Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
Episode 6


__ADS_3

Nasya berbalik dan menatap pria di depanya dengan ekspresi yang sulit di tebak. bahkan David merasa tatapan Nasya seperti tatapan iblis yang mengerikan.


itu membuat David sedikit memundurkan badanya dan buru-buru berdehem untuk menyembunyikan wajah ngeri pada gadis itu.


"bukan urusan lo!" ucap Nasya menekan kata-katanya dan berbalik arah dan berjalan meninggalkan David seorang diri.


sesampainya Nasya di rumah, ia langsung mendudukan diri di sofa ruang tamu meregangkan otot tanganya seraya bergumam.


"dial banget sih gue kenapa harus bertetangga sama tuh cowok rese! " kesal Nasya seraya meninju bantal yang berada di pangkuanya.


tak lama, dua pelayan datang menghampirinya dan membawa jus jeruk dan kue lumpur kesukaanya.


dan dengan cepat Nasya menyambar minumqn dan cemilan dan langsung memakanya dengan lahap tanpa melihat keadaan sekitar.


setelah puas menikmati makananya ia beranjak dari sofa menuju kamarnya karena hari mulai petang.


Nasya merebahkan dirinya dan memejamkan mata sesaat lalu tak lama, dengkuran halus melai terdengar dari milut gadis cantik itu.


setelah hampir satu jam, mimpi indah sang gadis mulai terganggu dengan suara ketukan pintu.


"nona dipanggil nyonya sama tuan" ucap si pelayan rumahnya.


dengan malas, Nasya bangun dan berjwlan kearah pintu dan membukanya.


setelah itu, Nasya menemui kedua orang tuanya di ruang tamu dan ternyata sudah ada para sahabatnya.


"eh kalian udah dateng kirain gak jadi" ucap Nasya menatap ketiga temanya yang tengah duduk dengan kedua orang tuanya.


" ya kali gak jadi udah cantik gini masak gak jadi" ucap Audry mengibaskan rambutnya.


"elah sok cantik loe" ucap Micelle seraya menoyor kepala Audry.


"biarin lah wlee" ucap Audry menjulurkwn lidah.


sementara Nasya meninggalkan teman-temanya yang masih berdebat diruang tamu dan menuju kamarnya untuk bersiap-siap.


setelah lima belas menit, Nasya keluar dengan penampilan yang sangat memukau yaitu dengan dres berwarna biru putih dengan dengan heels putih dihiasi mutiara diatasnya. jangan lupakan bandoo mutiara berwarna putih membuat penampilannya semakin sempurna.


"daebakk cans gila loe Nas" ucap Micelle seraya mengerjapkan matanya.


"lebay deh loe pada yuk berangkat Mom Dad Nasya berangkat dulu ya" ucap Nasya pada kedua orang tuanya.


"iya hati-hati jangan kemalaman pulangnya " pesan Ny. Isyana pada semua gadis tersebut.


"siap Mom"


"siap tante"


ucap mereka berempat memeragakan hormat pada kedua orang tua Nasya.


"eh kita mau nonton di mall mana? " tanya Rayana saat mereka sudah berada di halaman rumah Nasya.

__ADS_1


"di mall xx aja" ucap Micelle


mereka semua masuk kedalam mobol Micelle dan Nasya. membagi dalam dua kubu.


ciah dua kubu mau perang loe thor hihi


selama perjalanan mereka tak henti-hentinya menyanyi dan bercerita


setelah hampir dua puluh menit, mereka sampai di tempat tujuan.


setelah memarkirkan mobil mrrrka ber empat keluar dari mobil dan mendapat tatapan kagum dari semua cowok dan tatapan iri dari cewek


"gila cantik parah apalagi yang pakai baju biru putihtuh cute parah, "


"yes tapi yang pakai dres merah muda juga gak kalah cute"


mereka semua cantik-cantik "


begitulah bisik-bisik dari beberapa pengunjung yang menatap mereka tanpa kedip.


"eh Nas loe udah ganti rugi kan sama motor David yang lecet" ucap Micelle yang tiba- tiba bertanya sembari mereka ber empat menuju restaurant di dalam mall.


tak menghiraukan tatapan para buaya darat yang tampak haus ingin memangsa buruanya.


"udah, gue udah transfer sama dia " ucap Nasya yang tak menatap lawan bicaranya melainkan masih fokus memandangi ponselnya.


sesampainya di gedung bioskop itu, keempat gadis cantik itu memasuki ruang tunggu untuk membeli tiket dqn popcorn.


"ayo " ucap ketiganya serempak. lalu melangkah memasuki bioskop dan mulai menikmati film horor kesukaan mereka.


mereka berempat adalah the real wanita strong karena keberanian mereka.


jika sebagian wanita cantik tidak akan menyukai film horor dan kekerasan, berbeda dengan keempat gadis itu mereka sangat menyukai yang namanya film action yang berujung horor.


mereka duduk di barisan paling depan saat sudah memasuki gedung bioskop menikmati pertunjukan yang di suguhkan.


setelah hampir tiga jam, merrka berempat keluar dari gedung bioskop dan berjalan menuju restorant padang untuk mengisi perutnya.


saat mereka berempat sedang berjalan dan ketiga temanya sedang bercanda, Nasya justeru sedang srperti mencari sesuatu.


ia berkali-kali menoleh ke belakang.


"loe nyari apa sih " tegur Rayana karena melihat Nasya tampak celingukan.


"eh nggak kok gak nyari apa-apa" jawab Nasya dan kembali fokus berjalan menuju restaurant.


sesampainya di restaurant Nasya dan ketiga temanya duduk di bangku pojok dan langsung memesan makanan.


"kalian mau pesen apa? " tanya Rayana kepada ketiga temanya.


"emm nasadang dan jus strobery " ucap Nasya

__ADS_1


"ayam bakar bumbu kacang" ucap Audry


"loe Micelle?" tanya Rayana.


"samain aja kayak Nasya " ucap Micelle.


"ok mbak sama pesan ayam bakar bumbu kacang satu, nasi padang dua sama jus strobry empat" ucap Rayana menyerahkan buku menunya.


setelah pelayan itu pergi, mereka semua mulai bercakap-cakap.


dan sesekali melirik kebelakang dan tampaklah David sedang memperhatikan dirinya sedari.


"benerkan apa yang gue rasakan" gumam Nasya kembali fokus dengan ponselnya.


tak lama, pelayan datang dan mereka berempat menyantap makanan mereka.


mereka semua menyantap makanan dalam kediaman mereka.


setelah makanan habis, Nasya pwmit pada teman-temanya untuk ke toilet.


"Gaes gue mau ketoilet bentar" ucap Nasya seraya berlalu pergi.


namun, bukanya ketoilet Nasya justeru menghampiri pria yang berada di meja dekat pintu


"ikut gue " ucap Nasya menarik tangan laki-laki yang twk lain adalah David.


sampai kini mereka berada di belakang gedung restaurant. Nasya mendorong David hingga tubuh kekar itu menempel pada tembok.


walaupun tubuh Nasya lebih pendek dari David. namun, wanita itu tak pernah merasa takut pada lawan di depanya.


"apa maksud loe ngikutin gue? " tanya Nasya pada David.


"gue.... "


"apa loe mau mata-matain gue hah? gue kan udah lunasin utang gue pada loe jadi jangan ganggu gue lagi" ucap Nasya penuh penekanan dan meninggalkan David seorang diri.


setelah itu, Nasya kembali duduk bergabung pada teman-temanya. srtrlah beberapa saat, mereka berdua memutuskan untuk pulang.


"eh tunggu-tunggu " ucsp Micelle membuat ketiga temanya menghentikan langkah.


"apaan? " tanya Nasya.


"kalian coba lihat groub sekolah" ucap Micelle seraya menunjuk ponselnya.


"males ah udah buruan kasih tau"ucap Audry.


"katanya besok ketua osis kita bakal ganti karena Haris mau pindah" ucap Micelle heboj.


"iss kirain apaan" ucap ketiganya seraya berjalan meninggalkan Micelle.


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


jangan luoa tinggalkan jejak kalian gaes


__ADS_2