Back To Castle

Back To Castle
sembilanbelas


__ADS_3

Wilayah kerajaan Adibuana


Kerajaan Adibuana merupakan kerajaan yang sangat besar, untuk memaksimalkan jalannya roda pemerintahan maka kerajaan Adibuana dibagi menjadi empat bagian


Yang masing-masing bagian di serahkan pada pemimpin tertinggi yaitu sebagai penasehat kerajaan, penasehat kerajaan bertugas mengatur jalannya roda perekonomian di wilayahnya masing-masing


Dan ke empat penasehat wilayah adalah putra dari penasehat yang saat ini menjabat sebagai penasehat kerajaan


Yang pertama adalah penasehat Sukarwojo dia adalah penasehat wilayah Utara, dia merupakan putra pertama


Untuk penasehat wilayah selatan dipimpin oleh Winarwojo, yang merupakan putra ke dua dari penasihat kerajaan saat ini

__ADS_1


Sedangkan putra ke tiga dari penasehat kerajaan adalah Sugiminwojo sebagai pemimpin wilayah barat


Dan yang terakhir adalah adalah Rakijanwojo sebagai pemimpin wilayah timur dan juga anak terakhir dari penasehat kerajaan saat ini Ki Hanungwojo


Prabu Jayadiningrat menerima titah raja setelah menggantikan ayahnya yang sudah berumur, kerajaan Adibuana tak pernah sekalipun menebar ancaman kepada kerajaan lain, kerajaan yang cinta akan perdamaian dan lebih memikirkan tentang kesejahteraan rakyat


Tetapi bukan berarti kerajaan Adibuana tidak memiliki jago tanding, maha Patih kerajaan Adibuana lebih tersohor kemampuannya daripada raja mereka sendiri


Bernama Patih Lintang Sanggabumi merupakan Patih wanita satu-satunya di antara puluhan kerajaan yang ada


Memiliki satu istri prabu Jayadiningrat di karuniai satu orang putri yang sangat cantik jelita, banyak para putra bangsawan ataupun putra mahkota dari berbagai kerajaan mengajukan lamaran, tetapi tak ada satupun yang berhasil meluluhkan hati sang putri

__ADS_1


"Putriku, apa yang kiranya menjadi alasanmu menolak semua para lelaki yang bermaksud mempersunting mu..???" Suara lembut dari seorang wanita yang kini sedang menyisir rambutnya


"Maafkan aku kanjeng ibu, aku belum pernah melihat lelaki yang berjuang untuk dirinya sendiri dan orang lain dengan dengan kemampuan yang mereka miliki, semua yang datang melamar ku hanyalah para lelaki yang berdiri di atas pijakan orang tuanya, aku tak ingin menikah dengan lelaki seperti itu"


"Tapi usiamu kini sudah tiga puluh tahun, ibu khawatir sekali kepadamu, begitupun Romo juga berfikir sama seperti ibu" terdiam putri Sekar Ningrum mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya


"Ibu bolehkan aku besok ikut untuk pergi ke kerajaan Balongan, ada bibik Lintang Sanggabumi dalam rombongan ke sana, aku ingin sesekali melihat suasana luar" putri Sekar Ningrum mencoba mengalihkan pembicaraan agar tak selalu didesak oleh pertanyaan ibunya


"Hmmmm......tapi itu terlalu beresiko anakku,, perjalanan ke sana memakan waktu dua sampai tiga hari, apa kamu benar-benar yakin mau kesana...???" Dewi Puspasari yang merupakan ibu nya sendiri khawatir jika terjadi sesuatu


"tidak apa-apa ibu, ada bibik lintang Sanggabumi yang akan menjagaku, tidak akan ada yang berani melawan nya ibu" putri Sekar Ningrum mencoba meyakinkan ibunya agar mendapatkan ijin untuk pergi keluar istana

__ADS_1


"nanti ibu bicara dulu dengan Romo mu" senyum manis tergambar di wajah Dewi Puspasari


putri Sekar Ningrum tersenyum membayangkan dunia luar yang selama ini dia dambakan, hidup sebagai putri seorang raja tak semudah itu untuk keluar masuk kerajaan, karena ayah dan ibunya sangat menyayangi nya membuat dia tak pernah di ijinkan untuk keluar kerajaan


__ADS_2