Nas mau kemana,? " tanya Micelle menyusul Nasya.


" ini gaes, bagus gak jam couple ini,? " tanya Nasya seraya menunjuk sebuah jam couple yang tertata di dalam etalase.


"wuih. astaga, bagus banget Nas. lo mau beli,? " tanya Audry terkesiap pada barang tersebut.


" iya gue mau beli. mau gue kasih ke Alex, " jawab Nasya.


cie udah bucin banet ya sekarang,? " anya Rayana. dan Nasya hanya tersenyum.


"semangat Nas smoga loe langgeng sama Alex dan sampai menua bersama, " ucap Rayana lagi.

__ADS_1


sementara Micelle hanya terdim sedari tadi. raut wajahnya tampak tegang dan ada kecemasan di sana.


Nasya yang melihat itu, merasa heran pada gadis yang biasanya crewet itu. karena mendadak pendiam.


" loe kenapa Cell,? " tanya Nasya akhirnya.


Micelle menggeleng dan tersenyum. "ayo ah makan? " ajak Micelle.


"ayo deh gue juga laperbanget tau, cacing di perut gue udah pada demo. " ucap Rayana.


dan merekapun memutuskan makan di restaurant yang berada di dalam mall.


sebisa mungkin Micelle bersikap bisa saja, gadis itu seperti tak ada yang terjadi. dia juga tertawa dan ceria kembali.


" eh katanya ada film baru lo" ucap Audry saat mereka tengah makan.


"film apa,? " tanya Nasya yang tengah memasukan makanan kedalam mulutnya.


"Doraemin" jawab Rayana yang mewakili Audry karena gadis itu tengah makan.


membuat Nasya seketika berbinar. "woah ayo deh kita nonton. " ucap Nasya girang. membuat ketiga temanya terkikik geli.


bagaimana tidak, Nasya si perfect ternyata sangat menyukai film kartun kucing biru tersebut.


setelah mereka makan, dan membeli karcis nonton, mereka memasuki gedung bioskop.


selqma dua jam, mereka berempat menikmati film tersebut.


ralat ya, bukan mereka yang hepy tapi Nasya yang heppy karena bisa sepuasnya menoton kartun kucing biru tersebut.


"kecewa banget sama Momy Dady. katanya cuma satu minggu, eh ternyata satu bulan." ucap Nasya nenyandarkan kepalanya di jok belakang.


" ya mungkin ada urusan kali Nas, kan ada kita. kebetulan hari ini orann tua gue juga mau kejepang. " ucap Rayana.


"wah kok kita bisa sama ya, semua ortu oergi keluar,? " tanya Micelle.


"kitakan sahabat sejati " ucap Rayana.


sesampainya di rumah Nasya, ketiga gadis itu langsung menuju kamar Nasya guna istirahat.


Nasya keluar dari kamar karena ingin membeli cemilan di supermarket.


"kenapa gak beli di mall aja sih tadi? " tanya Rayana saat Nasya hendak keluar kamar.


"hehehe kelupaan" cengirnya lalu berlari kebawah.


sepeninggalan Nasya, ketiga gadis itu membaca novrl kesukaan mereka di ranjang.


"eh iya Cell tadi gue lihat loe kok kayak cemas gitu, kenapa? " tanya Audry yang kembali teringat dengan ekspresi Micelle.


"hah? yang mana? " tanya Micelle pura-pura melupakan.

__ADS_1


" udah deh loe itu gak pantes byembunyiin sesuatu" ucap Audry mencibir.


"hehe gue ketauan banget ya gak bisa bohongnya? " tanya Micelle nyengir kuda.


"iyalah. buruan" ucap Audry.


Micelle menghela nafas sevelum bercerita. "gue sebenernya tadi liat Alex sama cewek lain" ucap Micelle.


"siapa? cewe yang kemarin bukan,? " tanya Rayana.


Micelle menggeleng. "bukan kemarin itu memang sepupunya" jawab Micelle.


"hah kok loe bisa tau? " tanya Rayana.


"karena Alex dulu tetangga gue waktu di surabaya. tapi yaudahlah gue gak mau sok kenal juga sama Alex" ucap Micelle.


" ooh pantesan. terus ceweknya siapa? ," tanya Audry.


"Monika" jawab Micelle membuat Audry dan Rayana membelalakan mata.


"what? Monika temen kita? " pekik Audry dan di angguki oleh Micelle.


"hmm oke kita pantau terus mereka. gila sih gue gak bisa bayangin hati Nasya sehancur apa kalau tau.. " ucapan Audry menggwntung di udara, saat ada suara dari belakang.


"siapa yang hancur,? " tanya Nasya yang baru datang dari luar.


"eh Nas itu loh kita liat Drakor tadi " ucap Audry yang memang pandai berbohong.


hehe bukan berarti bohong dalam artian sesungguhnya.


ia hanya berbohong di saat genting saja.


Nasya hanya ber-oh ria saja. kemudian ia bergabung dengan ketiga temanya. menontin drama kesukaan mereka.


hingga mereka berempat teetidur pulas. sore harinya, mereka memutuskan untuk makan di luar.


"gaes kita makan di luar yuk, " aja Rayana pada semua temanya.


"enggak ah enakan masakan pak Kim" ucap Nasya. karena ia malas keluar rumah.


tak lama, ponsel Nasya berdering. segera gadis tu menyambar ponselnya yang terletak diatas meja.


senyumnya mengembang seketika saat melihat layar ponselnya yang tertera nama Alex sang kekasih.


segera ia menggeser tombol hijau dan menampskan wajah tampan Alex di seberang sana.


"hay bi lagi ngapain? " tanya Alex di seberang sana.


"lagi makan snack sama teman-teman" ucap Nasya nengarahkan kamera ponsel kearah ketiga temanya.


membuat ketiga gadis itu memutar bola malas. namun tetap memaksa tersebyum.

__ADS_1


BERSAMBUNG.......


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN GAES


__ADS_2