Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
episode 48


__ADS_3

tak lama, Marcell pun mengangguk dan langsung memberikan nomor David pada kedua gadis itu.


toh juga Micelle juga mengisi acara perpisahan sekolah nanti, jadi nggak masalah kalau memberikan nomor oada mereka.


"nih, " ucap Marcell seraya menyerahkan sebuah kartu nama pada kedua gadis itu.


Micelle dan Rayana menerimanya, dengan perasaan bahagia.


"makasih kak, " ucap Micelle berlalu pergi. di susul oleh Rayana yang juga ingin menyusul Micelle. tapi di cegah oleh Marcell yang langsung mencekal tangan gadis itu.


"besok ada acara,? " tanya Marcell seraya berbisik. membuat Rayana menoleh kearah Marcell. dan pandangan mereka oun bertemu untuk beberapa saat.


'nggak, ada apa,? " ucap Rayana menggelengkan kepala.


"mau pergi,? " tanya Marcell kembali.


"kemana,? " tanya Rayana.


" kemana aja, asal sama kamu, " ucapnya menggoda.


membuat Rayana tersipu malu. dan kemudian langsung kembali ke kelasnya.


sementara itu, Micelle udah sampai di dalam kelas dan langsung mendudukan diri di bangkunya.


082xxx


"hay gimana enak nggak sama makanan yang aku buat, " tulis Micelle dan segera mengirimkan pada nomor David.


klik


terdengar pesan telah terkirm dan tak lama , centang dua dan berwarna biru artinya sudah di baca.


dan setelah itu, terlihat sumedang mengetik di nomor David.


Micelle menunggu dengan harap harap cemas


Klik


terdengar bunyi pesan masuk. dengan segera, Micelle membukanya.


"enak, makasih sayang atas perhatiannya, ' tulisan yang berada di pesan milik David, sukses membuat Micelle hampir pingsan.


untung saja, Micelle mampu menguasai dirinya agar tak berlebihan. apalagi, ini di tempat umum.


Micelle segera membalas pesan itu. dengan mengetikan sesuatu.


"sayang, memangnya kita sudah pernah jadian,? " tulis Micelle dan segera mengirimkan pada David.


dan tak lama, David segera membalasnya.


"lah, kamu kenapa lupa sih, ? " balasan pesan dari David. tak lama, ada pesan masuk dari David lagi.


"tapi urung di kirim, karena terlihat sudah tidak aktif pesannya.


Micelle tersenyum manis membaca pesan dari kekasihnya itu.

__ADS_1


yap mulai sekarang, Micelle sudah memproklamasikan bahwa dirinya dan David sudah menjadi sepasang kekasih.


diapum terswnyum senang dan sesekali merasa sangat bahagia.


🌸🌸🌸


sementara itu, di tempat lain terlihat Nasya tengah termenung di taman belakang seorang diri. sesekali, ia menatap sekeliling dwn mendapati suasana sangat ramai.


dan itu membuat Nasya sedikit pusing. karena dirinya yang tak terlalu mrnyukai keramaian.


dengan segara, iq bangkit da4i duduknya dan hendak melangkahkan kaki pergi dari tempat itu dengan wajah lesunya.


dan pemandangan itu, tak lepas dari pandangan seseorang. yang menatapnya dengan tatapan misterius.


"gimana, loe udah mendapatkan informasinya,? " tanya orang itu pada salah satu temanya.


"beres Mon semuanya aman, " ucap temanya itu.


yap orang itu, adalah Monika. gadis cantik yang terkena hukuman karena mengerjai Nasya di area camping waktu itu.


dan sekarang, gadis itu, sudah bebas dari masa hukuman Skorsingnya.


"tunggu saja sayang, permainan batu saja akan di mulai, " gumamnya weraya tersenyum Devill.


dan akhirnya, Monik dan teman temannya meninggalkan area belakang sekolah.


sementara itu, Nasya krmbali ke jelas karena pasti di sana sedang sepi, karena saat ini adalah jam kosong.


Nasya melangkah gontai menuju kelasnya. dan benar saja, di dalam sana, tak ada seseorang pun di aana.


saat ia sedang menyandarkan kepalanya, ia tak sengaja melihat ponsel Micelle yang berkedip kedip. dan di sana, terlihat jelas, jika ada pesan masuk.


Deg


jantung Nasya seraya ingin lepas dari tempatnya, saat membaca nama pengirimnya


tertulis jelas, di sana tertera dengan nama : my beloved man


dan Nasya hafal betul dengan nomor kekasihnya itu dan semuanya sama.


apa benar David menyukai Micelle dan gue hanya swbagai perantara?


jika benar, betarti sekarang ini, dirinya sudah tak di perlukan lagi.


tak lama, ada pesan dari nomor David berisi kalat yang mampu membuat Nasya lemas seketika.


"aku sebenarnya sudah lama sukw padamu. tapi, aku malu, maka dari itu, aku mendekati Nasya hanya untuk mengetahui apakah kamu baik baik saja atau tidak, " tulisan itu membuktikan prasangkanya, bahwa memang David mendekati dirinya hanya untuk bisa melihat Micelle.


tspi kenapa,? kenapa kata kata manisnya terdengar begitu tulus di indra pendengaranya,?


tak lama, Micelle datang dan segera mendudukan dirinya di samping Nasya.


ia meraih ponselnya di atas meja, dan membaca pesan dati kekasihnya itu.


yerlihat, Micelle tertegun sesaat dan sesekali menoleh kearah Nasya.

__ADS_1


"jadi, kalian sempa5 dekat dulu,? " tanya Micelle penasaran.


Nasya hanya bisa menganggukkan kepala kemudian tersenyum tipis.


"cuma nanyain kabar loe doang, " ucapnya menambah drama percintaannya.


biarlah hancur sekalian ia tak peduli.


"aaah mwksih my bestieku," ucsp Micelle seraya memeluk Nasya dengan erat.


🌸🌸🌸


sementara itu, di depan ruang Osis, tampak sekelompok gadis sedang tertawa bahgia. karena berhasil menjebak mangsanya.


"yes berhasil" seru gadis itu tertawa kembali.


"bagus juga rencana loe Mon, " ucap temanya memberikan tanda jempol pada gadis itu.


siapa lagi jika bukan Monik, Yap. Monika yang membajak ponsel milik David yang tak sengaja terjatuh di depan ruang osis.


dengan segera, gadis itu membalas pesan dari Micelle dan menambahkan kata kata menohok yang memang di tujukan untuk Nasya m7suh bebuyutanya.


sekarang, Monika tak menggunakan cara kasar untuk menghancurkan Nasya. dia akan menggunakan cara halus.


yaitu dengan kata kunci persahabatan.


"mamp**s loe hahaha, " tawa Monik pecah. lalu meletakan benda pipih itu di tempat semula.


Monik yang memang mencari cara untuk menghancurkan Nasya, tak sengaja melihat ponsel David jatuh saat laki laki itu sedang terburu buru memasuki ruang Osis.


dan dengan sendirinya, otak jahat gadis itu muncul begitu saja.


dengan segera, ia mengambil ponsel yang jatuh itu dan membukanya.


beruntung bagi gadis itu. karena David tak mengunci ponselnya.


"dasar bodoh, barang privacy kok nggak di kunci, kan kitq jadi enak kwlau mau ngebajak," ucap Sisil seraya tertawa.


" bukan bodoh Sil, tapi memang kita yang terlalu cerdik, " ucsp salah satu dari mereka. kemudian tertawa.


tak lama, terlihat David keluar dari ruang Osis seraya terburu buru. dengan cepat, Monika meletakanya di tempat semula.


kemudian, Monik dan teman temanya menjauh dari ruang Osis.


"ketemu, " seru David seraya mengelus dadanya. karena terlalu takut, jika ponselnya akan hilang.


apalagi, ini adalah ponsel keluaran terbaru dan di belikan khusus oleh sang Ayah sebagai kado ulang tahunnya.


"untung saja tidak ada yang rusak, " gumamnya dan berlalu pergi.


sementara itu, di dalam mobil, Nasya tampak sedang menangis bersama Audry.


"loe yakin kalau itu dari David,? " tanya Audry.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2