Antara Cinta Dan Sahabat

Antara Cinta Dan Sahabat
episode 54


__ADS_3

suara berisik dari kamar milik David membuat Ny. Nadira dan Tn. Hendri segera menghampiri kamar putra mereka.


"David ada apa di dalam sana,? ayo buka, " ucap Tn. Hendri seraya mengetuk pintu kamar anaknya.


namun, David sama sekali tak menghiraukan panggilan dari kedua orangtuanya itu.


David terus saja memandangi wajah sang kekasih di ponsel pribadinya.


"loe kenapa ngelakuin ini sama gue Nas, apa salah gue, " tanya David seraya terisak kecil.


hatinya merasa sakit, saat mengingat kembali kebersamaan dirinya dengan kekasihnya itu.


"kamu memang hebat sayang, bisa buat aku sehancur ini, " ucap David tersenyum sembari terisak kecil.


lama, David termenung hingga membuat laki-laki itu, terlelap karena kesediaan di hatinya.


🌸🌸🌸


sementara itu, di sekolah, Nasya tampak menangis teeisak saat dirinya berada di kamar mandi.


setelah baru saja, Alex pamit dengannya karena akan ada urusan di tempat lain.


setelah kwkasihnya itu pergi, Nasya menangis sejadi jadinya,


"maafin aku Vid, maaf" ucap Nasya seraya menghapus air matanya dan segara mencuci wajahnya dengan air.


Nasya segera keluar dari kamar mandi dan mendapati dua sahabatnya itu, sudah berdiri di ambang pintu seraya bersedekap dada.


"ikut kita, " ucap Audry seraya menarik tangan Nasya ke sebuah kelas kosong.


Nasya hanya menurut saja saat di tarik oleh kedua temanya itu.


"sekarang loe jelasin kenapa loe bisa balikan sana Alex,? "tanya Audry saat mereka duduk di dalam kelas.


Nasya menghela nafas panjang dan mulai menceritakan semuanya pada kedua sahabatnya itu.


FLASBACK ON.


siang hanya, setelah saling berhubungan lewat ponsel, Nasya dan Alex memutuskan untuk bertemu di sebuah Cafe melati.


Nasya mengendarai motornya, menuju Cafe melati, yang berada di dekat mall terbesar di kota ini.


sesampainya di depan Cafe, Nasya segera memarkir motirnya di depan Cafe tersebut.


kemudian, Nasya memasuki cafe untuk bertemu dengan, Alex yang memang sudah ada janji sebelumnua.


"dengan mbak Nasya ya,? " tanya seseorang pelayan Cafe.


membuat Nasya menoleh dan mengangguk seraya tersenyum tipis para pelayan itu.

__ADS_1


"mari saya antar, " ucap pelayan cafe tersebut seraya berjalan di ikuti oleh Nasya yang berada di belakang.


Pelayan itu, membawa Nasya keruang vvip yang berada di lantai atas cafe itu.


"salahkan masuk mbak, " ucap pelayan itu, seraya tersenyum tipis kearahnya.


"terimakasih, " ucap Nasya membalas senyuman pelayan itu dan segera masuk kedalam.


saat dirinya masuk, gadis itu di buat terkejut oleh dekorasi yang menawan. dimana ada berbagai bunga dan juga balon balon. persis seperti orang yang merayakan ulang tahun.


"sayang, akhirnya kamu datang juga, " ucap Alex yang segera memeluknya.


membuat Nasya tertegun sesaat. karena jujur dirinya masih merasa tak nyaman saat mendapatkan pelukan dari mantan kekasihnya iti.


Nasya membalas pelukan dari Alex dan segera duduk di kursi


"ada apa kamu meminta kita bertemu,? ' tanya Alex yang merasa heran, karena Nasya adalah tipe gadis yang tak mudah untuk memaafkan kesalahan orang yang telah menyakitinya.


Nasya tersenyum manis dan menatap Alex dengan tatapan lembut seraya tanganya meraih dan menggenggam tabgan besar laki laki itu.


membuat Alex semakin bingung di buatnya dan nerasa merinding. jangan sampai, dirinya terjebak dalam kehancuran.


"aku hsnya rindu sama kamu, aku minta maaf, jika aku kemarin emosi sampai sampai, memutuskan untuk berpisah, maafkan aku, " ucap Nasya seraya meneteskan air mata.


membuat Alex merasa terkejut akan penuturan gadis di sebelahnya itu.


"Nas, kamu kenapa,? " tanya Alex khawatir Nasya hanya menggelengkan kepala seraya tersenyum tipis.


Nasya memang oaling bisa menyembunyikan semua ekspresi dalam dirinya dan membuat orang yang berada di sekiranya, tak menyadari jika gqdis itu tengah menyembunyikan sesuatu.


"kamu serius sayang,? " tanya Alex yang masih tak percaya.


"iya sayang, aku memang serius, aku masih sayang dan cinta sama kamu, " ucap Nasya tersenyum manis pada sang kekasih.


biarkanlah sekarang ini, Nasya menjadi gadis murahan bagi seorang pria. apalagi, pria berengsek seperti Alex.


membuat Nasya merqsa muak dengan sandiwara ini, tapi apa boleh buat, dirinya harus melakukan ini, agar semua orang meraaa senang. terutama Micelle yang menjauh karena masalah ini.


"terimakasih sayang, aku berjanji akan menjagamu seoenuh hati dan tak akan mengulang kebodohan yang aku perbuat kemarin.


FLASBACK OFF.


membuat Audry dan Rayana segera menghambur kedalam pelukan sahabatnya itu.


"maaf maaf kalau gue membuat persahabatan kita, menjadi hancur seperti ini, "ucap Nasya di sela sela isak tangisnya.


membuat Audry menggelengkan kepala seraya tersenyum tipis.


"nggak Nas, loe nggak salah Nas, semua masalah ini terjadi kesalahpahaman, " ucap Audry seraya memeluk sahabatnya itu.

__ADS_1


"seandainya saja, gue nggak jatuh cinta sama David, senuabya gak akan serumit ini, " ucap Nasya menundukkan kepala karena merasa bersalah.


"loe itu nggak bisa memerintahkan hati loe akan berlabuh kesiapa, dan loe, juga nggak bisa memilih takdir loe seperti apa, " ucap Audry sok bijak.


membuat Nasya tersenyum manis kearah para sahabatnya itu.


"terimakasih, karena kalian sudah menghibur gue di kala gue sedih, semoga kalian nggak akan ninggalin gue, seperti Micelle. " ucap Nasya sendu.


membuat kedua sahabatnya itu, saling berpandangan dan kompak memeluknya.


"semoga saja, dengan kejadian ini, Micelle bisa memaafkan gue, " ucap Nasya lirih.


mereka akhirnya mengobrol seperti biasa dengan kedua sahabatnya itu membuat Nasya melupakan sejenak permasalahan hidupnya.


🌸🌸🌸


sementara itu, Alex pulang kerumahnya dengan wajah yang berseri bahagia. membuat kedua orang tuanya merasa heran dan saling pandang


"ksmu kenapa sayang,?" tanya Ny. Nindy lembut membuat Alex semakin melebarkan senyumnya.


"aku lagi seneng mam, " ucap Alex.


"seneng kenapa,? ' kini giliran Tn. Halim yang bertanya penasaran.


"Nasya balikan sama aku pah, " ucapnya seraya tersenyum manis.


membuat kedua orangtuanya, saling berpandangan karena merasa heran pada putranya.


"kok bisa,? " tanya Tn. Halim penasaran.


dan dengan gamblang, Alex menceritakan semuanya pada orang tuanya.


membuat Tn. Halim tersenyum bangga pada putra tunggalnya itu.


"kamu memang hebat, " ucao Tn. Halim memuji putranya.


membuat Alex tersenyum bangga mendengar ucapan sang papah.


"tapi, kamu harus berhati hati karena mamah merasa ada hal yang tidak beres dari masalah ini, " ucap Ny. Nindy.


membuat kedua lelaki beda generasi itu, menganggukkan kepala.


" kita faham mah, kita juga akan berhati hati, " ucap Alex pada sang mama.


"kita harus bergerak cepat Lex," ucap Tn. Halim membuat Alex menautkan alisnya karena bingung.


"maksudnya,? " tanya Alex yang masih tak mengerti.


"kita harus melamar Nasya secepatnya, " ucao Tn. Halim.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


"


__ADS_2