Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
episode 27


__ADS_3

membuat David, sesekali mengerang karena menahan gejolak api cemburu di dalam dadanya.


setelqh jam pelajaran olahraga selesai, Nasya kembali kekelas.


namun, sebelum kembali, ia memutuskan untuk membersihkan diri di dalam toilet. dan tanpa Nasya sadari, David mengintainya di samping tembok.


tepat setelah Nasya keluar, David segera menarik tangan gadis itu. dan membawanya kesudut ruangan


" eh, apa-apaan ini,? " tanya Nasya yang mencoba melepaskan diri dari cengkraman David.


tarikan David bukanya melonggar setelah mendapat penolakan, namun justru malah semakin mengeratkan cengkramanya pada tangan Nasya.


"lepas" ucap Nasya saat mereka sidah berada di belakang bangunan sekolah. " loe gila hah,? " sentak Nasya menepis tangan David.


bukanya marah atau tersinggung, David malah tersenyum lembut seraya menatap teduh gadis pujaanya itu.


"gue benaran sayang sama loe Nas, gue nggak mau loe tersenyum manis dan di nikmati oleh orang lain," ucap David.


"apa urusanya sama loe!! loe bukan siapa-siapa gue, " ucapnya seraya menatap tajam laki-laki di depanya.


" mungkin saat ini belum, tapi gue janji sama loe, bakal membuat loe jadi milik gue sepenuhnya, " ucap David dan berlalu pergi.


meninggalkan Nasya yang masih tertegun karena perkataan David.


lalu, ia kembali kekelas dan mengikuti pelajaran srperti biasa.


walaupun, hatinya mendadak resah. karena ia sebenarnyaz sudah merasa tertarik pada David. namun, ia takut jika Micelle juga mempunyai rasa yang sama.


"argg kenapa gue jadi linglung begini sih, ayolah Nas sejak kapan loe jadi lembek begini, " gumamnya dalam hati.


setelah bel istirahat berbunyi, Nasya mengajak Micelle langsung menuju kantin.


karena terlalu banyak mikir, perutnya menjadi lapar. dan sepanjang koridor sekolah, Nasya menjadi tidak fokus. dan sesekali, mengabaikan Micelle. membuat gadis itu mendegus kesal karena merasa diabaikan.


sesampainya di kantin, ekspresi wajah Micelle yang awalnya masam, menjadi berbinar karena ada David yang tengah mengobrol dengan anggota Osis yang lain.


Micelle melangkahkan kakinya, mendekati meja David dengan membawa minuman dingin yang ia ambil di meja kantin.


membuat Audry dan Rayana membulatkan matanya karena keterkejutanya.


"si Micelle beneran naksir kak David, ?" tanya Audry menatap tak percaya.


"iya kayaknya. terus, loe gimana Nas,? " tanya Rayana.


"gue, gue kenapa gaes? " tanya Nasya pura-pua tak mengerti.

__ADS_1


membuat kedua temanya itu, memutar bola mata malasnya. kareba mereka tau apa yang di rasakan oleh Nasya. tanpa gadis itu bercerita.


"alah, nggak usah bohong deh Nas, kita berdua tau loe suka sama kak David jan,? " tanya Rayana.


matanya tajam menatap dalam bola mata indah Nasya. membuat Nasya mengembuskan nafasnya kasar.


"mungkin benar, gue suka sama Dia tapi jika Micelle juga suka, maka gue akan mengalah. " ucapnya tersenyum getir.


mereka berdua menatap kasihan pada Nasya. yang sepertinya, memiliki nasip percintaan buruk. tak selaras, dengan fisik dan materinya yang mendekati sempurna.


memang benar, di dunia ini tak ada yang sempurna karena setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kelebihanya masing-masing.


setelah itu, Nasya menghentikan aksi curhatnya, saat Micelle kembali ketempat meja kantinya.


"loe bahagia Cell,? " tanya Rayana yang menatap heran sahabatnya itu, karena kembali dengan tersenyum sendiri.


"banget! " ucapnya seraya menampilkan senyuman yang tak pernah luntur dari wajah cantiknya.


membuat Nasya semakin yakin, untuk mengubur dalam-dalam rasa cintanya oada David. karena tak ingin menyakiti sahabatnya.


namun, sebelum itu, ia akan meminta pendapat pada sang Momy.


bel pulang berbunyi. dan seperti biasa, Nasya langsung menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.


"eh, Nas loe nggak mau ikut ngebahas kegiatan kemah kita besok, ?" tanya Audry.


"kayaknya enggak deh gue nitip aja ya, " ucapnya seraya langsung tancap gas meninggalkan area sekolah.


ya, sebentar lagi, sekolah Nasya akan mengadakan kemah di sebuah lereng gunung di kota bandung.


Nasya dengan antusias mengikuti rapat demi rapat yqng diadakan ketua Osisnya.


tak seperti sekolah lainya yang menujuk perwakilan untuk rapat, sekolah itu mengumpulkan semua siswa/i untuk berpartisipasi.


setelah sampai di rumah, Nasya langsung menuju kamarnya untuk berganti pakaian.


setelah itu, ia menemui sang ibu yang berada di ruang keluarga sedang mengecat kukunya.


"Momy, " ucapnya seraya nemeluk sang ibu dari samping.


"yeah baby, ada apa sayang,? " tanya Ny. Isyana seraya menghentikan aktivitasnya.


karena, jika ia tetap melanjutkan mengechat kukunya, dapat di pastukan si princesnya akan marah karena merasa di abaikan.


"Mom, emm momy pernah mengalami cinta segitiga nggak,? " tanya Nasya.

__ADS_1


membuat Ny. Isyana langsung menoleh. ia menatap lekas putri semata wayangnya itu lekat-lekat.


"kenapa memangnya,? " tanya Ny. Isyana


Nasya lantas menceritakan semua isi hatinya pada sang ibu.


stelah selesai bercerita, Nasya merasa ada yang lega dalam hatinya.


"hmm kalau menurut Momy, kamu ikuti kata hati kamu saja karena kata hati itu, selalu benar sayang. toh jika dia memang jodih kamu, kamu akan bersatu apapun penghalangnya, " ucap Ny. Isyana pada akhirnya.


"Momy nggak marahkan aku menjalin hubungan sama dia,? " tanya gadis itu harap-harap cemas.


karena dalam keluarganya, termasuk memperhatikan bibit, bebet bobotnya.


karena Nasya tau, orang yang ia taksir ini, hanya anak dari pengusaha kecil. sementara dirinya, dari keluarga konglomerat.


Ny. Isyana tersenyum lada sang putri dan menggelengkqn kepalanya.


"tidak sayang, Momy mendukung apapun yang terjadi yang membuatmu bahagia, " ucapnya.


Nasya menganggukan kepala dan langsung memeluk tubuh sang ibu.


sebenarnya, Ny. Isyana sudah mengetahui jika putrinya memiliki perasaan kepada anak rekan kerja suaminya itu.


karena Tn. Fery sempat bercerita jika David setiap pagi selalu menjemput putri cantiknya itu. ia juga mengetahui jika anak buahnya, memata-natai Nasya dari kejauhan.


Tn. Fery ingin memastikan jika sang putri jatuh ketangan yang tepat.


beliau juga menyelidiki Tn. Hendri secara diam-diam. ia tak mau merasa kecolongan lagi dan membuat Nasya terluka untuk ywng kedua kalinya.


setelah puas bercerita, Ny. Isyana mengajak Nasya untuk makan siang.


" oh iya Mom, sebentar lagi sekolah akan mengadakan camping di bandung, " ucap Nasya di sela-srla makanua.


"oh ya, kamu mau di bawain apa nanti disana,? " tanya Ny. Isyana pada sang putri.


"emm mungkin cemilan aja sih Mom. dan ingat, larang Dady untuk berlebihan jika menjengukku," ucap Nasya yang mendadak merasa kesal karena mengingatnya.


ia ingat betul. bagaimana sang Dady membaeakan kasur dari rumah saat semua siswa hanya menggunakan terpal untuk tidur.


dengan alasan, takut dirinya sakit pinggang dan sebagainya.


seingga membuat dirinya, diolok-olok sebagai anak mama pada waktu smp.


BERSAMBUNG.........

__ADS_1


__ADS_2